
Dorongan pemerintah untuk mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan membuat motor listrik semakin menarik bagi konsumen. Dengan subsidi Rp7 juta, sejumlah model kini hadir dengan harga yang jauh lebih mudah dijangkau untuk kebutuhan harian.
Skema ini juga disederhanakan agar pembeli tidak repot. Di dealer resmi, konsumen cukup memakai satu Nomor Induk Kependudukan atau NIK saat transaksi, lalu sistem akan memproses potongan jika data dinyatakan lolos verifikasi.
Model yang masuk daftar subsidi
Program tersebut hanya berlaku untuk motor listrik yang memenuhi syarat Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN minimal 40 persen. Ketentuan ini sekaligus memberi ruang lebih besar bagi industri lokal untuk tumbuh seiring meluasnya pasar kendaraan listrik.
Di antara model yang menonjol, Volta 401 ditawarkan di kisaran Rp9,9 jutaan setelah subsidi. Motor ini memakai tenaga 1.500W, baterai swap, dan jarak tempuh sekitar 60 km.
Volta 402 juga masuk daftar dengan harga sekitar Rp11–12 jutaan setelah subsidi. Model ini membawa tenaga lebih besar dan diarahkan untuk mobilitas yang lebih intens.
United ikut hadir lewat MX1200 dan T1800. United MX1200 dibanderol sekitar Rp8,8 jutaan setelah subsidi, dengan motor 1.200W dan jarak tempuh sekitar 60 km.
United T1800 berada di kisaran Rp23 jutaan setelah subsidi. Motor ini memakai tenaga 1.800W Bosch, dilengkapi riding mode, dan hadir dengan bodi yang lebih besar.
Pilihan dari Polytron dan Alva
Polytron tetap menjadi salah satu pemain kuat di pasar motor listrik Indonesia. Fox-R dijual sekitar Rp13,5 juta hingga Rp14,4 jutaan setelah subsidi, dengan motor 3.000W, baterai sekitar 3,7 kWh, dan jarak tempuh hingga 130 km.
Polytron Fox 200 juga mendapat potongan subsidi dengan harga sekitar Rp11,9 jutaan. Model ini memakai baterai lithium, fitur cruise control, dan desain yang lebih kompak.
Alva menyasar pengguna yang mengutamakan teknologi dan tampilan modern. Alva N3 dipasarkan mulai Rp11,5 jutaan dalam skema baterai, dengan konektivitas aplikasi dan desain futuristik.
Alva Cervo berada di kisaran Rp30 jutaan setelah subsidi. Motor ini menawarkan performa tinggi serta fitur smart riding mode.
Opsi paling terjangkau
Bagi pembeli dengan dana terbatas, Exotic Sterrato menjadi salah satu opsi termurah. Harga setelah subsidi berada di sekitar Rp5,7 jutaan dengan motor 800W dan jarak tempuh sekitar 50 km.
Greentech Unity juga masuk daftar dengan harga sekitar Rp8 jutaan setelah subsidi. Motor ini menggunakan baterai SLA dan mampu menempuh jarak hingga 90 km.
Cara mendapatkan potongan Rp7 juta
Proses untuk mendapatkan subsidi dibuat sederhana agar mudah diakses pembeli. Konsumen cukup datang ke dealer resmi dengan membawa e-KTP, lalu dealer akan memverifikasi data melalui sistem pemerintah.
Jika verifikasi berhasil, harga motor langsung dipotong Rp7 juta saat transaksi. Program ini hanya berlaku untuk satu unit per NIK agar bantuan tetap tepat sasaran.
Dengan ragam model yang semakin luas, pilihan motor listrik kini tidak lagi terbatas pada segmen tertentu. Konsumen bisa menyesuaikan kebutuhan mobilitas, fitur, dan anggaran tanpa harus meninggalkan insentif yang disediakan program.





