Wamenkes Ungkap dr Icha Sudah Sesuai SOP, Investigasi Dugaan Intimidasi Masih Berjalan

Kementerian Kesehatan memastikan mendiang dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr Icha telah bekerja sesuai standar operasional prosedur. Hasil pemeriksaan awal juga menyebut ia menjalankan tugas secara profesional saat melayani pasien.

Pernyataan itu menambah perhatian pada kasus kematian dr Icha yang kini masih ditelusuri dari berbagai sisi. Kemenkes menegaskan investigasi tidak berhenti di tingkat pusat, tetapi juga diteruskan langsung ke Nusa Tenggara Timur.

Investigasi Diperluas ke NTT

Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan sudah diterjunkan untuk memeriksa kasus ini secara menyeluruh di daerah. Langkah itu ditempuh agar proses investigasi berjalan objektif dan tidak hanya bertumpu pada pemeriksaan awal.

Benjamin mengatakan tim sudah turun untuk memastikan pemeriksaan dilakukan secara obyektif. Ia menyampaikan hal itu usai kunjungan ke Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Dugaan Intimidasi yang Menyertai Kasus

Kasus ini mencuat setelah dr Icha diduga mengalami depresi akibat intimidasi dari dua anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara. Dugaan tersebut muncul setelah ia menangani pasien anak korban gigitan ular hijau berbisa.

Peristiwa ini memicu sorotan karena menyangkut keselamatan tenaga kesehatan saat menjalankan tugas. Kemenkes menempatkannya sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat perlindungan terhadap tenaga medis di lapangan.

Pesan untuk Tenaga Medis

Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan, dr Yuli Farianti, menilai kasus dr Icha perlu menjadi pelajaran bagi seluruh tenaga kesehatan. Ia menekankan pentingnya saling peduli dan saling memberi dukungan ketika menghadapi tekanan di tempat kerja.

Yuli juga menegaskan bahwa kepatuhan terhadap SOP tetap menjadi bagian penting dalam pelayanan kesehatan. Ia mengatakan, jika ada intimidasi atau tekanan dari pihak lain, hal itu sudah jelas berkaitan dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 17 tentang Kesehatan.

Kemenkes menyatakan akan melihat kasus ini dari semua sisi melalui pemeriksaan mendalam. Pemeriksaan itu dilakukan untuk memastikan duduk perkara kematian dr Icha sekaligus menegaskan pentingnya perlindungan bagi tenaga kesehatan yang bekerja di daerah.

Source: www.beritasatu.com
Terkait