vivo kembali memperkuat lini premiumnya lewat kehadiran S50t, sebuah model yang tampil nyaris sama dengan S50 tetapi dijual sedikit lebih murah. Selisihnya memang tipis, namun justru itu yang membuat ponsel ini menarik bagi pembeli yang ingin masuk ke kelas premium tanpa membayar lebih mahal untuk perubahan yang terasa sangat kecil.
Strategi ini terasa relevan di pasar yang makin sensitif terhadap harga. Dengan paket spesifikasi yang tetap tinggi, vivo S50t menawarkan alternatif yang lebih rasional bagi pengguna yang menempatkan nilai beli sebagai prioritas utama.
Bedanya Hanya di Storage
Secara tampilan dan fitur, vivo S50t disebut identik dengan vivo S50 yang lebih dulu dikenalkan pada Desember lalu. Pembeda utamanya hanya ada pada jenis penyimpanan internal yang dipakai.
vivo S50 mengandalkan UFS 4.1 yang lebih cepat, sedangkan vivo S50t memakai UFS 3.1. Pilihan ini membuat S50t sedikit tertinggal dari sisi teknologi storage, tetapi juga membantu menekan harga jualnya.
Spesifikasi Tetap Naik Kelas
Di luar sektor penyimpanan, vivo S50t tetap membawa spesifikasi kelas atas. Layarnya memakai panel AMOLED 6,59 inci dengan resolusi 1260 x 2750 piksel dan refresh rate 120Hz.
Performa ditopang Snapdragon 8s Gen 3 yang dipasangkan dengan RAM 12GB atau 16GB. Untuk kapasitas penyimpanan, tersedia opsi internal 512GB.
Kamera dan Baterai Jadi Daya Tarik Utama
Di sektor kamera, vivo S50t membawa konfigurasi yang agresif. Bagian belakangnya berisi kamera utama 50MP dengan OIS, kamera periskop telephoto 50MP dengan 3x optical zoom dan OIS, serta kamera ultrawide 8MP.
Untuk swafoto, tersedia kamera depan 50MP. Susunan ini membuat perangkat tersebut tetap kompetitif di kelas premium, terutama bagi pengguna yang menaruh perhatian besar pada fotografi dan perekaman.
vivo juga membekali S50t dengan baterai 6.500 mAh. Pengisian dayanya mendukung 90W, sehingga ponsel ini tidak hanya mengejar performa, tetapi juga daya tahan yang lebih panjang untuk pemakaian harian.
Harga Dibuat Lebih Ramah
Daya tarik terbesar vivo S50t ada pada banderolnya yang sedikit lebih rendah dibanding S50. Varian 12GB + 512GB dijual CNY 3.199 atau sekitar Rp7,5 jutaan.
Varian 16GB + 512GB dipasarkan seharga CNY 3.499 atau sekitar Rp8,2 jutaan. Vivo S50 disebut dibanderol sekitar CNY 100 lebih mahal, atau kurang lebih Rp200 ribuan.
Pilihan untuk Pembeli yang Hitung Nilai
Selisih harga yang kecil membuat keputusan antara S50 dan S50t sangat bergantung pada kebutuhan pengguna. Jika kecepatan storage menjadi pertimbangan utama, S50 masih unggul karena memakai UFS 4.1.
Namun, bagi pembeli yang lebih mementingkan harga sedikit lebih hemat tanpa mengorbankan layar cepat, chipset kencang, kamera lengkap, dan baterai besar, S50t terasa lebih masuk akal. Model ini tetap menjaga karakter premium vivo sambil menurunkan biaya masuk bagi calon pengguna yang ingin perangkat kelas atas dengan kompromi yang sangat minim.







