Wuling Siapkan 4 Mobil Baru, SUV Premium Ini Siap Tantang Rival Mahal

Wuling sedang menyiapkan langkah yang lebih berani di Indonesia. Pabrikan asal China itu disebut sedang menyiapkan empat model baru, termasuk satu SUV premium yang arahnya jelas berbeda dari citra Wuling yang selama ini dikenal lewat mobil terjangkau.

Pergerakan ini menunjukkan perubahan strategi yang cukup besar. Setelah menghadirkan Eksion untuk meramaikan segmen SUV PHEV dan BEV, Wuling kini terlihat ingin memperluas medan tempur ke mobil listrik murni, SUV, dan kendaraan komersial sekaligus.

Empat model dari kelas yang berbeda

Empat model yang disiapkan Wuling tidak datang dari segmen yang sama. Formasinya mencakup model kompak, dua SUV, dan satu kendaraan komersial.

Model kompak itu masih memakai nama internal “All New Car-A Model.” Dari petunjuk yang beredar, model ini diduga kuat adalah Aira EV, yang dikenal sebagai generasi terbaru Hongguang Mini EV di pasar asalnya.

Jika benar mengarah ke sana, model tersebut juga berpotensi menjadi penerus Air EV yang sudah lebih dulu hadir di pasar BEV. Langkah itu akan membuat pilihan mobil listrik kecil di Indonesia semakin beragam.

ModelSegmenCatatan
All New Car-A ModelKompakDiduga kuat Aira EV, penerus Air EV
Model SUV 1SUVBelum dipastikan identitasnya
Model SUV PremiumSUV premiumDiperkirakan membawa ADAS
Kendaraan KomersialNiagaMelengkapi lini Formo dan Mitra EV

SUV premium jadi sorotan utama

Dari empat model itu, perhatian terbesar mengarah ke SUV premium. Wuling disebut tidak lagi ragu bermain di kelas harga yang lebih tinggi dan justru menegaskan fokus baru pada produk yang lebih mahal.

Arah tersebut penting karena SUV premium itu diperkirakan datang dengan fitur yang lebih lengkap dan modern. Salah satu hal yang paling disorot adalah kehadiran ADAS sebagai bagian dari paket teknologinya.

Meski basis modelnya belum dikonfirmasi, ada dugaan kuat bahwa salah satu SUV baru akan memakai dasar dari Starlight L. Model itu belum diluncurkan di China saat ini, tetapi dipasarkan sebagai full-size SUV 6-seater dengan konfigurasi 2+2+2.

Peluang besar dari keluarga Starlight

Wuling memang punya lini Starlight atau Xingguang yang cukup beragam di China. Namun, tidak semuanya diprediksi masuk Indonesia karena sedan Starlight dinilai kurang cocok dengan pasar lokal yang minim peminat untuk jenis itu.

Justru dua model SUV dan satu kendaraan niaga dianggap lebih relevan untuk pasar Indonesia. Dengan pola itu, Wuling tampak ingin memperkuat posisi di segmen yang punya peluang tumbuh lebih besar.

Eksion dan Darion juga sudah memberi fondasi untuk strategi tersebut. Kehadiran dua model itu menunjukkan Wuling makin serius menggarap segmen SUV PHEV dan BEV, bukan sekadar hadir sebagai pemain pelengkap.

Siap melawan merek China lain

Strategi baru Wuling juga tidak lepas dari persaingan yang makin ketat di Indonesia. Di segmen premium, mereka akan berhadapan dengan merek-merek China lain yang lebih dulu menguat, termasuk XPeng dan Denza.

Di saat yang sama, Wuling tetap tidak meninggalkan segmen harga terjangkau. Perusahaan tampaknya mencoba memainkan dua arah sekaligus, mempertahankan model ramah kantong sambil naik kelas lewat produk premium.

Kendaraan komersial tetap menjadi bagian penting dari rencana mereka. Saat ini Wuling sudah menjual Formo dan Mitra EV sebagai basis lini niaga, dan tambahan model baru berpotensi membuat portofolio komersialnya makin lengkap.

Pasar Indonesia masih jadi arena ekspansi

Masuknya banyak merek mobil China ke Indonesia membuat persaingan terus memanas. Untuk merebut posisi teratas dari nama-nama seperti BYD dan Chery Group, setiap merek tetap harus punya produk yang kuat dari sisi teknologi, desain, dan harga.

Wuling tampaknya membaca situasi itu dengan jelas. Setelah Eksion dan Darion mendapat sambutan di segmennya masing-masing, langkah berikutnya terlihat mengarah pada penguatan SUV, penambahan opsi premium, dan pembukaan peluang baru di segmen lain jika modelnya sudah siap.

Source: ridertua.com
Terkait