Menjadi host olahraga di Piala Dunia 2026 menuntut Evelina Tan untuk terus mengejar informasi yang bergerak cepat. Tantangan terbesarnya bukan semata jadwal siaran yang dapat berlangsung hingga larut malam, melainkan cerita, statistik, dan drama baru yang muncul setiap hari.
Skala turnamen membuat persiapan di depan kamera tidak bisa dilakukan secara singkat. Evelina perlu memahami banyak konteks agar pembahasan tetap akurat, sekaligus enak diikuti oleh penonton dengan pengetahuan sepak bola yang berbeda-beda.
Ia mengatakan setiap pertandingan dapat menghasilkan bahan baru yang harus dipelajari sebelum program dimulai. Mulai dari perubahan statistik, perjalanan sebuah tim, hingga cerita personal pemain dapat menjadi bagian penting dalam siaran.
“Jujur, tantangan terbesarnya bukan cuma soal begadang. Piala Dunia itu event yang sangat besar, jadi setiap hari selalu ada cerita baru, statistik baru, dan drama baru yang harus dipelajari,” kata Evelina.
Data Harus Akurat, Pembahasan Tetap Menghibur
Bagi Evelina, data pertandingan tidak cukup hanya disampaikan dalam bentuk angka. Informasi itu harus dikemas dengan cara yang menarik agar penonton yang mengikuti detail permainan maupun mereka yang menikmati suasana turnamen tetap dapat memahami pembahasannya.
Tuntutan tersebut membuat peran host olahraga menjadi lebih luas daripada membacakan hasil pertandingan. Host perlu menyusun konteks yang membantu penonton melihat alasan sebuah laga, pemain, atau momen tertentu layak diperhatikan.
Menjelang siaran, Evelina mempelajari statistik pertandingan dan sejarah tim di ajang Piala Dunia. Ia juga mencari fakta unik tentang para pemain untuk memperkaya materi obrolan selama program berlangsung.
Detail pelafalan nama pemain turut menjadi perhatian dalam persiapannya. Beberapa nama dinilai cukup menantang, sehingga ia berlatih berulang kali sebelum tampil di depan penonton.
Bekal Sederhana Menjaga Kondisi Saat Siaran
Di luar catatan pertandingan, Evelina menyiapkan sejumlah barang sederhana untuk menunjang kondisi dan suasana hati selama bekerja. Menurut hot.detik.com, minyak kayu putih, permen mint, dan makanan manis menjadi barang yang biasa dibawanya.
“Paling beberapa hal wajib yang selalu Eve bawa itu: minyak kayu putih, permen mint, dan makanan manis buat jadi moodbooster aja sih hihihi,” ujar Evelina. Bekal tersebut melengkapi rutinitasnya dalam membaca data dan mengenali pemain sebelum siaran.
Sepak Bola Lebih dari Hasil Akhir
Keterlibatannya sebagai host mengubah cara Evelina memandang sepak bola. Sebelumnya, ia mengaku lebih sering melihat sebuah pertandingan dari hasil akhirnya, yakni tim yang menang dan kalah.
Setelah mendalami dunia olahraga, ia melihat sepak bola sebagai ruang yang mempertemukan banyak orang dari budaya, bahasa, dan negara yang berbeda. Menurutnya, cerita di balik setiap tim juga dapat membuka pemahaman tentang sejarah bangsa, karakter masyarakat, dan identitas suatu negara.
Untuk tim yang dijagokannya, Evelina memilih Spanyol. Ia tertarik pada permainan tim tersebut serta regenerasi pemain yang dinilainya berani memberi panggung bagi talenta muda.
Evelina menilai para pemain muda Spanyol mempunyai potensi menjadi bintang sepak bola dunia pada tahun-tahun mendatang. Karena itu, perjalanan tim tersebut menjadi salah satu hal yang ingin terus dikawalnya sepanjang Piala Dunia 2026.
Source: hot.detik.com






