Toyota Gazoo Racing Indonesia langsung memberi sinyal kuat di awal Kejurnas Slalom 2026. Pada seri pembuka MLDSPOT Autokhana di Sirkuit Sport Center Jabar Arcamanik, Bandung, tim pabrikan Toyota itu menyapu bersih podium Group F dan mengirim pesan tegas kepada para rival nasional.
Hasil ini terasa lebih berat bagi para pesaing karena TGRI tidak hanya menguasai tiga posisi teratas di kelas modifikasi, tetapi juga meraih Kejuaraan Team F. Dengan New Agya GR Sport, mereka membuka musim dengan dominasi yang bisa membuat peta persaingan berubah sejak putaran awal.
Group F dikuasai penuh TGRI
Di Group F, Anjasara Wahyu mencatat waktu terbaik 00.41.123 dan keluar sebagai juara. Adrianza Yunial menyusul di posisi kedua, sedangkan Naufal Safwan melengkapi podium ketiga.
| Nama | Hasil | Kategori |
|---|---|---|
| Anjasara Wahyu | 00.41.123 | Juara Group F |
| Adrianza Yunial | Posisi kedua | Group F |
| Naufal Safwan | Posisi ketiga | Group F |
Tak berhenti di kelas individu, duet Anjasara Wahyu dan Adrianza Yunial juga merebut podium pertama pada Kejurnas Tandem. Alinka Hardianti pun ikut menjaga konsistensi TGRI dengan finis di podium kedua pada kelas wanita.
Marketing Director PT Toyota-Astra Motor Bansar Maduma menilai hasil pembuka musim itu sangat penting untuk menjaga target besar tim. Dalam pernyataannya kepada www.suara.com, ia berharap TGRI bisa mempertahankan enam gelar juara nasional yang mereka raih pada 2025.
“Selamat kepada TOYOTA GAZOO Racing Indonesia yang kembali meraih prestasi terbaik pada seri pembuka Kejurnas Slalom 2026. Setelah sukses menyapu bersih 6 gelar juara nasional 2025, kami berharap TGRI dapat mempertahankan prestasi membanggakan tersebut tahun ini,” kata Bansar Maduma, Senin (13/7/2026).
Ia juga menyoroti solidnya kolaborasi pembalap dan engineer yang membuat performa Agya GR Sport tetap kompetitif. Menurut Bansar, kombinasi itu menjadi salah satu modal utama untuk menjaga dominasi sepanjang musim.
Respons tim dan dukungan penggemar
Anjasara Wahyu menyebut kemenangan di Bandung lahir dari kerja kolektif seluruh tim. Ia mengatakan target awal mereka adalah memulai slalom 2026 dengan hasil maksimal demi mempertahankan clean sweep gelar kejurnas yang diraih tahun lalu.
“Kami datang ke Kota Bandung membawa semangat dan motivasi untuk memulai event slalom 2026 dengan prestasi maksimal demi mempertahankan clean sweep semua gelar kejurnas tahun lalu. Hasilnya cukup positif karena kolaborasi apik antara pembalap, engineer, dan Agya GR Sport mampu memberikan gelar juara pada semua kelas yang diikuti,” ujar Anjasara Wahyu.
Di luar lintasan, TGRI juga memanfaatkan booth untuk mendekatkan diri dengan penggemar otomotif. Marketing Director PT Toyota Astra Motor Hiroyuki Oide berharap atmosfer kompetisi itu dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Semoga prestasi maksimal TGRI dapat berlanjut sampai akhir musim dan menjadi penyemangat para pembalap kami di kompetisi motorsport lainnya,” kata Hiroyuki Oide.
Dengan start sekuat ini, rival TGRI di Kejurnas Slalom 2026 sudah menerima peringatan awal bahwa perebutan gelar musim ini tidak akan mudah. Dominasi di Bandung membuat tekanan langsung bergeser ke kubu penantang sejak seri pertama.
