Masih banyak pengemudi yang salah membaca angka kecil di atas papan petunjuk jalan tol. Padahal, angka itu bukan sisa jarak tempuh, melainkan penanda lokasi pintu keluar di ruas tol tersebut.
Kekeliruan ini terlihat sederhana, tetapi bisa membuat kendaraan terlewat dari off ramp yang dituju. Jika sudah begitu, pengemudi harus melanjutkan perjalanan sampai titik keluar berikutnya untuk kembali menyesuaikan rute.
Arti panel “Keluar” di rambu tol
Angka pada panel tambahan yang biasa bertuliskan “Keluar” dipasang di atas Rambu Pendahulu Petunjuk Jurusan atau RPPJ. Menurut Dwimawan Heru, Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, fungsi panel itu adalah membantu pengemudi mengetahui di kilometer berapa mereka harus keluar dari ruas tol.
Heru menjelaskan bahwa angka tersebut menunjukkan posisi kilometer off ramp berada, bukan jarak yang masih harus ditempuh. Jadi, saat terlihat tulisan “Keluar 16”, artinya pintu keluar tujuan ada di kilometer 16 pada ruas tol itu.
| Contoh Panel | Makna | Lokasi Keluar |
|---|---|---|
| Keluar 16 | Penanda posisi off ramp | Km 16 |
| Keluar 8 | Penanda posisi off ramp | Km 8 |
Contoh yang sering ditemui di ruas tol
Salah satu contoh ada pada Jalan Tol Pondok Aren-Serpong. Di lokasi itu, panel tambahan bertuliskan “Keluar 16” mengarah ke jurusan yang tercantum pada RPPJ Pondok Aren dan Serpong.
Contoh lain terdapat di Jalan Tol Pondok Kelapa-Jatibening. Pada ruas ini, tulisan “Keluar 8” menandai bahwa pintu keluar untuk arah yang dituju berada di kilometer 8.
Kenapa pengemudi perlu memahami artinya
Rambu jalan tol dirancang agar dapat dibaca cepat saat kendaraan melaju. Karena itu, setiap elemen pada papan petunjuk memiliki fungsi yang spesifik, termasuk angka di panel “Keluar”.
Jika angka itu disalahartikan sebagai sisa jarak, pengemudi bisa mengambil keputusan lajur yang keliru. Akibatnya, perpindahan jalur bisa terlalu cepat atau justru terlambat ketika mendekati off ramp.
Jasa Marga menegaskan bahwa penandaan seperti ini dibuat agar informasi keluar tol lebih ringkas dan presisi. Dengan memahami artinya, pengemudi bisa lebih siap saat mendekati titik keluar yang dituju tanpa tertukar membaca angka sebagai jarak tempuh.
Karena itu, angka 8, 16, atau angka lain di atas papan petunjuk jalan tol sebaiknya dibaca sebagai penunjuk kilometer lokasi keluar. Bukan sebagai jarak yang masih harus dilalui dari posisi kendaraan saat rambu itu terlihat.
