Vivo X500 Bawa Dimensity 9500 dan Baterai 7.500mAh, Rival Premium Bisa Keteteran

Author: Cung Media

Vivo X500 mulai menarik perhatian karena kombinasi yang tidak biasa untuk kelas flagship, yaitu chipset MediaTek Dimensity 9500 dan baterai sekitar 7.500mAh. Jika bocoran ini akurat, perangkat tersebut berpotensi tampil sebagai flagship kompak yang lebih tahan lama dari banyak rivalnya.

Yang membuatnya semakin menonjol adalah pendekatan desain yang disebut tetap relatif ringkas. Di tengah tren ponsel premium dengan layar besar, Vivo X500 justru digadang hadir dengan layar datar 6,59 inci yang masih masuk kategori flagship kompak.

Dimensity 9500 jadi pusat tenaga

Informasi yang beredar menyebut Vivo sedang menguji purwarupa atau engineering sample untuk Vivo X500 sebagai model standar di jajaran X500 Series. Bocoran itu datang dari tipster Digital Chat Station yang selama ini cukup sering tepat dalam mengungkap perangkat yang masih dikembangkan.

Di sektor performa, Vivo dikabarkan memilih MediaTek Dimensity 9500 yang dibuat dengan proses 3nm. Chip ini dirancang untuk menjaga efisiensi daya tanpa mengorbankan tenaga, sehingga cocok untuk gaming, produktivitas, dan pemrosesan AI di perangkat.

Pilihan tersebut juga memberi sinyal bahwa Vivo ingin menata lini X500 secara bertingkat. Model standar bisa tetap membawa pengalaman flagship, sementara varian yang lebih tinggi disebut berpeluang memakai chipset generasi yang lebih tinggi.

Baterai jumbo yang jadi pembeda

Bagian yang paling menyita perhatian ada pada kapasitas baterai. Vivo X500 disebut tengah diuji dengan baterai sekitar 7.500mAh, angka yang jauh di atas banyak flagship saat ini yang masih berada di kisaran 5.000mAh hingga 6.500mAh.

Jika kapasitas itu benar, daya tahannya bisa menjadi nilai jual utama untuk penggunaan harian. Bocoran ini juga sejalan dengan tren smartphone 2026, ketika produsen mulai memanfaatkan baterai silikon-karbon agar kapasitas lebih besar bisa masuk ke bodi yang tetap relatif ramping.

Teknologi seperti ini makin populer di kalangan produsen smartphone China. Hasilnya, perangkat bisa membawa baterai lebih besar tanpa harus membuat bodinya terasa terlalu tebal.

Kamera tetap disiapkan untuk kelas premium

Vivo X500 juga disebut mendapat perhatian serius di sektor kamera. Bocoran yang beredar menyebut sensor utama 50MP dengan ukuran sekitar 1/1,28 inci, ukuran yang umumnya membantu penangkapan cahaya lebih baik di kondisi minim cahaya.

Selain itu, perangkat ini dikabarkan membawa kamera telefoto periskop untuk zoom optik jarak jauh. Sejumlah laporan menyebut kamera periskop tersebut berpotensi memakai sensor 64MP, sama seperti yang juga diuji pada Vivo X500 Pro.

Detail final konfigurasi kamera masih bisa berubah sebelum peluncuran resmi. Namun arah pengembangannya sudah cukup jelas memperlihatkan bahwa fotografi tetap menjadi salah satu identitas utama seri X.

Arah peluncuran dan peluang masuk Indonesia

Vivo belum mengumumkan jadwal peluncuran resmi X500 Series. Meski begitu, sejumlah bocoran sebelumnya mengindikasikan seri ini sedang memasuki tahap sertifikasi dan pengujian internal menjelang debut di pasar China pada paruh kedua 2026.

Informasi itu juga relevan bagi pasar Indonesia, karena Vivo konsisten membawa lini X sebagai smartphone premium. Vivo X100, Vivo X100 Pro, Vivo X Fold3 Pro, hingga Vivo X200 Series sudah dipasarkan resmi di Indonesia dan memperkuat posisi Vivo di segmen flagship.

Seri X juga dikenal lewat kolaborasi jangka panjang dengan ZEISS. Jika bocoran yang beredar benar, Vivo X500 berpotensi melanjutkan fokus fotografi tersebut sambil membawa daya tahan baterai yang jauh lebih besar dari banyak pesaingnya.

Source: selular.id
Terbaru