Volkswagen Kembali ke Tombol Fisik, ID. Cross Menjawab Keluhan Pengemudi

Author: Cung Media

Volkswagen mengambil langkah yang berlawanan dengan tren kabin serba layar lewat ID. Cross. SUV listrik kompak ini kembali memakai tombol fisik dan kenop putar untuk pengaturan pendingin udara serta audio.

Keputusan tersebut menjadi respons atas kritik pengguna terhadap kontrol sentuh yang dinilai kurang praktis saat mobil sedang berjalan. Volkswagen ingin mempertahankan teknologi digital di kabin, tetapi tanpa mengorbankan kemudahan pengoperasian fitur-fitur penting.

Kontrol yang Lebih Mudah Dijangkau Saat Berkendara

Pengaturan AC dan audio pada Volkswagen ID. Cross dirancang agar dapat diakses melalui kendali konvensional. Pendekatan ini memberi pengemudi akses yang lebih langsung dibandingkan ketika seluruh fungsi harus dioperasikan dari layar.

Kembalinya tombol dan kenop juga menjadi sinyal bahwa masukan pengguna memengaruhi arah desain interior Volkswagen. Di tengah banyaknya mobil baru yang mengurangi jumlah tombol, ID. Cross justru menempatkan kemudahan penggunaan sebagai salah satu daya tarik utamanya.

Namun, Volkswagen tidak meninggalkan perangkat digital pada SUV listrik kompak ini. Kontrol fisik hadir sebagai pelengkap sistem modern, terutama untuk fungsi yang kerap digunakan selama perjalanan.

Diposisikan sebagai Versi Listrik T-Cross

ID. Cross diperkenalkan sebagai model bertenaga baterai yang diposisikan setara dengan T-Cross. Model ini menjadi bagian dari strategi Volkswagen untuk menawarkan kendaraan listrik dengan harga lebih terjangkau di pasar Eropa.

Menurut Liputan6 yang mengutip Carscoops, ID. Cross akan pertama kali dipasarkan di Jerman. Volkswagen belum memiliki rencana untuk menjualnya di Amerika Serikat.

Dengan panjang sekitar 4,15 meter, ID. Cross dapat menampung hingga lima penumpang. Ukuran tersebut menempatkannya sebagai salah satu model besar di kelas SUV listrik kompak.

Aspek kepraktisan menjadi perhatian melalui bagasi belakang berkapasitas 475 liter. Volkswagen juga menyediakan ruang penyimpanan depan atau frunk berkapasitas 25 liter untuk barang tambahan.

Kombinasi kabin lima penumpang, ruang bagasi utama, dan frunk memberi fleksibilitas untuk kebutuhan sehari-hari. Kapasitas ini menjadi nilai penting bagi pengguna yang mempertimbangkan mobil listrik sebagai kendaraan keluarga atau aktivitas rutin.

Dua Opsi Baterai dan Tiga Pilihan Tenaga

ID. Cross menggunakan platform MEB+ sebagai dasar teknisnya. Volkswagen menyiapkan dua opsi baterai yang membedakan jarak tempuh maksimal dalam sekali pengisian daya.

Pilihan Baterai Jarak Tempuh Maksimal
37 kWh Hingga 316 kilometer
52 kWh Hingga 427 kilometer

Baterai 37 kWh menawarkan jarak tempuh hingga 316 kilometer. Sementara baterai 52 kWh ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan jangkauan hingga 427 kilometer.

Volkswagen juga menyiapkan pilihan motor listrik dengan tenaga 116 hp, 135 hp, dan 211 hp. Seluruh konfigurasi ID. Cross menggunakan sistem penggerak roda depan atau FWD.

Perusahaan belum menjelaskan pembagian rinci antara pilihan motor dan kapasitas baterai yang tersedia. Meski begitu, pilihan tersebut membuka konfigurasi bagi pengguna yang mencari tenaga dasar maupun performa lebih besar.

Fitur Kenyamanan hingga Harga di Eropa

Selain perubahan pada pengoperasian kabin, ID. Cross dibekali kursi pijat dan suspensi adaptif. Sistem audio premium Harman Kardon turut disiapkan untuk menambah sisi kenyamanan kendaraan ini.

SUV ini juga membawa paket bantuan berkendara terbaru yang ditujukan untuk mendukung keselamatan dan kenyamanan. Kehadiran fitur-fitur tersebut memperlihatkan bahwa fokus Volkswagen bukan hanya pada harga, tetapi juga pengalaman penggunaan harian.

Di Eropa, Volkswagen memasarkan ID. Cross mulai 28.000 euro. Banderol itu menempatkannya sebagai penantang di segmennya, termasuk bagi Renault 4.

Strategi ID. Cross bertumpu pada kombinasi harga, ruang penyimpanan, pilihan baterai, dan kontrol yang lebih sederhana. Bagi Volkswagen, tombol fisik pada mobil listrik ini bukan sekadar detail desain, melainkan jawaban atas kebutuhan pengemudi saat berkendara.

Source: www.liputan6.com
Terbaru