X-59 NASA Kian Dekat ke Thump Supersonik, Uji Terbang Awal Bikin Optimistis

Author: Cung Media

NASA semakin dekat membuktikan bahwa penerbangan supersonik tidak harus terdengar seperti ledakan keras di darat. X-59 kini masuk fase penting setelah uji terbang awalnya berjalan mulus dan memberi harapan pada konsep suara “thump” yang lebih senyap.

Pesawat eksperimental itu baru saja menjalani penerbangan supersonik perdana yang ditampilkan NASA lewat cuplikan singkat. Video berdurasi sekitar 44 detik itu memang ringkas, tetapi penerbangan sesungguhnya berlangsung jauh lebih lama dan menjadi penanda awal performa X-59 di udara.

Terbang 81 menit dan menembus Mach 1,1

NASA menyebut X-59 terbang bersama pesawat pengawal selama sekitar 81 menit. Penerbangan tersebut dikendalikan pilot uji NASA Jim “Clue” Less, dengan kecepatan maksimum mencapai Mach 1,1 atau 713 mph.

Dalam rekaman yang dibagikan, momen ketika X-59 memasuki kondisi supersonik terlihat dari perubahan suara yang mendadak lebih keras saat angka Mach muncul di layar. Secara visual, tayangan itu tidak memperlihatkan banyak manuver, tetapi hasil awalnya dinilai cukup menjanjikan.

Sejak uji terbang pertamanya pada Oktober lalu, X-59 telah terbang 16 kali. Selama periode itu, tim proyek menaikkan kecepatan dan ketinggian secara bertahap untuk memperluas envelope penerbangan sebelum mencapai uji Mach terbaru.

Masih ada target yang lebih tinggi

Jared Isaacman, Administrator NASA, mengatakan masih ada beberapa penerbangan lagi yang direncanakan dalam beberapa hari mendatang. Target berikutnya adalah membawa X-59 hingga Mach 1,4 atau 925 mph pada ketinggian 55.000 kaki.

Jika tolok ukur itu tercapai, pesawat akan memenuhi syarat untuk tahap pengujian berikutnya. Langkah setelahnya adalah penerbangan supersonik di atas komunitas di Amerika Serikat untuk mengumpulkan data tentang bagaimana masyarakat merasakan “thump” yang lebih tenang.

Misi ini penting karena NASA ingin menunjukkan bahwa kecepatan tinggi tidak harus disertai dentuman yang mengganggu. Jika pendekatan itu berhasil, perjalanan udara supersonik bisa kembali lebih dekat ke penggunaan komersial setelah absen lebih dari 20 tahun.

Warisan Concorde dan arah baru NASA

Concorde sebelumnya sudah menghadirkan penerbangan supersonik dari 1976 sampai 2003. Namun pesawat itu hanya bisa beroperasi dari wilayah pesisir karena dilarang melintasi wilayah daratan Amerika Serikat.

Larangannya kini telah berubah setelah presiden menandatangani perintah eksekutif yang mencabut pembatasan penerbangan di atas negara itu selama 52 tahun. Meski begitu, tujuan X-59 berbeda karena NASA ingin membuat perjalanan lebih cepat tanpa terus-menerus mengganggu penduduk di daratan Amerika.

Dengan desain angular yang mencolok dan pengujian bertahap, X-59 menjadi pusat upaya NASA untuk mencari tahu apakah suara keras khas penerbangan supersonik bisa diganti menjadi dentuman lembut yang lebih dapat diterima. Hasil penerbangan-penerbangan berikutnya akan menentukan seberapa dekat konsep itu dengan penerbangan komersial di masa depan.

Terbaru