Usai Tumbang di Final, Timnas Voli Putra Indonesia Punya Misi Berat di Jakarta

Author: Cung Media

Timnas voli putra Indonesia membawa tuntutan besar saat melanjutkan perjuangan di SEA V Cup 2026 leg 2. Bermain di Jakarta, Merah Putih memburu respons setelah gagal mengangkat trofi pada leg pertama di Filipina.

Indonesia finis sebagai runner-up setelah kalah 2-3 dari Kamboja pada partai final. Hasil itu terasa kontras karena Indonesia sebelumnya menang telak 3-0 atas lawan yang sama pada fase penyisihan grup.

Kekalahan Final Menjadi Alarm

Kekalahan dari Kamboja membuat Indonesia harus memperbaiki sejumlah aspek sebelum tampil di hadapan pendukung sendiri. Pertemuan pertama di leg kedua pun langsung mempertemukan kedua tim dalam laga yang krusial bagi posisi Pool A.

Menurut laporan Kompas.com, Kamboja datang ke final leg pertama dengan kepercayaan diri tinggi. Momentum mereka menguat setelah mampu menyingkirkan Thailand pada semifinal.

Asisten pelatih Indonesia, Nur Widayanto, menilai kondisi mental lawan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pertandingan puncak. Ia menyebut awal laga yang kurang baik masih menjadi pekerjaan rumah bagi skuad Indonesia.

“Mental Kamboja sedang naik setelah kemenangan melawan Thailand,” ujar Nur Widayanto dalam siaran PBVSI yang dikutip BolaSport, Selasa (21/7/2026). Indonesia kini dituntut tampil lebih siap sejak poin-poin awal agar tidak memberi ruang bagi lawan membangun momentum.

Penerimaan Bola dan Serangan Disorot

Evaluasi Indonesia tidak hanya tertuju pada hasil akhir pertandingan. Nur Widayanto juga menyoroti penerimaan bola pertama yang dinilai belum berjalan baik, sehingga alur serangan tim ikut terganggu.

Efektivitas penyelesaian serangan menjadi perhatian lain menjelang leg kedua. “Selain ada masalah di serangan, penerimaan bola pertama juga kurang baik dan serangan kami tidak cukup membunuh lawan,” kata Nur.

Ketika penerimaan servis tidak stabil, Indonesia berisiko kesulitan membangun variasi serangan. Situasi itu perlu dibenahi untuk menghadapi Kamboja dan Filipina, dua pesaing Merah Putih di fase pool.

Blok di Depan Net Harus Lebih Rapat

Pertahanan di depan net juga masuk daftar evaluasi penting. Nur menilai pola serangan Kamboja banyak mengarah kepada outside hitter di posisi empat, tetapi blok Indonesia belum cukup sabar dan rapat untuk menutup arah pukulan tersebut.

“Serangan mereka sebenarnya monoton ke arah outside hitter di posisi empat. Namun, blocker kami masih kurang sabar menunggu dan kurang rapat sehingga serangan mereka tetap bisa tembus,” tutur Nur.

Perbaikan blok dapat menjadi pembeda dalam duel ulang melawan Kamboja. Selain membatasi serangan lawan, pertahanan yang lebih disiplin akan membantu Indonesia memanfaatkan peluang transisi untuk menyerang balik.

Pool dan Jadwal Indonesia

SEA V Cup 2026 leg 2 akan digelar di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur. Enam peserta tetap dibagi ke dalam dua pool, dengan Indonesia berada di Pool A bersama Filipina dan Kamboja.

Pool Peserta
Pool A Indonesia, Filipina, Kamboja
Pool B Thailand, Vietnam, Myanmar

Tim terbaik dari masing-masing pool akan melaju ke semifinal. Sementara itu, penghuni posisi ketiga pool dijadwalkan memainkan laga klasifikasi untuk menentukan peringkat lima dan enam.

Tanggal Waktu Pertandingan
Rabu, 22 Juli 2026 19.00 WIB Kamboja vs Indonesia
Jumat, 24 Juli 2026 19.00 WIB Filipina vs Indonesia
Sabtu, 25 Juli 2026 15.30 WIB / 19.00 WIB Semifinal
Minggu, 26 Juli 2026 15.30 WIB / 19.00 WIB Perebutan juara 3 / Final

Laga klasifikasi peringkat lima dan enam berlangsung pada Sabtu, 25 Juli 2026, pukul 12.00 WIB. Semifinal digelar pada hari yang sama, sedangkan perebutan posisi ketiga dan final dimainkan pada Minggu, 26 Juli 2026.

Dua laga fase pool akan menjadi pintu Indonesia untuk membuktikan hasil leg pertama tidak berulang. Konsistensi sejak awal pertandingan, penerimaan bola yang lebih rapi, serangan efektif, dan blok disiplin menjadi modal yang dibutuhkan untuk bangkit di Jakarta.

Source: www.kompas.com
Terbaru