Wegovy Dosis Tinggi Bikin Berat Badan Turun Hampir 28%, Tapi Hanya Pada Sebagian Pasien

Data terbaru soal terapi obesitas menunjukkan hasil yang sangat kuat, tetapi tidak seragam untuk semua pasien. Dalam presentasi di European Congress on Obesity (ECO) 2026, sebagian pasien yang memakai Wegovy dosis 7,2 miligram tercatat mengalami penurunan berat badan rata-rata hingga 27,7 persen setelah 72 minggu.

Angka itu terlihat besar, namun manfaatnya tidak dirasakan merata. Penurunan sebesar itu hanya terjadi pada sekitar 1 dari 4 pasien yang masuk kelompok early responders, sementara pasien lainnya tetap turun berat badan dengan hasil yang lebih moderat.

Respons Pasien Ternyata Berbeda Jauh

Perbedaan hasil ini menjadi pengingat bahwa terapi obesitas bukan solusi dengan efek yang sama untuk semua orang. Pasien yang tidak termasuk early responders masih mencatat penurunan berat badan rata-rata 15,4 persen, angka yang tetap dianggap bermakna secara klinis.

Kelompok PasienHasil Penurunan Berat BadanKeterangan
Early responders27,7%Sekitar 1 dari 4 pasien
Non-early responders15,4%Tetap bermakna secara klinis

Obesitas sendiri tidak berhenti pada persoalan berat badan. Kondisi ini erat kaitannya dengan tekanan darah tinggi dan kolesterol, dua faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit serius dan kematian dini.

Di Indonesia, beban obesitas juga masih tinggi. Data World Obesity Federation’s Global Obesity Observatory menempatkan Indonesia di lima besar negara dengan tingkat obesitas tertinggi di kawasan ASEAN, dengan prevalensi 11,52 persen dan posisi kelima dari 11 negara Asia Tenggara.

Hasil Besar, Tapi Perlu Dibaca Hati-Hati

Dr. Dror Dicker, Associate Clinical Professor of Internal Medicine dari Tel Aviv University, menyebut perbedaan respons seperti ini sebagai hal yang lumrah dalam dunia medis. Menurut dia, hasil 15,4 persen pada kelompok yang tidak merespons cepat tetap tergolong substansial dan bermakna secara klinis.

Karena itu, temuan dari ECO 2026 lebih tepat dipahami sebagai tanda bahwa terapi obesitas bisa memberi hasil kuat, tetapi tidak selalu identik untuk setiap pasien. Bagi sebagian orang, Wegovy dosis 7,2 miligram dapat membawa penurunan berat badan yang sangat besar, sementara bagi yang lain hasilnya tetap baik meski tidak setinggi kelompok early responders.

CNBC Indonesia melaporkan bahwa perkembangan ini menjadi salah satu kabar penting di tengah tingginya beban obesitas di kawasan, termasuk Indonesia. Fokus pembahasan kini bukan hanya pada besarnya penurunan berat badan, melainkan juga pada bagaimana terapi ini bekerja pada kelompok pasien yang berbeda.

Source: www.cnbcindonesia.com
Terkait