Waze masih memperluas penanda lampu lalu lintas ke lebih banyak pengguna, tetapi distribusinya belum merata. Sejumlah pengguna sudah melihat fitur ini muncul, sementara yang lain masih belum mendapatkannya meski memakai aplikasi yang sama.
Kondisi itu membuat banyak pengguna penasaran, karena penanda lampu lalu lintas bisa membantu membaca situasi rute sebelum tiba di persimpangan. Namun, kehadirannya sejauh ini tampak bergantung pada rollout bertahap dari sisi layanan, bukan sekadar versi aplikasi yang terpasang.
Rollout yang berjalan pelan
Pengujian fitur ini mulai terdengar sejak Desember, ketika Waze disebut mulai mencoba tampilan lampu lalu lintas di aplikasinya. Sejak itu, proses peluncurannya terus berjalan perlahan dan menjangkau pengguna tambahan di sejumlah wilayah.
Temuan terbaru di utas Reddit menunjukkan rollout itu masih aktif. Laporan dari berbagai pengguna memperlihatkan bahwa fitur tersebut belum dibuka serentak di semua akun atau semua kawasan.
Pola kemunculannya juga tidak seragam. Beberapa komentar mengindikasikan penanda lampu lalu lintas bisa muncul secara acak pada sebagian pengguna, yang menguatkan dugaan bahwa Waze masih menguji kestabilan fitur sebelum memperluas distribusinya.
Kenapa belum muncul di semua orang
Belum adanya pengumuman resmi dari Waze ikut menjelaskan kenapa fitur ini masih terasa seperti uji coba terbatas. Selama pengujian belum selesai, perusahaan tampaknya belum menetapkan peluncuran penuh untuk semua pengguna.
Bagi pengguna yang belum melihat ikon atau penanda lampu lalu lintas di Waze, memperbarui aplikasi ke versi terbaru belum tentu langsung membuat fitur itu hadir. Ketersediaannya lebih bergantung pada aktivasi bertahap dari sisi layanan ketimbang sekadar pembaruan aplikasi.
Waze dikenal sebagai aplikasi navigasi berbasis data crowdsourced, sehingga penambahan elemen visual seperti lampu lalu lintas terasa relevan untuk pengalaman berkendara. Detail tambahan di persimpangan bisa memberi konteks lebih jelas saat pengguna memilih rute.
Implikasinya untuk pengguna Waze
Untuk sementara, pengguna yang belum kebagian fitur tidak perlu menganggap aplikasinya bermasalah. Berdasarkan laporan yang beredar, absennya penanda lampu lalu lintas lebih berkaitan dengan rollout yang masih acak dan belum merata.
Pengguna yang sudah mendapatkannya kemungkinan sedang menjadi bagian dari perluasan uji coba yang lebih besar. Ini menunjukkan Waze masih menilai kesiapan fitur tersebut sebelum meluncurkannya secara resmi ke khalayak yang lebih luas.
Fitur ini juga bukan hal baru di kategori aplikasi navigasi, karena beberapa layanan lain termasuk Google Maps sudah lebih dulu menampilkan lampu lalu lintas. Fakta itu membuat langkah Waze terasa masuk akal, apalagi perusahaan berada di bawah kepemilikan Google.
Selama rollout acak ini masih berjalan, pengalaman pengguna Waze bisa tetap berbeda meski sama-sama memakai aplikasi terbaru. Bagi sebagian orang, penanda lampu lalu lintas sudah muncul, tetapi bagi yang lain fitur itu masih belum terlihat sama sekali.
