Strategy akhirnya mematahkan penurunan sembilan hari berturut-turut setelah perusahaan pembeli Bitcoin itu mengumumkan kerangka modal baru. Langkah ini langsung mengubah sentimen pasar karena memberi gambaran yang lebih jelas tentang kapan aset digital bisa dijual dan seberapa besar penjualannya.
Saham Strategy (MSTR) melonjak 12,6% ke $92,68 dan memangkas sebagian pelemahan bulanan, menurut Yahoo Finance. Di saat yang sama, perusahaan menegaskan bahwa pendekatan baru itu akan lebih terukur dan berbasis formula.
Kerangka baru yang mengubah nada pasar
Alih-alih membuka pekan dengan pengumuman pembelian Bitcoin seperti biasanya, Strategy menyampaikan bahwa USD Reserve miliknya telah naik menjadi $2,55 miliar. Perusahaan juga menyoroti “BTC Monetization Program” sebagai bagian dari kerangka pengelolaan modal yang baru.
Dalam kerangka itu, Strategy mengatakan dapat menghasilkan hingga $1,25 miliar dari penjualan Bitcoin untuk memperkuat kas. Dana tersebut akan dipakai untuk mendukung dividen dan kewajiban utang, di tengah kekhawatiran analis bahwa cadangan kas perusahaan mulai menipis.
Strategy juga membuka kemungkinan melakukan pembelian kembali saham biasa dan saham preferen secara sesekali untuk memanfaatkan “market dislocations”. Selain itu, perusahaan hanya akan menerbitkan saham biasa saat valuasinya berada pada premium terhadap enterprise value.
Sinyal untuk pemegang saham dan investor Bitcoin
Executive Chairman sekaligus co-founder Michael Saylor mengatakan dividen untuk Stretch (STRC) telah dinaikkan untuk kedelapan kalinya. Ia menyebut produk itu kini berada di jalur untuk menawarkan imbal hasil 12% per tahun melalui distribusi dua kali sebulan.
STRC naik 12,2% menjadi $83,67, tetapi masih jauh dari nilai pari $100 yang menjadi target perdagangannya. Pekan lalu, produk itu sempat turun serendah $71,25, dan ketika diperdagangkan di atas atau setidaknya pada level tersebut, Strategy menerbitkan lebih banyak STRC untuk membeli Bitcoin.
| Instrumen | Pergerakan Terbaru | Keterangan Penting |
|---|---|---|
| MSTR | Naik 12,6% ke $92,68 | Mematahkan penurunan sembilan hari berturut-turut |
| STRC | Naik 12,2% ke $83,67 | Masih di bawah nilai pari $100 |
| Bitcoin | Sekitar $60.200 | Naik 1,1% dalam sehari menurut CoinGecko |
Di pasar Bitcoin, aset digital itu diperdagangkan sekitar $60.200 pada Senin, naik 1,1% dalam sehari menurut CoinGecko. Namun, pekan lalu harganya sempat turun ke $58.200 saat tekanan jual pada STRC dan saham biasa Strategy makin dalam.
Analis menilai kerangka ini memberi jawaban atas kekhawatiran investor
Mark Palmer, managing director dan senior research analyst di Benchmark-StoneX, menyebut kerangka Strategy sebagai sesuatu yang “robust”. Ia mempertahankan rekomendasi “Buy” dan target harga $570, serta menilai pendekatan baru itu sebagai jawaban langsung atas kekhawatiran investor.
Palmer juga menulis bahwa Strategy kini menjadi pengelola aktif di kedua sisi struktur modalnya. Menurut dia, pendekatan itu merupakan sinyal positif yang signifikan bagi pemegang saham.
Meski demikian, tekanan belum sepenuhnya hilang. Saham Strategy masih turun hampir 42% dari $149,93 dalam sebulan terakhir, bertepatan dengan periode ketika perusahaan menjual 32 Bitcoin senilai $2,5 juta, yang menjadi penjualan pertamanya sejak 2022.
Cadangan Bitcoin masih sangat besar
Stok Bitcoin Strategy tidak berubah dan tetap berada di 847.363 Bitcoin. Dengan valuasi sekitar $51 miliar, portofolio itu masih mencatat sekitar $13,1 miliar kerugian belum terealisasi.
Di pasar prediksi Myriad milik Dastan, trader memperkirakan peluang 15% bahwa Strategy akan memegang lebih dari 1 juta Bitcoin sebelum akhir tahun. Angka itu naik tipis dari 14,5% pada pekan sebelumnya, menandakan ekspektasi pasar yang masih terbuka terhadap ekspansi kepemilikan aset digital perusahaan.
