Vivo Y500 4G semakin dekat ke pasar Indonesia, dan daya tarik terbesarnya sulit diabaikan: baterai BlueVolt 8.100 mAh. Di kelas ponsel murah, kapasitas sebesar ini langsung menempatkannya sebagai salah satu model yang paling menonjol untuk dipantau.
Kabar masuknya perangkat ini juga makin kuat karena nomor model V2570 sudah tercatat di Postel Komdigi dan P3DN Kemenperin. Dengan jejak sertifikasi itu, arah peluncuran Vivo Y500 4G di Indonesia terlihat semakin jelas.
Bukan Varian 5G yang Lebih Dulu Debut di China
Satu hal yang penting diperhatikan, model yang mengarah ke Indonesia adalah Vivo Y500 4G, bukan Vivo Y500 5G. Varian 5G memang lebih dulu meluncur di China, tetapi konfigurasi dan spesifikasinya berbeda dari perangkat yang lolos sertifikasi di Indonesia.
Rincian yang muncul di Kemenperin menegaskan identitas perangkat tersebut sebagai Vivo Y500 4G. PT Vivo Mobile Indonesia juga tercatat mengajukan nomor model yang sama pada 19 Mei 2026 di laman Postel Komdigi.
Baterai Jumbo dan Layar AMOLED 1,5K
Fokus utama Vivo Y500 4G ada pada daya tahan baterai. Kapasitas 8.100 mAh membuatnya sangat mencolok di segmen midrange murah, terutama bagi pengguna yang membutuhkan ponsel untuk aktivitas panjang tanpa sering mengisi daya.
Vivo Nepal juga sudah mulai menggoda kehadiran perangkat ini untuk pasar global melalui akun resminya. Dalam unggahannya, Vivo menonjolkan “8100 mAh”, “AMOLED1.5K”, dan prosesor yang disebut “Ultra Smooth”.
Selain baterai, perangkat ini disebut membawa layar Infinity AMOLED beresolusi 1,5K. Kombinasi ini memberi sinyal bahwa Vivo tidak hanya mengejar ketahanan, tetapi juga pengalaman visual yang lebih serius di kelas harga terjangkau.
Performa Harian dengan Unisoc T7300
Di sisi performa, database Google Play Console yang dikutip NDTV menyebut Vivo Y500 4G memakai chipset Unisoc T7300. Chip ini disebut cukup responsif untuk kebutuhan harian seperti media sosial, streaming, multitasking, hingga penggunaan umum lain.
Perangkat ini juga diperkirakan hadir dengan RAM 8 GB dan langsung menjalankan Android 16 saat meluncur. Dengan konfigurasi tersebut, Vivo tampaknya menargetkan pengguna yang ingin ponsel murah tetapi tetap terasa modern.
| Komponen | Detail Vivo Y500 4G |
|---|---|
| Baterai | BlueVolt 8.100 mAh |
| Layar | Infinity AMOLED 1,5K |
| Chipset | Unisoc T7300 |
| RAM | 8 GB |
| Sistem operasi | Android 16 |
Harga Murah, Desain Tetap Dijaga
Vivo Y500 4G diprediksi dibanderol kurang dari 20 ribu rupee. Dengan posisi itu, perangkat ini akan masuk ke pasar sebagai HP murah yang mencoba tampil lebih menarik dari rata-rata lawannya.
Dari sisi desain, varian warna putih yang beredar menampilkan modul kamera belakang vertikal. Tampilan ini memberi kesan minimalis sekaligus modern, sehingga perangkat tidak hanya mengandalkan spesifikasi baterai untuk menarik perhatian.
Strategi semacam ini juga terlihat dari cara Vivo membangun daya tarik perangkatnya. Perusahaan tampaknya ingin menggabungkan baterai besar, layar AMOLED, dan desain yang rapi dalam satu paket yang tetap ramah di kantong.
Berbeda Jelas dari Vivo Y500 5G
Perbandingan dengan Vivo Y500 5G membantu menjelaskan posisi model 4G ini. Varian 5G di China hadir dengan chipset MediaTek Dimensity 7300, baterai 8.200 mAh, dan dukungan pengisian cepat 90W.
Sementara itu, model yang disiapkan untuk Indonesia tetap berada di jalur berbeda dengan label 4G. Dengan sertifikasi yang sudah muncul di Indonesia dan promosi resmi yang mulai bergerak di Nepal, peluncuran Vivo Y500 4G terlihat semakin dekat.
WAMF_CONTENT_HTML_bcbvxqjf
Source: www.suara.com






