Titi Kamal ternyata tidak hanya tertarik pada horor lewat akting. Di luar layar, ia mengaku gemar mendatangi lokasi angker dan bahkan beberapa kali menangkap sosok misterius lewat kamera ponselnya.
Pengakuan itu muncul saat konferensi pers film Perumahan Laddaland di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026). Dari obrolan itu, Titi juga menjelaskan kenapa proyek horor terbaru itu langsung menarik perhatiannya.
Berani cari, tapi tetap takut kalau sendirian
Titi mengatakan ketertarikannya pada dunia mistis sudah lama tumbuh. Ia kerap berburu cerita seram bersama teman-teman yang sama-sama menyukai film horor, lalu datang ke perumahan tua atau bangunan terbengkalai yang dipercaya angker.
Dari kebiasaan itu, ia mengaku pernah melihat hasil rekaman yang tidak ia sadari saat kejadian berlangsung. Penampakan yang disebutnya terekam kamera antara lain muncul di asap, di atap rumah, hingga sosok yang mirip wajah sendiri.
| Pengalaman yang Disebut Titi Kamal | Lokasi/Bentuk Penampakan | Hasil |
|---|---|---|
| Penampakan di asap | Area berasap | Tertangkap kamera ponsel |
| Penampakan di atap rumah | Atap rumah | Tertangkap kamera ponsel |
| Sosok seperti wajah sendiri | Atap rumah | Tertangkap kamera ponsel |
Meski terlihat berani, ia mengakui ada batas yang tidak bisa dilewati. Titi bilang ia tidak berani kalau harus berhadapan sendirian, tetapi justru lebih berani saat ada banyak orang yang ikut mencari.
“Kalau ketemu sebenarnya enggak berani, tapi pengin nyari. Kalau ada yang bilang, ‘di pohon itu ada pocong’, aku malah, ‘mana, ayo cari.’ Tapi kalau sendirian takut,” ujarnya sambil tertawa.
Alasan langsung tertarik pada Perumahan Laddaland
Kecintaan pada horor juga menjadi alasan utama Titi menerima tawaran membintangi Perumahan Laddaland. Ia mengaku sudah lama menggemari Laddaland versi Thailand dan langsung penasaran ketika proyek adaptasi itu ditawarkan kepadanya.
Nama sutradara Awi Suryadi dan penulis Lele Laila ikut memperkuat keinginannya untuk terlibat. Titi juga menilai jajaran pemainnya menarik, sehingga proyek ini terasa semakin layak diikuti karena ia menganggap film tersebut sudah berstatus legend.
“Aku ngefans sama Laddaland. Waktu ditawarin MD Pictures, terus tahu sutradaranya Mas Awi Suryadi, penulisnya Mbak Lele Laila, pemainnya juga keren-keren, aku langsung pengen ikut karena ini film yang sudah legend banget,” tuturnya.
Tantangan menjaga emosi di tengah jump scare
Bagi Titi, film ini bukan hanya soal menakut-nakuti penonton. Ia juga melihat ada tantangan akting yang besar karena harus menjaga eskalasi emosi karakter dari awal sampai akhir.
Menurutnya, Perumahan Laddaland dipenuhi jump scare dan drama yang kuat. Karena itu, ia harus memastikan emosi karakter tetap pas di setiap adegan dan tidak terasa berlebihan.
“Dari awal sampai akhir jump scare-nya banyak dan dramanya kuat banget. Aku ditantang menjaga eskalasi emosi supaya pas dari scene pertama sampai ending. Jangan sampai ada yang berlebihan,” katanya.
Meski beberapa film horor yang dibintanginya sempat sukses besar di bioskop, Titi mengaku tetap merasakan beban saat memulai proyek baru. Namun, ia memilih fokus memberi penampilan terbaik dan menikmati horor klasik yang menurutnya punya daya tarik tersendiri.
“Beban sih, cuma ya bismillah aja. Yang penting aku membuat yang terbaik. Yang aku suka, ini horornya klasik, sesuatu yang beda dan bikin penonton kangen sama horor klasik,” ucapnya kepada www.suara.com.
Tentang Perumahan Laddaland
Perumahan Laddaland merupakan adaptasi dari film horor Thailand berjudul sama yang rilis pada 2011. Film produksi MD Pictures ini disutradarai Awi Suryadi, diproduseri Manoj Punjabi, dan naskahnya ditulis Lele Laila.
Cerita film mengikuti Tomy, yang diperankan Andri Mashadi, saat membeli rumah impian melalui KPR demi kehidupan yang lebih baik untuk keluarganya. Kebahagiaan itu berubah menjadi mimpi buruk setelah mereka diteror berbagai kejadian misterius sejak menempati perumahan baru.
Selain Titi Kamal dan Andri Mashadi, film ini juga dibintangi Anantya Kirana, Shakeel Fauzi Aisy, Aufa Assagaf, Laras Sardi, Raffan Al Aryan, Delia Husein, Adjis Doa Ibu, Arief Didu, Sriyatun, Sarah Tumiwa, Zidni Hakim, dan Kikky Drajat Martha. Perumahan Laddaland dijadwalkan tayang di bioskop mulai 13 Agustus 2026.
Source: www.suara.com






