Harga Wuling Binguo EV bekas kini turun tajam dan mulai masuk ke kisaran Rp150 jutaan di pasar mobil seken 2026. Kondisi ini membuat hatchback listrik bergaya retro tersebut jauh lebih terjangkau, meski pembeli tetap perlu teliti memeriksa baterai dan riwayat perawatannya.
Penurunan nilai jualnya disebut mencapai 30-35 persen per tahun. Di pasar mobil listrik bekas, banderol Binguo EV sekarang bergerak di rentang Rp150 jutaan hingga Rp240 jutaan, tergantung varian, tahun produksi, kondisi baterai, jarak tempuh, dan kelengkapan servis.
Daftar Harga Wuling Binguo EV Bekas 2026
Moladin.com mencatat, harga unit bekas Binguo EV berbeda cukup lebar antara model yang lebih muda dan yang lebih lama. Berikut kisarannya berdasarkan tahun produksi dan varian.
| Kategori | Detail | Kisaran Harga Bekas |
|---|---|---|
| Tahun Produksi 2024 | – | Rp150 juta – Rp220 juta |
| Tahun Produksi 2025 | – | Rp190 juta – Rp240 juta |
| Binguo EV Long Range | 333 km | Rp150 juta – Rp190 juta |
| Binguo EV Premium Range | 410 km | Rp200 juta – Rp240 juta |
Varian yang lebih muda umumnya masih dilepas lebih tinggi, terutama jika kondisi baterai sehat dan kilometer pemakaian rendah. Sebaliknya, model tahun lama memberi ruang masuk yang lebih rendah bagi konsumen yang ingin beralih ke mobil listrik perkotaan.
Kenapa Harganya Bisa Turun Cepat
Penurunan harga bekas Binguo EV tidak lepas dari diskon besar untuk unit baru yang sempat digelontorkan Wuling saat GIIAS 2025. Efeknya terasa ke pasar seken dan membuat harga unit bekas terkoreksi lebih cepat dari yang banyak diperkirakan.
Bagi calon pembeli, kondisi ini justru bisa menjadi peluang. Dengan harga yang sudah berada di level Rp150 jutaan, Binguo EV menawarkan mobil listrik harian yang irit digunakan dan tetap fungsional untuk kebutuhan dalam kota.
Spesifikasi Wuling Binguo EV
Wuling Binguo EV hadir sebagai mobil listrik kompak dengan desain retro modern dan penggerak roda depan. Mobil ini menggunakan motor listrik Permanent Magnet Synchronous Motor yang menghasilkan tenaga 67 hp atau 50 kW serta torsi 150 Nm.
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Jenis Motor | Permanent Magnet Synchronous Motor |
| Tenaga Maksimal | 67 hp / 50 kW |
| Torsi Maksimal | 150 Nm |
| Penggerak | Roda depan (FWD) |
| Transmisi | Single Reduction Gear (Otomatis) |
| Kapasitas Baterai Long Range | 31,9 kWh |
| Kapasitas Baterai Premium Range | 37,9 kWh |
| Jarak Tempuh Long Range | 333 km (CLTC) |
| Jarak Tempuh Premium Range | 410 km (CLTC) |
| Kecepatan Maksimal | 120 km/jam |
| Dimensi (P x L x T) | 3.950 x 1.708 x 1.580 mm |
| Wheelbase | 2.560 mm |
| Ukuran Ban | 185/60 R15 |
Untuk penggunaan harian di perkotaan, dua opsi baterai menjadi pembeda utama. Long Range menawarkan jarak tempuh 333 km, sedangkan Premium Range bisa mencapai 410 km berdasarkan pengujian CLTC.
Fitur yang Ditawarkan
Di kabin, Binguo EV memakai floating dual screen 10,25 inci, AC elektronik, dan jok berbahan kulit sintetis. Paket ini membuat tampilannya terasa modern sekaligus praktis untuk mobil listrik kompak.
Untuk keselamatan, mobil ini dilengkapi ABS, EBD, Electronic Stability Control, Electric Parking Brake dengan Auto Hold, Cruise Control, dan Dual SRS Airbags pada varian tertentu. Dari sisi pengisian daya, baterainya mendukung DC fast charging dari 30 persen ke 80 persen dalam waktu sekitar 35 menit.
Hal yang Perlu Dicek Sebelum Membeli
Harga murah di pasar bekas tidak otomatis berarti unit bisa langsung dibawa pulang tanpa pemeriksaan. Kondisi baterai tetap menjadi faktor paling penting karena sangat memengaruhi jarak tempuh dan kualitas pakai mobil listrik.
Riwayat servis, kelengkapan dokumen, kondisi fisik kendaraan, serta fungsi fitur elektrikal juga perlu diperiksa lebih dulu. Pada mobil listrik bekas seperti Wuling Binguo EV, kehati-hatian ini membantu pembeli mendapatkan unit yang sesuai dengan harga dan kebutuhannya.
Source: moladin.com






