Wuling Darion PHEV, MPV Keluarga yang Bikin Jarak 1.000 Km Tak Lagi Menegangkan

Author: Cung Media

Wuling Darion Plug in Hybrid langsung menarik perhatian karena menawarkan sesuatu yang dicari banyak keluarga Indonesia: MPV besar yang bisa dipakai jauh tanpa membuat pengemudi cemas kehabisan daya di tengah jalan. Klaim jarak tempuh kombinasi lebih dari 1.000 kilometer membuatnya terdengar seperti jawaban praktis untuk perjalanan antarkota yang selama ini menuntut kompromi antara efisiensi dan ketenangan.

Pendekatan plug-in hybrid memang terasa relevan ketika infrastruktur pengisian daya belum merata. Darion PHEV masih bisa mengandalkan mesin bensin saat baterai perlu dijaga, tetapi tetap memberi nuansa mobil listrik untuk kebutuhan harian di dalam kota.

Bisa melintasi rute jauh tanpa sering berhenti

Dengan jarak tempuh kombinasi yang diklaim melampaui 1.000 kilometer, Darion Plug in Hybrid diposisikan sebagai MPV keluarga yang siap dipakai lintas kota. Rute Jakarta ke Solo yang jaraknya sekitar 570 kilometer disebut bisa dilalui tanpa harus sering mencari soket pengisian daya di rest area.

Baterai Lithium Iron Phosphate berkapasitas 20,5 kWh memberi dukungan mode EV hingga 125 kilometer. Artinya, mobil ini tetap bisa dipakai dalam mode senyap khas kendaraan listrik untuk mobilitas harian, lalu beralih ke mode hibrida saat perjalanan menuntut jarak lebih panjang.

Kabin besar untuk tujuh penumpang

Dari sisi ukuran, bodinya memiliki panjang 4.910 mm dan lebar 1.870 mm. Wheelbase 2.910 mm ikut membantu menghadirkan ruang kabin yang panjang, sementara konfigurasi tujuh penumpang membuatnya cocok untuk keluarga besar.

Ruang kaki dan ruang kepala disebut sangat memadai untuk seluruh penumpang. Saat semua kursi terisi penuh, bagasi tetap fungsional dengan kapasitas 480 liter dan naik menjadi 1.202 liter ketika kursi baris ketiga dilipat.

Kapasitas itu penting untuk kebutuhan mudik atau liburan keluarga. Koper besar, tas kamera, dan perlengkapan makanan masih bisa dibawa tanpa banyak mengorbankan visibilitas ke belakang.

Karakter berkendara terasa tenang di kota

Di kemacetan Jakarta dan jalur tol lingkar luar, Darion Plug in Hybrid menunjukkan karakter yang mirip battery electric vehicle. Dalam EV mode, mobil bergerak nyaris tanpa suara dan tanpa getaran mesin bensin, sementara torsi instan motor listrik membuat stop-and-go terasa lebih halus.

Fitur Auto Hold dan Electronic Parking Brake turut membantu saat mobil terjebak kemacetan panjang. Sistem ini menahan mobil tetap diam setelah rem diinjak penuh, lalu membuat mobil kembali bergerak dengan sentuhan ringan pedal akselerator.

Untuk manuver di ruang sempit, sensor dan around view camera memudahkan pengemudi mengendalikan bodi besar mobil ini. Ukuran yang panjang dan lebar tetap terasa lebih mudah dijinakkan berkat wheelbase yang panjang dan bantuan kamera sekitar.

Mesin bensin dan motor listrik bekerja selaras

Di balik kap, Darion Plug in Hybrid memakai mesin bensin 1.498 cc Dedicated Hybrid Engine dengan siklus Atkinson. Mesin itu bekerja bersama motor listrik 145 kW atau setara 195 hp, dengan torsi puncak 310 Nm, lalu menyalurkan tenaga ke roda depan melalui Dedicated Hybrid Transmission atau DHT.

Penyaluran tenaganya disebut linear dan halus. Transisi dari mode listrik ke mode hibrida juga tidak terasa kasar, sehingga perjalanan tetap mengalir tanpa entakan yang mengganggu kenyamanan penumpang.

Suspensi depan McPherson dan belakang Multi-link independent ikut mendukung karakter tersebut. Kombinasi ini membantu meredam limbung dan menjaga kabin tetap nyaman saat melewati jalan bergelombang atau berlubang.

Efisiensi tetap kuat di perjalanan panjang

Selama perjalanan di Tol Trans Jawa, regenerative braking membantu pengisian daya baterai setiap kali pengemudi mengurangi kecepatan. Informasi aliran energi dan status baterai juga bisa dipantau lewat layar kontrol informatif dan head unit besar di kabin.

Hasil pengujian jarak jauh menunjukkan efisiensi yang kuat untuk sebuah MPV besar. Dengan metode full-to-full dan data MID, perjalanan sejauh 633,9 km dari Jakarta hingga berkeliling Solo menghabiskan 34,929 liter bensin RON 92, atau setara 18,1 km/liter.

Setelah perjalanan itu, sisa daya baterai dan bahan bakar masih menunjukkan jarak tersisa 451 km. Angka tersebut memperkuat posisi Darion Plug in Hybrid sebagai mobil keluarga yang nyaman, efisien, dan tetap siap dipakai lintas kota tanpa ketergantungan penuh pada infrastruktur pengisian daya.

Source: www.oto.com
Terbaru