
Menjelang Iduladha, Ustaz Solmed memilih menyiapkan kurban dengan cara yang sederhana tetapi terukur. Bersama istrinya, April Jasmine, ia turun langsung ke lokasi penjualan sapi kurban di Jalan Raya Kodau, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, untuk melihat hewan yang akan dibeli.
Langkah itu ia ambil agar keputusan tidak hanya bergantung pada foto atau video. Solmed ingin memastikan sapi yang dipilih sehat, prima, dan layak sebagai hewan kurban sebelum transaksi dilakukan.
Pilihan langsung jadi kebiasaan keluarga
Solmed mengatakan kebiasaan memeriksa hewan kurban secara langsung sudah dilakukan keluarganya setiap menjelang Iduladha. Menurut dia, cara itu penting supaya kualitas hewan bisa dipastikan bersama-sama.
Ia juga menegaskan bahwa ukuran sapi bukan satu-satunya pertimbangan. Kondisi fisik dan kesehatan hewan menjadi fokus utama sebelum keluarga memutuskan membeli.
“Yang penting itu harus sehat, prima, dan berkah. Jadi bukan sekadar besar saja,” kata Solmed.
Target tiga sampai empat ekor sapi
Untuk kurban tahun ini, Solmed menargetkan tiga hingga empat ekor sapi. Namun, jumlah itu masih bisa berubah, tergantung kecocokan hewan yang dipilih dan harga yang ditawarkan.
Pola itu menunjukkan bahwa keluarga Solmed tidak ingin terburu-buru mengejar jumlah. Mereka lebih memilih menyesuaikan pembelian dengan kondisi sapi di lapangan dan kriteria yang sudah ditetapkan.
Disalurkan ke keluarga hingga karyawan
Hewan kurban yang dibeli rencananya akan disalurkan ke beberapa wilayah. Untuk daerah yang jauh, Solmed biasanya menyalurkan dalam bentuk dana, sedangkan untuk wilayah yang dekat, hewan dikirim langsung.
Penerima kurban itu mencakup keluarga, orang tua, dan karyawan yang dekat dengan lingkungan kerja serta kehidupan keluarganya. Solmed menilai skema tersebut membuat distribusi kurban lebih efektif dan sesuai kebutuhan penerima.
Ia juga membuka kemungkinan satu ekor sapi dibagi untuk tujuh orang. “Satu sapi bisa untuk tujuh orang. Jadi selain keluarga, kalau ada karyawan yang berkenan, bisa kita masukkan namanya,” ujarnya.
April Jasmine ikut turun memilih sapi
Kunjungan ke lokasi penjualan sapi kurban itu juga melibatkan April Jasmine. Kehadirannya membuat proses seleksi hewan dilakukan bersama, bukan hanya diputuskan dari jauh.
Solmed sengaja mengajak istrinya agar pemilihan kurban dipahami bersama. Cara itu memperlihatkan bahwa persiapan Iduladha di keluarga mereka dijalankan sebagai bagian dari keputusan keluarga.
Di lokasi yang sama, Solmed berharap seluruh rangkaian ibadah kurban tahun ini berjalan lancar. Ia juga ingin proses itu membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.
Source: www.beritasatu.com




