Wuling tengah menyiapkan langkah yang cukup berani untuk pasar Indonesia. Dalam beberapa bulan ke depan, pabrikan itu disebut akan membawa 4 mobil baru, dan salah satunya adalah model mewah yang identitasnya belum dibuka ke publik.
Yang membuat rencana ini menarik, arah produk Wuling tampak makin luas. Bukan hanya menyasar pasar mobil harian, merek ini juga mulai dikaitkan dengan model premium, mobil listrik kompak, sampai SUV keluarga berkapasitas besar.
SUV Premium Jadi Kandidat Terkuat
Salah satu nama yang paling banyak disebut adalah Baojun Huajing S, SUV premium PHEV yang baru diperkenalkan ke publik pada April lalu. Dengan statusnya yang masih baru, model ini dinilai punya peluang besar untuk menjadi wajah baru Wuling di Indonesia.
Baojun bukan nama asing di ekosistem SGMW. Di Indonesia, merek ini punya jejak lewat produk yang kemudian hadir sebagai Almaz dan Cortez, sehingga dugaan soal penggunaan basis atau rebadge terasa masuk akal.
| Model yang Disorot | Jenis | Catatan Utama |
|---|---|---|
| Baojun Huajing S | SUV premium PHEV | Baru diperkenalkan April lalu, jadi kandidat kuat untuk pasar Indonesia |
| Aira EV | Mobil listrik kompak | Diduga menggantikan Air EV setelah beberapa tahun dijual |
| Starlight L | SUV 6-seater | Disebut sebagai SUV 6-seater pertama yang dikembangkan Wuling |
Dimensi Besar, Fokus Kepraktisan
Huajing S bukan SUV kecil. Mobil ini mampu menampung hingga 7 penumpang dan punya bagasi 423 liter, yang bisa diperluas menjadi 1.268 liter saat jok belakang dilipat rata.
Untuk varian listrik murninya, Wuling menawarkan jarak tempuh berbeda, yakni 200 km, 235 km, dan 255 km. Varian 235 km menjadi yang paling istimewa karena hadir sebagai 4WD Qiankun Premium Edition dengan penggerak empat roda.
Ada pula varian termurah bernama Enjoy Edition yang diklaim lebih hemat bensin, dengan konsumsi 5,98 liter per 100 km. Kombinasi ini menunjukkan model premium Wuling tidak hanya mengejar tampilan mewah, tetapi juga efisiensi dan fleksibilitas.
Masih Tertutup Soal Perakitan
Belum ada kepastian apakah model baru itu akan masuk sebagai CBU atau dirakit lokal. Pada banyak kasus mobil mewah memang diimpor langsung, tetapi Wuling juga memiliki pola berbeda karena sebagian modelnya di Indonesia dirakit lokal.
Dalam konteks Wuling, ada dugaan model premium itu akan mengikuti jejak Almaz, Alvez, dan Eksion. Namun sampai sekarang belum ada konfirmasi resmi mengenai model mana yang akan dipilih maupun apakah ada penyesuaian fitur untuk pasar Indonesia.
Selain model premium tersebut, Wuling juga disebut menyiapkan SUV anyar dan mobil listrik kompak yang diduga kuat sebagai Aira EV. Jika benar, model ini berpotensi menggantikan Air EV, meski harapannya tetap mempertahankan banderol yang terjangkau agar tetap kompetitif di pasar.
Di sisi lain, satu model lain yang ikut disebut adalah mobil 6-seater yang diduga sebagai Starlight L. Kehadirannya mempertegas bahwa Wuling tampaknya sedang memperluas portofolio dengan lebih banyak model Starlight setelah meluncurkan Darion dan Eksion.







