Tecno Pop X 5G hadir sebagai salah satu opsi baru di segmen entry level yang menawarkan paket spesifikasi cukup agresif untuk harga tiga jutaan. Ponsel ini menyasar pengguna yang ingin perangkat 5G terjangkau, tetapi tetap menginginkan layar cepat, baterai besar, dan fitur yang terasa lebih lengkap untuk pemakaian harian.
Di kelas harga Rp3 jutaan, Tecno menempatkan Pop X 5G sebagai perangkat yang tidak hanya mengandalkan label murah. Kombinasi layar 120 Hz, baterai 6.500 mAh, dan dukungan fitur berbasis AI membuat ponsel ini terlihat lebih siap bersaing di pasar smartphone terjangkau.
Desain sederhana dengan kesan lebih rapi
Tecno Pop X 5G memakai pendekatan desain yang minimalis dengan tampilan depan penuh dan bezel tipis. Modul kameranya dibuat sederhana, sehingga keseluruhan bodi terlihat bersih dan tidak terlalu ramai.
Bagian belakang menggunakan material plastik, sedangkan area modul kamera mendapat sentuhan aluminium aerospace grade. Bobotnya sekitar 210 gram dengan dimensi 167,9 x 79,3 x 8,18 mm, sehingga perangkat ini masih terasa cukup kokoh saat digenggam.
Untuk perlindungan, ponsel ini sudah membawa sertifikasi IP64. Tecno juga menyebut perangkat ini memiliki standar mil stdh, yang menunjukkan ketangguhan terhadap benturan ringan dalam pemakaian sehari-hari.
Layar 6,78 inci dengan refresh rate 120 Hz
Sektor layar menjadi salah satu daya tarik utama Tecno Pop X 5G. Perangkat ini mengusung panel LCD 6,78 inci dengan resolusi HD plus 720 x 1576 piksel, ukuran yang terasa lega untuk menonton video, bermain gim ringan, atau menjelajah media sosial.
Refresh rate 120 Hz menjadi nilai tambah penting karena membuat perpindahan antarlayar terasa lebih mulus. Layar ini juga memiliki touch sampling rate 240 Hz dan tingkat kecerahan hingga 560 nits, sehingga tetap membantu keterbacaan saat dipakai di luar ruangan.
Ditenagai Dimensity 6400 dan RAM hingga 6 GB
Tecno membekali Pop X 5G dengan chipset MediaTek Dimensity 6400 yang mendukung jaringan 5G. Kehadiran chipset ini menegaskan fokus perangkat pada konektivitas cepat untuk kebutuhan internet modern.
Untuk mendukung multitasking, tersedia pilihan RAM LPDDR4X 4 GB dan 6 GB. Penyimpanan internalnya menggunakan kapasitas 128 GB dengan teknologi UFS 2.2, sementara slot microSD masih tersedia untuk ekspansi hingga 2 TB.
Kamera harian dan baterai besar
Di bagian belakang, Tecno Pop X 5G membawa kamera utama 13 megapiksel untuk kebutuhan dokumentasi harian. Di sisi depan tersedia kamera 8 megapiksel yang bisa digunakan untuk selfie dan panggilan video.
Ponsel ini juga mendukung perekaman video hingga Full HD dengan pilihan 30 hingga 60 fps. Dukungan ini membuat hasil rekaman terasa cukup fleksibel untuk kebutuhan konten singkat atau dokumentasi sederhana.
Kekuatan lain ada pada baterai 6.500 mAh yang tergolong besar untuk kelasnya. Pengisian daya juga sudah mendukung fast charging 45 watt, sehingga proses isi ulang tidak terlalu lama untuk kapasitas sebesar itu.
Android 16 dan fitur AI bawaan
Tecno Pop X 5G berjalan dengan Android 16 dan antarmuka HiOS 16. Di dalamnya, Tecno menyisipkan beberapa fitur berbasis AI untuk membantu aktivitas harian agar lebih praktis.
Fitur tersebut mencakup peredam kebisingan AI untuk panggilan, asisten WhatsApp, asisten penulisan AI, AI Eraser 2.0, AI image extender, dan AI Flash Snap. Kehadiran fitur-fitur ini membuat ponsel entry level ini terasa lebih modern dibanding banyak kompetitornya.
Konektivitas jadi nilai jual tambahan
Selain jaringan 5G, Tecno juga menambahkan dukungan 4×4 MIMO dan agregasi operator 5G Plus. Kombinasi ini ditujukan untuk menjaga koneksi tetap stabil saat perangkat digunakan untuk aktivitas online yang padat.
Ada pula fitur Freelink Communication yang memungkinkan perangkat terhubung langsung dengan perangkat terdekat tanpa bergantung pada jaringan seluler tradisional. Di segmen smartphone murah, fitur seperti ini menjadi pembeda yang cukup menarik.
Soal harga, Tecno Pop X 5G dibanderol mulai Rp3,2 juta untuk varian 4+128 GB dan Rp3,5 juta untuk varian 6+128 GB. Perangkat ini dijadwalkan tersedia secara eksklusif melalui Amazon India pada 24 April, menjadikannya salah satu pilihan 5G yang cukup agresif di kelas harga tiga jutaan.
