Sebagian besar wilayah Jawa Timur diprediksi mengalami udara kabur pada Minggu, 5 Juli 2026. Kondisi ini membuat jarak pandang di sejumlah daerah bisa sedikit berkurang, terutama di kawasan Mataraman, Tapal Kuda, dan beberapa wilayah Malang Raya.
Di tengah kondisi itu, sejumlah daerah tetap diprakirakan cerah. Surabaya, Sidoarjo, Madiun, Magetan, Ngawi, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Gresik, seluruh wilayah Madura, serta Blitar, Kota Blitar, Kota Probolinggo, dan Kota Madiun masuk dalam wilayah yang diprediksi cerah.
Wilayah yang terdampak udara kabur
BMKG memprakirakan udara kabur terjadi di Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Kediri, Malang, Lumajang, Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Probolinggo, Pasuruan, Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Kota Kediri, Kota Malang, Kota Pasuruan, Kota Mojokerto, dan Kota Batu. Kondisi serupa juga disebut berpotensi muncul di sejumlah wilayah selatan dan timur Jawa Timur.
Suhu udara di provinsi ini diperkirakan berada pada rentang 12 hingga 34 derajat Celsius. Kelembapan udara juga tinggi, yakni 50 hingga 99 persen, sehingga udara pada pagi dan malam hari cenderung terasa lebih lembap.
| Wilayah | Kondisi | Suhu | Kelembapan |
|---|---|---|---|
| Pacitan | Udara kabur | 19-29°C | 66-98% |
| Jember | Udara kabur | 22-32°C | Tidak disebutkan |
| Banyuwangi | Udara kabur | 21-30°C | Tidak disebutkan |
| Kota Malang | Udara kabur | 18-30°C | Tidak disebutkan |
| Kota Batu | Udara kabur | 12-24°C | 58-98% |
Daerah yang tetap cerah
Wilayah yang diprediksi cerah mencakup kawasan perkotaan hingga pesisir utara Jawa Timur. Kota Surabaya diperkirakan berada pada suhu 24 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan 56 hingga 87 persen, sementara Kota Probolinggo diprediksi berada pada suhu 21 hingga 32 derajat Celsius dengan kelembapan 58 hingga 84 persen.
BMKG mengimbau warga tetap memantau pembaruan cuaca secara berkala dan menyesuaikan aktivitas di luar ruangan dengan kondisi setempat. Warga juga disarankan memakai pelindung dari sengatan matahari, menggunakan tabir surya, dan menjaga asupan air putih agar aktivitas tetap nyaman di tengah perubahan cuaca antardaerah.
Perbedaan kondisi ini menunjukkan cuaca Jawa Timur hari ini tidak merata. Di satu sisi ada wilayah yang tetap cerah, sementara di sisi lain banyak daerah harus bersiap menghadapi udara kabur dan jarak pandang yang berkurang.
Source: www.detik.com






