Timnas Futsal Indonesia Melonjak Ke Peringkat 14 Dunia, Makin Dekat Ke Elite Futsal

Timnas futsal Indonesia sedang berada di fase paling menjanjikan dalam beberapa tahun terakhir. Dalam ranking FIFA terbaru edisi Mei 2026, skuad Garuda Futsal melesat ke posisi ke-14 dunia dengan koleksi 1.269,82 poin dan kini makin dekat ke jajaran 10 besar.

Lonjakan ini membuat Indonesia mulai diperhitungkan sebagai kekuatan utama futsal internasional. Jika konsistensi performa tetap terjaga, jarak ke level elite dunia kini terlihat jauh lebih realistis untuk dikejar.

Lompatan besar dari posisi 24 dunia

Kenaikan peringkat Indonesia terbilang tajam karena tim asuhan Hector Souto naik 10 posisi dari peringkat 24 dunia pada tahun lalu. Pergerakan itu menunjukkan bahwa hasil di lapangan mulai berdampak langsung pada reputasi Indonesia di ranking FIFA.

Tren positif ini juga menandai perubahan besar dalam peta kekuatan futsal nasional. Indonesia tidak lagi sekadar tim pelengkap di turnamen besar, tetapi mulai masuk percakapan tentang negara yang bisa bersaing di lapisan atas.

Efek kuat dari Piala Asia Futsal 2026

Dorongan terbesar datang dari Piala Asia Futsal 2026 pada Januari lalu. Saat tampil sebagai tuan rumah, Indonesia melaju impresif hingga ke partai final.

Langkah itu terhenti setelah Indonesia kalah lewat adu penalti dari Iran yang berstatus juara bertahan. Meski gagal juara, status runner-up memberi tambahan poin FIFA yang sangat besar dan mengangkat posisi Indonesia di level Asia maupun dunia.

Hasil tersebut juga mempertegas bahwa Indonesia mampu tampil kompetitif saat menghadapi tim-tim papan atas. Dalam konteks ranking, finis di posisi kedua turnamen sebesar itu menjadi modal penting untuk menembus grup elite dunia.

Hanya dua tangga dari Jepang

Di daftar terbaru, Indonesia hanya berjarak dua anak tangga dari Jepang yang berada di posisi ke-12. Situasi ini menempatkan Indonesia dalam jangkauan langsung untuk terus mendekat ke 10 besar dunia, selama hasil positif bisa dijaga.

Di puncak klasemen futsal FIFA, Brasil masih memimpin dengan 1.684,97 poin. Portugal, Spanyol, dan Argentina juga tetap mengisi deretan negara elite yang selama ini menjadi barometer kekuatan futsal dunia.

Asia Tenggara ikut merasakan dampaknya

Di kawasan Asia Tenggara, Thailand masih memegang posisi tertinggi dengan peringkat ke-11 dan 1.354,78 poin. Indonesia kini berada tepat di bawahnya sebagai negara kedua terbaik di ASEAN, jauh di atas Vietnam yang menempati peringkat 22 dan Myanmar di posisi 73.

Perbandingan itu menunjukkan bahwa Indonesia sudah melampaui batas kompetisi regional biasa. Tim Garuda Futsal kini mulai masuk lapisan atas Asia, dan posisi ini memberi sinyal bahwa persaingan menuju 10 besar dunia bukan lagi target yang terlalu jauh.

Tim putri justru mengalami penurunan

Di sisi lain, kabar berbeda datang dari Timnas Futsal Putri Indonesia. Skuad putri turun dari posisi 18 ke 21 dengan koleksi 1.033,44 poin.

Dalam kategori putri, Thailand berada di peringkat 7 dan Vietnam di posisi 11, sehingga keduanya masih lebih unggul dari Indonesia. Kondisi ini menunjukkan bahwa lonjakan besar baru terjadi di sektor putra, sementara tim putri masih perlu memperbaiki konsistensi hasil agar bisa ikut naik di ranking FIFA.

Kenaikan drastis tim putra membuat futsal Indonesia kini berada dalam sorotan yang lebih besar. Dengan peringkat 14 dunia, jarak menuju papan atas sudah semakin pendek, dan setiap hasil di turnamen berikutnya akan sangat menentukan arah perjalanan mereka ke level yang lebih tinggi.

Source: bola.bisnis.com
Terkait