Vivo S60 Vitality Edition mulai mencuri perhatian karena bocoran terbarunya menunjukkan paket daya besar tetap menjadi andalan, meski sektor kamera justru dipangkas. Varian ini disebut masih membawa baterai 7.200mAh dan fast charging kabel 90W, sama seperti model standar Vivo S60.
Yang membuatnya menarik, Vivo tampaknya tetap berusaha menjaga bodi seri S60 tetap ramping. Dua model di keluarga ini disebut punya ketebalan 7,92mm, sehingga kombinasi desain tipis dan baterai jumbo menjadi salah satu sorotan utama menjelang peluncuran.
Seri Vivo S60 dijadwalkan meluncur di China pada 29 Mei pukul 7:30 malam waktu setempat. Menjelang pengumuman resmi, Vivo juga sudah memperlihatkan desain perangkat serta pilihan warna untuk model standar.
Menurut pembocor Experience More di Weibo, Vivo S60 dan Vivo S60 Vitality Edition sama-sama memakai layar datar 6,59 inci dengan resolusi 1260p. Keduanya juga dikabarkan mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69 untuk ketahanan terhadap debu dan air.
Dua model, dua kelas performa
Perbedaan terbesar di seri ini ada pada chipset. Vivo S60 disebut mengandalkan Qualcomm Snapdragon 8s Gen 3 octa-core, sedangkan Vivo S60 Vitality Edition dikabarkan memakai MediaTek Dimensity 7500.
Susunan ini memberi sinyal bahwa Vivo menyiapkan dua pendekatan dalam satu lini. Model standar tampak diposisikan lebih tinggi, sementara Vitality Edition hadir sebagai opsi yang tetap kuat tetapi lebih sederhana di beberapa bagian.
Meski begitu, sektor daya tidak ikut dibedakan. Bocoran menyebut Vitality Edition tetap membawa baterai 7.200mAh dan pengisian cepat 90W melalui port USB Type-C, sama seperti model reguler.
Kamera jadi pembeda paling terasa
Sektor kamera menjadi titik yang paling jelas membedakan kedua perangkat. Vivo S60 reguler disebut membawa tiga kamera belakang, terdiri dari kamera utama 50 megapiksel, kamera periskop telefoto 50 megapiksel dengan sensor Sony IMX882 dan zoom optik 3x, serta kamera ultrawide 8 megapiksel.
Pada Vivo S60 Vitality Edition, konfigurasi kamera belakang disebut tetap mirip tetapi tanpa kamera periskop telefoto. Artinya, kemampuan zoom optik tingkat lanjut tampaknya akan absen di varian ini dan tetap menjadi nilai jual model standar.
Untuk kamera depan, kedua perangkat dilaporkan sama-sama memakai sensor 50 megapiksel. Ini menunjukkan Vivo masih memberi perhatian besar pada kebutuhan swafoto dan panggilan video di lini S series.
Bodi tipis, material premium
Dari sisi desain, kedua ponsel ini disebut memakai rangka metal dan panel belakang kaca. Pendekatan itu mengarah pada kesan premium, meski tampilan finalnya tentu baru bisa dipastikan saat peluncuran resmi.
Dimensi yang beredar untuk keduanya adalah 157,52 x 74,33 x 7,92mm. Bobotnya sedikit berbeda, dengan Vivo S60 di kisaran 207 gram dan Vitality Edition sekitar 199 gram.
Selisih bobot itu diduga berkaitan dengan modul kamera di bagian belakang. Hilangnya kamera periskop pada Vitality Edition masuk akal jika varian tersebut memang dibuat lebih ringan.
Fitur tambahan dan pilihan warna
Kedua model kabarnya juga memakai pemindai sidik jari ultrasonik. Selain itu, Vivo disebut menyertakan dual stereo speaker untuk meningkatkan pengalaman multimedia.
Untuk Vivo S60 standar, Vivo sudah mengonfirmasi tiga opsi warna di China. Pilihannya adalah Early Summer Green, Midsummer Night’s Dream yang disebut hitam, dan Sea of Stars yang disebut putih.
Belum ada rincian warna untuk Vitality Edition sejauh ini. Namun, kehadiran varian tambahan ini menunjukkan Vivo ingin memperluas daya tarik seri S60 sejak awal peluncuran.
Dengan layar datar 6,59 inci, perlindungan IP68 dan IP69, kamera depan 50 megapiksel, serta baterai 7.200mAh di kedua model, seri Vivo S60 terlihat diarahkan ke kombinasi daya tahan dan fitur premium. Detail lengkap mengenai posisi masing-masing varian dalam jajaran Vivo akan terungkap saat acara peluncuran di China pada 29 Mei.
Source: www.gadgets360.com






