Telegram kembali hadir di Wear OS dengan kemampuan yang jauh lebih lengkap dari sekadar menampilkan notifikasi. Pengguna kini bisa membaca chat penuh, mendengar pesan suara, hingga mengirim balasan langsung dari smartwatch.
Langkah ini penting karena Telegram sempat absen dari platform smartwatch milik Google selama beberapa tahun. Dengan aplikasi resmi baru, pengalaman memakai Telegram di pergelangan tangan terasa lebih dekat ke versi ponsel.
Chat tidak lagi terpotong
Pembaruan terbesar ada pada akses percakapan yang lebih utuh. Jika sebelumnya aplikasi smartwatch umumnya hanya menampilkan cuplikan pesan, versi baru Telegram di Wear OS memungkinkan pengguna menggulir isi chat lengkap tanpa harus membuka ponsel.
Telegram juga menyebut riwayat percakapan kini bisa dibaca dengan lebih nyaman dari jam tangan pintar. Ini membuat komunikasi harian tidak lagi bergantung penuh pada smartphone untuk sekadar mengecek isi pesan panjang.
Voice note ikut masuk ke jam tangan
Selain teks, Telegram di Wear OS kini mendukung pesan suara secara penuh. Pengguna bisa mendengarkan voice note yang diterima, lalu merekam dan mengirim pesan suara baru langsung dari smartwatch.
Dukungan ini membuat aplikasi terasa jauh lebih fungsional dibandingkan versi smartwatch yang biasanya hanya sebatas penerima notifikasi. Telegram juga memperluas dukungan media agar pengalaman di Wear OS lebih mendekati aplikasi ponsel.
Foto, video, dan kontrol chat tersedia
Di versi terbaru, pengguna juga bisa melihat foto, video, video message, dan pratinjau lokasi yang dibagikan dalam percakapan. Kehadiran fitur-fitur itu membuat Telegram di Wear OS tidak lagi terasa seperti layar kecil untuk membaca pesan singkat saja.
Selain konsumsi konten, ada juga opsi pengelolaan chat dari smartwatch. Pengguna dapat menyematkan percakapan penting, membisukan chat tertentu, dan menghapus chat langsung dari perangkat wearable.
Kembali setelah sempat hilang dari Play Store
Kembalinya Telegram ke Wear OS menjadi sorotan karena aplikasi sebelumnya dihapus dari Play Store pada 2021. Selama beberapa tahun, pengguna smartwatch Android harus mengandalkan notifikasi atau solusi pihak ketiga untuk mengakses Telegram dari pergelangan tangan.
Dengan aplikasi resmi baru, pengguna perangkat seperti Galaxy Watch, Pixel Watch, dan smartwatch Wear OS lainnya kembali mendapat akses native ke Telegram. Ini memberi fleksibilitas lebih tanpa harus selalu mengandalkan ponsel di dekatnya.
Pembaruan yang sama juga membawa dukungan rich text yang lebih canggih untuk bot, fitur AI Guardians untuk moderasi grup, dukungan tautan pada opsi polling, serta kemampuan membuka file Markdown (.md) langsung dari browser Telegram. Rangkaian ini menunjukkan Telegram sedang memperluas fungsi layanan di berbagai perangkat sekaligus menambah sisi produktivitas bagi pengguna.
Source: www.medcom.id






