FIFA menaruh kepercayaan besar kepada Wilton Sampaio untuk memimpin laga pembuka Piala Dunia 2026 antara tuan rumah Meksiko dan Afrika Selatan. Penugasan ini menempatkan wasit asal Brasil itu kembali di pusat perhatian pada panggung terbesar sepak bola dunia.
Keputusan tersebut bukan datang tanpa alasan. Sampaio punya rekam jejak panjang di level tertinggi, mulai dari liga domestik Brasil hingga turnamen antarbenua yang rutin menguji ketepatan keputusan seorang wasit.
Langkah Panjang dari Brasil ke Panggung Dunia
Karier profesional Sampaio dimulai pada 2009 saat ia memimpin pertandingan di kasta tertinggi Liga Brasil. Sejak saat itu, namanya terus menanjak dan membuatnya dikenal sebagai salah satu pengadil yang paling konsisten di negaranya.
Pada 2012, ia masuk jajaran wasit elite Brasileirão. Setahun kemudian, Sampaio resmi menyandang lisensi FIFA dan membuka jalan untuk bertugas di level internasional.
Pengalaman yang Membentuk Reputasi
Sejak menjadi wasit FIFA, Sampaio hampir rutin dipercaya memimpin pertandingan besar. Ia kerap tampil di Copa Libertadores dan Copa Sudamericana, dua ajang antarklub paling bergengsi di Amerika Selatan.
Pengalaman internasionalnya juga mencakup Piala Dunia Antarklub FIFA 2018, Copa América, pertandingan kualifikasi Piala Dunia zona Conmebol, hingga laga di putaran final Piala Dunia.
Dengan bekal itu, FIFA dan Conmebol menempatkannya sebagai salah satu wasit dengan pengalaman paling kuat saat ini. Penugasan untuk laga pembuka Piala Dunia 2026 menjadi sinyal jelas bahwa posisinya di level elite masih sangat dipercaya.
Ketiga Kalinya Tampil di Piala Dunia
Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen dunia ketiga yang diikuti Sampaio sebagai wasit. Sebelumnya, ia sudah bertugas pada Piala Dunia 2018 di Rusia dan Piala Dunia 2022 di Qatar.
Untuk duel Meksiko kontra Afrika Selatan, Sampaio akan didampingi dua asisten wasit asal Brasil, Bruno Pires dan Bruno Boschilia. FIFA juga menunjuk Juan Gabriel Benítez dari Paraguay sebagai ofisial keempat.
Susunan Tim VAR Berisi Nama-Nama Berpengalaman
Di ruang video assistant referee, Nicolás Gallo dari Kolombia ditunjuk sebagai VAR utama. Juan Lara akan menjadi asisten VAR, sementara Jérôme Brisard dari Prancis masuk sebagai support VAR.
Susunan itu menunjukkan FIFA memilih perangkat pertandingan yang sarat pengalaman internasional untuk laga pembuka. Dengan sorotan sebesar laga pembuka, setiap keputusan di lapangan akan langsung mendapat perhatian luas dari publik sepak bola dunia.
Source: www.beritasatu.com






