Google resmi merilis Wear OS 7 versi stabil dan pembaruan ini langsung memberi petunjuk ke arah baru bagi smartwatch Android. Selain hadir untuk model Pixel Watch tertentu, sistem ini juga membuka jalan menuju Galaxy Watch kompatibel lewat One UI 9 Watch.
Yang membuat rilis ini penting bukan sekadar versi baru, melainkan perubahan yang menyentuh cara jam tangan pintar dipakai sehari-hari. Wear OS 7 membawa antarmuka baru, Gemini yang lebih canggih, integrasi dengan Android XR, serta peningkatan daya tahan baterai yang diklaim lebih efisien.
Gemini mulai mengambil peran lebih besar
Google menempatkan Gemini sebagai salah satu fitur utama di Wear OS 7. Di smartwatch, asisten ini tidak lagi terbatas pada bantuan sederhana, karena kini mendukung otomasi multi-langkah untuk menyelesaikan tugas atas nama pengguna.
Contoh yang ditunjukkan mencakup pemesanan makanan dari restoran favorit dan pemesanan tiket film langsung dari jam tangan. Wear OS 7 juga membawa Create Your Widget, fitur bertenaga Gemini yang memungkinkan pengguna membuat widget kustom hanya dengan menjelaskan kebutuhan mereka dalam bahasa alami.
Pendekatan ini membuat personalisasi terasa lebih praktis di perangkat mungil seperti smartwatch. Pengguna tidak perlu lagi menyusun widget secara manual dari awal jika sistem bisa membantu membangunnya lewat perintah sederhana.
Live Updates dan kendali perangkat yang lebih luas
Salah satu tambahan yang paling terasa untuk pemakaian harian adalah Live Updates. Fitur ini sebelumnya diperkenalkan Google di Android 16 dan kini dibawa ke Wear OS 7.
Lewat fitur tersebut, pengguna bisa memantau informasi yang sedang berlangsung secara real time dari pergelangan tangan. Contohnya meliputi waktu kedatangan layanan ride-hailing, status pesanan makanan, hingga skor pertandingan olahraga yang sedang berjalan.
Google juga menambah Media Output Switcher, yang memudahkan perpindahan audio antarperangkat tanpa harus membuka ponsel lebih dulu. Pengguna bisa mengelola pemutaran media di earbud nirkabel, speaker, dan TV langsung dari smartwatch.
Perubahan ini menegaskan bahwa smartwatch kini bukan hanya layar notifikasi tambahan. Jam tangan pintar juga mulai diposisikan sebagai pusat kendali cepat untuk ekosistem perangkat di sekitar pengguna.
Terhubung ke Android XR dan ekosistem Galaxy
Arah pengembangan Wear OS 7 juga terlihat ke perangkat extended reality. Smartwatch dengan sistem ini dapat menampilkan gambar yang diambil menggunakan kacamata pintar berbasis Android XR.
Google dan Samsung sudah mengumumkan kemitraan kacamata pintar pertama mereka dengan Gentle Monster dan Warby Parker. Perangkat tersebut diperkirakan akan memanfaatkan fitur lintas perangkat yang dibawa Wear OS 7.
Bagi Samsung, momentum ini penting karena Wear OS 7 diperkirakan menjadi dasar pengalaman baru di lini Galaxy Watch. Sistem yang sama akan hadir dalam bentuk One UI 9 Watch untuk perangkat yang kompatibel.
Desain baru dan baterai yang lebih hemat
Selain deretan fitur baru, Wear OS 7 juga hadir dengan desain antarmuka yang diperbarui. Google belum merinci perubahan visualnya secara mendalam, tetapi penyegaran ini menjadi bagian dari pembaruan besar di platform wearable mereka.
Dari sisi daya, Google mengklaim smartwatch dengan Wear OS 7 bisa menawarkan baterai hingga 10% lebih lama dalam sekali pengisian dibanding Wear OS 6. Jika efek ini terbawa ke perangkat Samsung, pengguna Galaxy Watch berpeluang mendapat perbaikan daya tahan yang moderat.
One UI 9 Watch diperkirakan debut bersama Galaxy Watch 9 series dan Galaxy Watch Ultra 2 pada Juli 2026. Pembaruan itu juga kemungkinan meluncur beriringan dengan One UI 9 di Galaxy Z Flip 8 dan Galaxy Z Fold 8.
Setelah itu, One UI 9 Watch diperkirakan meluas ke Galaxy Watch lain yang kompatibel pada kuartal ketiga atau kuartal keempat tahun tersebut. Rilis Wear OS 7 sekarang menjadi penanda awal generasi pengalaman baru yang segera menjangkau lebih banyak perangkat wearable.
