Volkswagen menghadapi tekanan besar untuk memangkas biaya, dan dampaknya bisa menjalar sampai ke 100 ribu karyawan di seluruh dunia. Langkah yang sedang disusun ini juga memunculkan ancaman penutupan empat pabrik di Jerman.
Rencana itu muncul setelah laba Volkswagen anjlok 44 persen sepanjang tahun lalu. Di saat yang sama, manajemen disebut menyiapkan paket efisiensi menyeluruh untuk menjaga daya saing grup di pasar global.
Empat pabrik yang masuk radar
Empat fasilitas yang disebut berpeluang terdampak adalah pabrik Volkswagen di Hanover, Emden, dan Zwickau, serta pabrik Audi di Neckarsulm. Produksi kendaraan di lokasi-lokasi itu dikabarkan akan dihentikan setelah siklus model yang saat ini dibuat di sana berakhir.
Jika skenario tersebut benar-benar dijalankan, lebih dari 45 ribu pekerjaan yang terkait langsung dengan fasilitas itu bisa terkena imbas. Dampaknya tidak berhenti di lini produksi, tetapi juga berpotensi terasa pada pemasok komponen dan ekosistem industri di sekitarnya.
| Fasilitas | Lokasi/Merek | Potensi Dampak | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Hanover | Volkswagen, Jerman | Berpotensi terdampak | Produksi bisa dihentikan setelah siklus model berakhir |
| Emden | Volkswagen, Jerman | Berpotensi terdampak | Masuk daftar empat pabrik yang dibahas |
| Zwickau | Volkswagen, Jerman | Berpotensi terdampak | Masuk daftar empat pabrik yang dibahas |
| Neckarsulm | Audi, Jerman | Berpotensi terdampak | Termasuk dalam skenario efisiensi grup |
Efisiensi tidak hanya menyasar pekerja
Reuters mengutip laporan Manager Magazine yang menyebut CEO Volkswagen Oliver Blume dan CFO Arno Antlitz sedang menyusun paket efisiensi besar. Fokusnya bukan cuma tenaga kerja, melainkan juga belanja investasi, biaya administrasi, dan struktur organisasi grup.
Volkswagen juga dikabarkan mengkaji pemisahan merek utama Volkswagen dari bisnis komponen kendaraan. Opsi ini dinilai bisa menyederhanakan struktur perusahaan sekaligus memberi ruang gerak yang lebih besar bagi masing-masing unit usaha.
Penolakan dari serikat sudah muncul
Meski belum ada keputusan final yang diumumkan ke publik, sinyal perlunya langkah besar sudah terlihat jelas dari internal perusahaan. Juru bicara Volkswagen menyebut pembahasan masih berlangsung melalui mekanisme internal.
Di sisi lain, IG Metall bersama dewan pekerja Volkswagen menegaskan akan melawan setiap upaya pemangkasan yang dianggap merugikan karyawan. Sikap itu menunjukkan bahwa restrukturisasi ini berpotensi memicu tarik ulur panjang antara manajemen dan buruh.
Kepastian arah rencana tersebut diperkirakan mulai lebih jelas dalam rapat dewan pengawas pada 9 Juli. Sampai saat itu, pekerja dan pasar masih menunggu apakah skenario pengurangan tenaga kerja dan penutupan pabrik benar-benar dibawa ke tahap keputusan.
