Toyota memberi karakter lebih tegas pada Crown Crossover melalui penyegaran visual di Jepang. Perubahan paling mudah dikenali hadir pada pelek baru berukuran 21 inci dengan kelir hitam mengilap.
Ukuran pelek tersebut membuat sosok crossover premium ini terlihat lebih berotot tanpa mengubah konsep dasarnya. Toyota tetap mempertahankan perpaduan sedan nyaman dengan postur lebih tinggi yang menjadi ciri khas Crown Crossover.
Pelek Besar Mengubah Kesan Eksterior
Pembaruan ini bukan perombakan total, tetapi cukup kuat untuk menggeser kesan kendaraan saat dipandang dari luar. Pelek 21 inci menjadi elemen utama yang membedakan versi penyegaran dari model sebelumnya.
Toyota juga menambahkan aksen berwarna gelap pada sejumlah bagian eksterior. Sentuhan ini memperkuat tampilan sporty, sambil tetap mempertahankan nuansa elegan yang melekat pada keluarga Crown.
Pilihan warna bodi baru turut disiapkan untuk Crown Crossover facelift. Opsi tersebut ditujukan untuk menghadirkan tampilan yang lebih modern tanpa mengubah bentuk bodi kendaraan secara menyeluruh.
Menurut Carscoops yang dikutip Liputan6, penyegaran ini dilakukan untuk menjaga daya tarik Crown Crossover di pasar Jepang. Langkah tersebut hadir ketika persaingan kendaraan premium dengan teknologi hybrid semakin ketat.
Posisi di Antara Sedan dan SUV Tetap Dipertahankan
Crown Crossover menempati posisi yang berbeda dibanding sedan Crown konvensional. Model ini menawarkan posisi berkendara lebih tinggi, tetapi tetap membawa orientasi kenyamanan yang identik dengan sedan premium.
Pendekatan itu menyasar konsumen yang menginginkan karakter SUV tanpa meninggalkan pengalaman berkendara sedan. Karena itu, perubahan visual pada model facelift ini lebih berfokus mempertegas tampilan daripada mengubah identitasnya.
Di dalam kabin, Toyota memilih pembaruan yang lebih sederhana. Fokusnya diarahkan pada peningkatan kualitas material interior untuk menjaga atmosfer premium bagi pengemudi dan penumpang.
Tidak ada informasi mengenai perubahan besar pada tata letak kabin maupun sistem pengoperasian utama. Crown Crossover tetap diarahkan sebagai kendaraan nyaman untuk pemakaian harian dan perjalanan jarak jauh.
Fitur keselamatan aktif serta teknologi bantuan berkendara tetap tersedia sebagai perlengkapan standar. Kelengkapan tersebut mendukung posisinya sebagai kendaraan premium yang mengutamakan kenyamanan dan rasa aman.
Dua Opsi Hybrid Tidak Berubah
Penyegaran pada tampilan tidak diikuti revisi pada sektor penggerak. Toyota masih menawarkan dua sistem hybrid yang memiliki karakter dan tingkat performa berbeda.
| Varian | Mesin | Penggerak | Tenaga/Transmisi |
|---|---|---|---|
| Hybrid | 2,5 liter | E-Four AWD elektrik | Tidak disebutkan |
| Hybrid Max | 2,4 liter turbo | AWD | Hingga 349 hp, otomatis 6-percepatan |
Varian Hybrid memakai mesin 2,5 liter dengan sistem E-Four, yakni penggerak semua roda elektrik. Konfigurasi ini tetap menjadi salah satu pilihan elektrifikasi yang dipertahankan pada Crown Crossover facelift.
Di posisi tertinggi, Hybrid Max menggunakan mesin 2,4 liter turbo hybrid dengan tenaga gabungan hingga 349 hp. Mesin tersebut bekerja bersama transmisi otomatis enam percepatan dan sistem penggerak semua roda.
Konfigurasi Hybrid Max menjadikannya opsi dengan performa tertinggi dalam jajaran Crown Crossover. Kombinasi turbo hybrid dan AWD dirancang untuk memberi respons akselerasi, sambil mempertahankan efisiensi sebagai salah satu nilai teknologi hybrid.
Keluarga Crown Kini Memiliki Banyak Karakter
Pembaruan Crown Crossover berlangsung saat Toyota memperluas keluarga Crown ke beberapa bentuk bodi. Selain model crossover, jajaran ini mencakup Crown Sport, Crown Sedan, dan Crown Estate.
Di antara pilihan tersebut, Crown Crossover tetap berperan sebagai penghubung karakter sedan dan SUV. Pelek 21 inci serta aksen gelap membuat perannya di keluarga Crown tampil semakin berbeda.
Toyota telah mulai memasarkan Crown Crossover facelift di Jepang. Belum ada informasi resmi mengenai rencana peluncurannya di pasar global, termasuk Indonesia.
Source: www.liputan6.com






