Trackhouse Aprilia Menggila di Assen, Jorge Martin Tersalip Saat Raul Fernandez Pecah Telur

Author: Cung Media

Trackhouse Aprilia mengambil alih sorotan di Sprint Race MotoGP Belanda di Assen lewat kemenangan Raul Fernandez dan finis kedua Ai Ogura. Hasil ini membuat tim satelit Aprilia itu menutup balapan singkat dengan satu-dua yang terasa lebih mencolok daripada tim pabrikan.

Fernandez menyelesaikan balapan dalam 20 menit 5,310 detik, hanya unggul 0,362 detik atas Ogura. Fabio Di Giannantonio dari Pertamina Enduro VR46 Ducati melengkapi podium setelah finis 1,131 detik di belakang pemenang.

Start panas, Martin sempat memimpin

Balapan langsung berjalan ketat sejak tikungan pertama. Jorge Martin sempat melaju paling cepat saat start, tetapi Ai Ogura bereaksi lebih sigap untuk merebut holeshot di tikungan awal.

Drama juga datang lebih awal ketika Joan Mir mengalami low side di tikungan pertama dan harus mengakhiri balapan lebih cepat. Sementara itu, Martin berhasil mengambil alih posisi terdepan pada lap pertama sebelum Raul Fernandez mulai merapat ke barisan depan.

Di belakang mereka, Fabio Di Giannantonio bertahan di posisi keempat. Marco Bezzecchi sempat turun ke urutan lima, Marc Marquez berada di posisi enam, dan Francesco Bagnaia kehilangan satu tempat pada lap pembuka.

Fernandez mengambil alih, Ogura menjaga ritme

Perubahan besar datang pada lap keempat saat Raul Fernandez menyalip Martin untuk merebut pimpinan lomba. Pada sektor terakhir lap yang sama, Martin kembali kehilangan posisi setelah dilewati Di Giannantonio dan Ogura dalam momen yang membuat arah balapan berubah cepat.

Sejak saat itu, dua pebalap Trackhouse Aprilia terlihat paling stabil di depan. Aprilia Factory mulai memudar, sedangkan Ogura terus menjaga tekanan pada Di Giannantonio di kelompok terdepan.

Kesabaran Ogura akhirnya berbuah hasil lima lap sebelum finis. Pebalap Jepang itu berhasil menyalip Di Giannantonio di sektor terakhir Assen dan mengamankan posisi kedua, membuat Trackhouse Aprilia menguasai dua posisi teratas.

Duel Ducati dan nasib Martin

Di tengah dominasi Aprilia, persaingan internal Ducati Lenovo juga sempat memanas. Marc Marquez dan Bagnaia beberapa kali saling menekan dalam perebutan posisi keenam, sebelum Bagnaia akhirnya merebut kembali posisi dari rekan setimnya itu.

Jorge Martin sendiri terus kehilangan kecepatan setelah sempat memimpin di awal. Ia kembali disalip Marco Bezzecchi dalam duel sesama pebalap Aprilia, lalu harus puas menutup Sprint Race di posisi kelima.

Di barisan belakang, Pedro Acosta juga mengalami hari yang berat setelah membuat kesalahan dan melebar ke gravel pada lap kedua. Dari start posisi delapan, ia tercecer hingga urutan ke-14 meski akhirnya tetap mampu menyelamatkan posisi kesembilan.

Hasil akhir dan catatan penting dari Assen

Raul Fernandez tak lagi terkejar hingga finis dan mencatat kemenangan pertamanya di Sprint Race MotoGP 2026. Marco Bezzecchi mengamankan posisi keempat untuk Aprilia Racing, disusul Martin, Bagnaia, Marc Marquez, Enea Bastianini, dan Acosta di 10 besar.

Posisi Pebalap Tim Keterangan
1 Raul Fernandez Trackhouse Aprilia Menang dengan waktu 20 menit 5,310 detik
2 Ai Ogura Trackhouse Aprilia Tertinggal 0,362 detik
3 Fabio Di Giannantonio Pertamina Enduro VR46 Ducati Tertinggal 1,131 detik
4 Marco Bezzecchi Aprilia Racing Finis terbaik Aprilia Factory
5 Jorge Martin Aprilia Racing Sempat memimpin di awal

Fabio Quartararo menutup 10 besar untuk Monster Yamaha, sementara Diogo Moreira, Luca Marini, Alex Marquez, Brad Binder, Alex Rins, Maverick Viñales, Toprak Razgatlioglu, Augusto Fernandez, dan Cal Crutchlow berada di belakangnya. Tiga pebalap tidak finis, yakni Franco Morbidelli, Joan Mir, dan Jack Miller.

Hasil ini menegaskan bahwa Assen menjadi panggung kuat bagi Aprilia, tetapi sorotan terbesar jatuh pada Trackhouse Aprilia yang mengubah dominasi kualifikasi menjadi pesta di lintasan. Di hari ketika tim pabrikan tidak menjadi pusat perhatian, Fernandez dan Ogura justru memanfaatkan kesempatan dengan sangat efektif.

Source: oto.detik.com
Terbaru