Langkah Vivo X Fold 6 ke pasar internasional mulai terlihat semakin jelas setelah varian globalnya muncul di basis data sertifikasi Indonesia. Kehadiran model ini menjadi sinyal kuat bahwa peluncuran luar negeri ponsel lipat tersebut sudah berada di tahap akhir.
Nomor model V2559 tercatat di platform sertifikasi SDPPI milik Indonesia. Sebelumnya, model yang sama juga sudah terdeteksi di EEC Eropa pada April, sehingga jejak globalnya kini makin konsisten.
Identitas Marketing Global Semakin Jelas
Daftar SDPPI tidak memuat rincian spesifikasi, tetapi keberadaan V2559 membantu memperkuat identitas resminya. Dari sana, nama pemasaran untuk pasar internasional mengarah ke Vivo X Fold 6.
Dengan begitu, bocoran yang semula hanya berupa kode model kini mendapat penguatan baru. Gizmochina melaporkan bahwa kemunculan di SDPPI menjadi salah satu petunjuk paling penting sejauh ini soal kesiapan rilis globalnya.
| Detail | Informasi |
|---|---|
| Model global | V2559 |
| Sertifikasi terbaru | SDPPI Indonesia |
| Sertifikasi sebelumnya | EEC Eropa |
| Nama marketing | Vivo X Fold 6 |
Spesifikasi Global yang Diperkirakan Tetap Sama
Meski belum diumumkan resmi untuk pasar internasional, spesifikasi globalnya diperkirakan mengikuti versi China. Perangkat ini membawa layar lipat LTPO AMOLED 8,02 inci dan layar cover LTPO AMOLED 6,53 inci.
Kedua panel mendukung refresh rate adaptif 120Hz, tingkat kecerahan puncak hingga 5.000 nits, serta fitur perlindungan mata. Di sisi performa, Vivo memakai MediaTek Dimensity 9500 Super Edition, dipadukan dengan RAM hingga 16GB dan penyimpanan sampai 1TB.
| Komponen | Rincian |
|---|---|
| Layar utama | 8,02 inci LTPO AMOLED foldable |
| Layar cover | 6,53 inci LTPO AMOLED |
| Refresh rate | 120Hz adaptif |
| Chipset | MediaTek Dimensity 9500 Super Edition |
| RAM / Penyimpanan | Hingga 16GB / Hingga 1TB |
| Baterai | 7.000mAh BlueVolt |
| Pengisian daya | 80W kabel, 40W nirkabel |
| Sistem operasi | OriginOS 6 Fold berbasis Android 16 |
Kamera Besar, Bodi Juga Lebih Tahan
Di sektor kamera, Vivo X Fold 6 dibekali sensor utama 200MP, kamera telefoto periskop ZEISS APO 50MP, dan kamera ultra-wide 50MP. Vivo juga menambahkan chip imaging V3+ serta dukungan aksesori telephoto extender.
Untuk selfie dan video call, perangkat ini memakai kamera 20MP di sisi luar dan sensor 20MP di layar dalam. Dari sisi ketahanan, ponsel ini sudah mengantongi sertifikasi IP58 dan IP59 untuk perlindungan terhadap debu dan air.
Di China, Vivo X Fold 6 hadir dalam empat pilihan warna, yaitu hijau, putih, abu-abu, dan hitam/emas. Hingga kini belum ada kepastian soal jadwal peluncuran globalnya, meski laporan yang beredar menyebut India bisa mendapatkannya pada Oktober tahun ini.
Masuknya Vivo X Fold 6 ke SDPPI membuat arah peluncuran internasionalnya semakin sulit diabaikan. Jika pola sertifikasi ini berlanjut, ponsel lipat tersebut tampaknya tinggal menunggu giliran untuk diumumkan ke pasar global.
Source: www.gizmochina.com






