Trump Kantongi Lebih dari $1,2 Miliar dari Kripto, Bitcoin Miliknya Ikut Tersorot

Author: Cung Media

Presiden Donald Trump melaporkan pendapatan lebih dari $1,2 billion dari berbagai usaha kripto dalam laporan keuangan tahunan yang dirilis Kantor Etika Pemerintah AS. Di dokumen setebal lebih dari 900 halaman itu, aset digital muncul sebagai salah satu pos terbesar dalam kepemilikan dan pendapatan bisnis sang presiden.

Yang paling menarik perhatian adalah kombinasi antara keuntungan besar dan aset kripto yang masih ia simpan. Trump juga tercatat masih memegang lebih dari $50 million dalam Bitcoin, sementara kepemilikan Ethereum-nya berada di kisaran $5 million hingga $25 million.

Aset / Sumber Nilai yang Dilaporkan Keterangan
Pendapatan kripto total Lebih dari $1,2 billion Dari berbagai usaha kripto
Bitcoin Lebih dari $50 million Masih dimiliki Trump
Ethereum $5 million–$25 million Kepemilikan yang juga dilaporkan
Memecoin TRUMP Lebih dari $635 million Berupa royalti dari perjanjian lisensi dengan Celebration Coins
World Liberty Financial Lebih dari $588 million Hasil bersih dari penjualan token

Sumber pendapatan terbesar berasal dari memecoin miliknya yang diperdagangkan dengan nama TRUMP. Trump disebut meraih sedikit di atas $635 million dari koin itu, hampir seluruhnya berasal dari royalti dalam perjanjian lisensi dengan Celebration Coins.

Memecoin TRUMP diluncurkan di jaringan Solana hanya beberapa hari sebelum Trump kembali menjabat pada Januari 2025. Koin itu sempat melonjak ke kapitalisasi pasar bernilai miliaran dolar hanya dalam hitungan jam, sebelum kemudian merosot dalam beberapa hari dan pekan berikutnya.

Saat ini, TRUMP diperdagangkan di $1.66 dengan kapitalisasi pasar $394 million. Nilai itu turun sekitar 98% dari rekor tertinggi yang dicapai pada 19 Januari 2025.

Trump juga melaporkan lebih dari $588 million dalam hasil bersih dari penjualan token yang didistribusikan oleh World Liberty Financial. Perusahaan keuangan terdesentralisasi dan stablecoin itu dijalankan oleh keluarga Trump bersama para rekan bisnisnya.

Pengungkapan terbaru ini datang setelah laporan pada Mei yang menyoroti keuntungan Trump dari perdagangan sekuritas, termasuk saham-saham terkait kripto seperti Robinhood dan Coinbase. Di saat yang sama, bisnis kripto Trump terus menjadi sorotan politik di Washington.

Sejumlah anggota parlemen, termasuk tokoh Demokrat, menolak dorongan terhadap Clarity Act yang berfokus pada kripto. RUU itu sudah lolos di DPR tetapi masih menggantung di Senat, sementara penentangnya menilai aturan etika harus disertakan agar presiden dan keluarganya dilarang terlibat dalam bisnis terkait kripto.

Terbaru