Survei Ungkap Kesetiaan iPhone Makin Tak Tergoyahkan, Android Mulai Terdesak?

Survei terbaru menunjukkan loyalitas pengguna iPhone masih berada di level yang sangat tinggi dan jauh di atas pengguna Android. Temuan ini membuat persaingan di pasar smartphone kembali menyoroti satu hal penting: Apple tampak semakin sulit ditinggalkan, sementara Android masih harus menjaga basis penggunanya agar tidak bergeser.

Data tersebut berasal dari SellCell, platform trade-in perangkat, yang mewawancarai 5.000 pengguna smartphone di Amerika Serikat. Hasil survei memperlihatkan bahwa kesetiaan konsumen terhadap merek smartphone kini cukup kuat, tetapi iPhone tetap memimpin dengan jarak yang lebar.

iPhone masih jadi merek paling sulit ditinggalkan

SellCell mencatat loyalitas pengguna iPhone mencapai 96,4% pada 2026. Angka ini naik dibandingkan 91,9% pada 2021, dan hanya 3,6% responden pengguna iPhone yang menyatakan akan pindah ke merek lain.

Tingginya angka tersebut tidak lepas dari kedekatan emosional pengguna dengan Apple. Sebanyak 60,8% responden menyebut mereka bertahan karena memang menyukai Apple, sedangkan 17,4% lainnya menilai ekosistem Apple menjadi alasan utama untuk tetap memakai iPhone.

Di sisi lain, kelompok kecil yang berniat pindah mengeluhkan harga perangkat yang makin mahal. Sebagian juga menilai beberapa fitur iPhone masih tertinggal dari pesaingnya.

Samsung dan Google muncul sebagai alternatif utama

Bagi pengguna iPhone yang mulai melirik perangkat lain, Samsung menjadi tujuan paling populer. Sebanyak 69,7% dari mereka memilih Samsung, sementara 20,2% lainnya mempertimbangkan Google sebagai pilihan berikutnya.

Pola ini juga terlihat pada pengguna Android, meski arah perpindahannya lebih beragam. Mayoritas pengguna Android yang ingin berganti perangkat masih memilih sesama merek Android seperti Samsung atau Google, namun 26,8% di antaranya justru mengaku tertarik pindah ke iPhone.

Data itu menunjukkan Apple tidak hanya kuat mempertahankan pengguna lama, tetapi juga masih menarik bagi sebagian pengguna Android. Kondisi ini ikut memberi tekanan pada vendor Android yang harus bersaing menjaga pengalaman, ekosistem, dan nilai jangka panjang agar konsumen tidak berpindah.

Android masih kuat, tetapi lebih mudah goyah

Jika dibandingkan langsung, pengguna Android tercatat hampir empat kali lebih berpeluang pindah perangkat daripada pengguna iPhone dalam survei tersebut. Meski begitu, loyalitas Android tetap tergolong tinggi di angka 86,4%, dengan sekitar 13,6% responden mengaku sedang mempertimbangkan untuk berganti merek.

Angka ini menegaskan bahwa Android belum kehilangan basis pengguna besar. Namun, tingkat kerentanan berpindah merek membuat posisinya terlihat kurang kokoh dibandingkan iPhone, terutama ketika konsumen mulai menghitung stabilitas pengalaman penggunaan dan kesesuaian ekosistem.

SellCell juga mencatat loyalitas di kubu Android sempat melemah pada 2021, lalu pulih cukup jauh pada 2026. Pemulihan itu membantu, tetapi belum cukup untuk menyaingi dominasi loyalitas iPhone yang terus menguat.

Lama pemakaian memperlihatkan perbedaan yang jelas

Perbedaan loyalitas juga terlihat dari durasi pengguna mempertahankan ponselnya. Sebanyak 83,8% pengguna iPhone tercatat tetap memakai perangkatnya lebih dari lima tahun.

Pada pengguna Android, angkanya jauh lebih rendah, yakni 33,8%. Selisih ini menunjukkan pengguna iPhone cenderung lebih lama bertahan dalam satu ekosistem, sedangkan pengguna Android lebih fleksibel untuk berganti perangkat atau merek.

Di antara merek Android, Samsung mencatat loyalitas 90,1% pada 2026, naik dari 74% pada 2021. Google juga membukukan kenaikan menjadi 86,8% dari 65,2% pada periode yang sama, menandakan persaingan di dalam ekosistem Android masih hidup dan belum kehilangan pijakan.

Seluruh data tersebut menggambarkan pasar smartphone yang makin dipengaruhi oleh loyalitas merek, ekosistem, dan kebiasaan pemakaian jangka panjang. Apple masih unggul jauh dalam mempertahankan penggunanya, sementara Android tetap memiliki basis kuat tetapi perlu bekerja lebih keras agar pengguna tidak semakin sering melirik iPhone.

Terkait