Thailand Gagal Tampil di Miss Supranational 2026, Gelar Eye Kanyalak Dicopot Mendadak

Thailand dipastikan absen dari Miss Supranational 2026 setelah gelar Miss Supranational Thailand 2026 milik Eye Kanyalak Nookaew dicabut. Keputusan itu langsung membuat sang pemenang kehilangan hak untuk mewakili negaranya di panggung internasional.

Langkah ini mengejutkan komunitas pageant karena muncul menjelang keberangkatan para peserta ke ajang tersebut. Supra Thailand menyebut Eye melanggar aturan dan syarat kompetisi, sehingga statusnya sebagai wakil resmi tidak bisa dipertahankan.

Alasan Resmi dari Supra Thailand

Organisasi Supra Thailand menyatakan ada pemberian informasi yang tidak benar kepada pihak organisasi. Dalam keterangan resminya, hal itu dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap ketentuan pemegang lisensi.

“Supra Thailand selalu berpegang teguh pada prinsip transparansi dan memastikan standar organisasi demi menjaga reputasi, prestise gelar, serta citra Thailand di ajang kecantikan internasional,” demikian pernyataan organisasi tersebut.

Supra Thailand juga memastikan tidak akan menunjuk pengganti. Dengan begitu, Thailand benar-benar tidak memiliki wakil di Miss Supranational 2026.

InformasiDetail
KontestanEye Kanyalak Nookaew
GelarMiss Supranational Thailand 2026
Dampak keputusanThailand absen di Miss Supranational 2026
Alasan resmiPelanggaran aturan dan syarat kompetisi
PenggantiTidak akan ditunjuk

Rumor Beredar, Keluarga Membantah

Keputusan mendadak ini memicu spekulasi di media sosial dan forum penggemar kontes kecantikan. Sejumlah rumor mengaitkan pencabutan gelar Eye dengan kondisi kesehatan hingga isu kehamilan, tetapi tidak ada keterangan resmi yang mengonfirmasi alasan tersebut.

Keluarga Eye kemudian membantah kabar yang beredar. Mereka menegaskan Eye tidak hamil maupun berpura-pura sakit, serta menyebut memiliki rekam medis lengkap yang menunjukkan adanya gangguan kesehatan.

Perwakilan keluarga juga mengatakan Eye sudah menyiapkan seluruh kebutuhan untuk berangkat ke Polandia sebelum keputusan pencabutan itu datang. Menurut mereka, pemberitahuan tersebut terasa mengejutkan karena muncul saat hampir semua persiapan sudah rampung.

Absennya Thailand ikut mengubah peta persaingan menuju mahkota Miss Supranational 2026. Eye sebelumnya masuk jajaran favorit dalam sejumlah prediksi awal, sehingga kepergiannya dari daftar peserta menjadi perhatian besar di kalangan penggemar pageant.

Situs kecantikan internasional Sash Factor menempatkannya di posisi lima besar, sedangkan Missosology memprediksi ia bisa finis di peringkat ketujuh. Prediksi itu sempat menunjukkan besarnya peluang Thailand sebelum keputusan pencabutan gelar diumumkan.

Peluang bagi Kontestan Lain

Perubahan mendadak ini membuka ruang lebih besar bagi kontestan lain yang masih bersaing. Salah satu nama yang disorot adalah wakil Vietnam, Mai Ngô, yang sejak awal menargetkan hasil tinggi.

Mai Ngô mengatakan ingin membawa pulang mahkota atau setidaknya meraih posisi runner-up pertama dengan bekal pengalaman dari berbagai kompetisi kecantikan. Ia juga menyebut dukungan penggemar menjadi sumber semangat selama masa persiapan.

Indonesia tetap bersiap lewat Puteri Indonesia 2026 Agnes Aditya Rahajeng. Ia akan mengenakan kostum nasional bertajuk “The Enchanted Harvest of Dewi Sri: Gemah Ripah Loh Jinawi – A Vision of a World that Thrives in Harmony.”

Kostum itu terinspirasi dari sosok Dewi Sri sebagai lambang kemakmuran, harapan, perlindungan, sekaligus pengingat pentingnya menjaga kekayaan alam Indonesia. Karya tersebut dibuat melalui kolaborasi Dibba Official dan dilengkapi aksesori rancangan Rinaldy Yunardi.

Penyelenggara telah memperlihatkan cuplikan awal desain itu dan menyebut versi lengkapnya akan diperkenalkan menjelang kompetisi. Miss Supranational 2026 sendiri akan mencapai puncak acara pada 13 Juli 2026, sementara Agnes sudah berada di Polandia dan mengaku hari orientasi pertamanya berjalan sesuai harapan.

Source: www.liputan6.com
Terkait