TikTok Masuk Mobil Listrik, Crossover AI Seres-CATL Ini Dibanderol Mulai Rp263 Juta

TikTok kini ikut terseret ke pasar mobil listrik Tiongkok lewat afiliasi induknya, ByteDance. Bersama Seres, Volcano Engine, dan CATL, nama yang selama ini identik dengan platform video pendek itu muncul dalam proyek crossover EV baru yang langsung mencuri perhatian.

Yang membuat proyek ini menonjol bukan sekadar merek besar di belakangnya, melainkan susunan ekosistem yang jarang terjadi. Di satu sisi ada pengembang AI dan komputasi awan, di sisi lain ada produsen mobil dan pemasok baterai yang sama-sama disiapkan untuk satu model kendaraan.

Kolaborasi yang dibangun dari patungan baru

Kerja sama ini berawal dari kesepakatan Seres dengan dua perusahaan teknologi, yaitu Volcano Engine dan ByteDance. Dari situ, ketiganya mendirikan perusahaan patungan bernama Chongqing Saidou Technology, yang sebelumnya dikenal sebagai Chongqing Landian Technology.

Nama CATL juga ikut terlibat dalam struktur proyek tersebut. Kehadiran perusahaan baterai besar ini menambah bobot pada pengembangan mobil listrik yang sedang disiapkan.

Perusahaan patungan itu disebut menargetkan peluncuran produk pertama pada tahun ini. Meski spesifikasi detail belum dibuka, arah proyeknya sudah cukup jelas: mobil ini tidak hanya menjual listrik, tetapi juga pengalaman digital yang lebih kental.

Crossover listrik untuk pasar yang lebih luas

Model pertama yang disiapkan disebut akan hadir sebagai crossover EV bertenaga listrik murni. Ada pula kemungkinan varian REEV, meski rincian teknisnya belum diumumkan lebih lanjut.

Harga yang disiapkan berada di kisaran 100.000 hingga 150.000 Yuan, atau sekitar Rp263 juta sampai Rp395 jutaan. Posisi itu membuatnya masuk ke segmen yang kompetitif, terutama untuk pembeli mobil pemula dan konsumen muda dengan mobilitas tinggi.

Pilihan format crossover juga sejalan dengan tren pasar yang masih kuat di segmen tersebut. Dengan pendekatan harga yang relatif terjangkau, proyek ini tampaknya memang diarahkan ke pasar massal, bukan segmen premium saja.

AI jadi pembeda utama

Keterlibatan Volcano Engine membuat mobil baru ini diperkirakan punya porsi besar pada fungsi berbasis AI. Perusahaan itu juga disebut sedang intensif mengembangkan produk yang nantinya akan disebut Automotive Brain.

Arah pengembangannya menunjukkan bahwa proyek ini tidak berhenti pada elektrifikasi. Salah satu janji yang menonjol adalah sistem swakemudi yang lebih canggih dibanding yang sudah ada saat ini.

Dukungan infrastruktur juga ikut disiapkan. Volcano disebut telah menyiapkan cloud storage mutakhir yang bisa menjadi fondasi untuk pengolahan data kendaraan dan pengembangan fitur pintar yang lebih luas.

Landian disiapkan untuk domestik dan ekspor

Nama jenama yang akan dipakai untuk pemasaran disebut Landian. Merek ini tidak hanya ditujukan untuk pasar domestik Tiongkok, tetapi juga disiapkan untuk ekspor.

Target konsumen proyek ini digambarkan cukup jelas, yakni kaum muda yang aktif dan membutuhkan kendaraan untuk mobilitas tinggi. Karena itu, kombinasi harga, format bodi, dan fitur digital menjadi elemen yang saling terkait.

Seres berperan sebagai pihak yang membangun kendaraan tersebut. Sementara itu, mitra teknologinya mengisi sisi kecerdasan buatan, komputasi, dan kemungkinan pengalaman pengguna berbasis software.

Daya tarik dari persilangan industri

Masuknya ByteDance ke proyek seperti ini ikut memperlihatkan arah baru ekosistem teknologi di Tiongkok. Latar belakang otomotif tidak lagi menjadi syarat mutlak ketika perusahaan teknologi, AI, komputasi awan, dan manufaktur kendaraan bisa saling melengkapi dalam satu produk.

Bagi pasar, kombinasi TikTok melalui afiliasi ByteDance, Seres, Volcano Engine, dan CATL memberi daya tarik tersendiri. Publik bukan hanya menunggu bentuk final mobilnya, tetapi juga ingin melihat sejauh mana AI dan sistem digital benar-benar menjadi pembeda utama.

Di Indonesia, Seres sudah dikenal lewat model yang dipasarkan di bawah merek DFSK, yaitu E1, yang menyasar segmen entry level. Hal itu membuat langkah baru di bawah nama Landian layak dicermati, apalagi bila ekspansi ke pasar ekspor benar-benar berjalan.

Source: otodriver.com

Baca Juga

Back to top button