Strategy kini memegang sekitar $65 miliar dalam Bitcoin dan posisinya terus menjadi salah satu barometer paling diperhatikan di pasar kripto. Dengan 843,738 BTC di neraca, perusahaan ini menguasai sekitar 4% dari pasokan tetap Bitcoin yang berjumlah 21 juta koin.
Skala itu lahir dari akumulasi yang konsisten selama lebih dari lima tahun. Co-founder sekaligus Executive Chairman Michael Saylor tetap mendorong pendekatan “buying the top forever”, meski rata-rata harga masuk perusahaan sudah naik ke atas $75,700 per Bitcoin.
Gelombang pembelian terbesar datang pada 2024
Pembelian Bitcoin terbesar Strategy terjadi pada November 2024, ketika perusahaan mengakuisisi 55,500 BTC dengan harga rata-rata $97,862. Nilai total transaksi itu mencapai $5.4 miliar dan melampaui akuisisi terbesar sebelumnya lebih dari $800 juta.
Pasar merespons cepat setelah pengumuman tersebut. Dalam hitungan jam, harga Bitcoin turun sekitar $4,000 ke bawah $94,000, atau sekitar 4% dari harga rata-rata yang dibayar Strategy.
Urutan kedua juga tercatat pada November 2024, saat Strategy membeli 51,780 BTC dengan harga rata-rata $88,627. Transaksi senilai $4.6 miliar itu dilakukan hanya sepekan sebelum pembelian terbesarnya dan langsung menaikkan kepemilikan perusahaan ke 331,200 BTC.
Reaksi pasar saat itu lebih bercampur. Bitcoin sempat melemah sesaat setelah pengumuman, lalu pulih dan mencapai level tertinggi harian $92,653, hanya 2% di bawah rekor tertingginya menurut data CoinGecko.
Pendanaan mulai bergeser ke saham preferen
Seiring membesarnya skala pembelian, strategi pendanaan perusahaan juga berubah. Pada April 20, Strategy membeli 34,200 BTC senilai $2.54 miliar dengan harga rata-rata $74,395, dan transaksi itu dibiayai lewat Stretch atau STRC, saham preferen pembayar dividen milik perusahaan.
Langkah tersebut menjadi pembelian Bitcoin terbesar ketiga sepanjang sejarah perusahaan. Setelah transaksi itu, total kepemilikan Strategy naik ke lebih dari 815,000 BTC dengan valuasi sekitar $62 miliar tak lama setelah pembelian.
STRC kembali dipakai pada May 18, ketika Strategy menambah 24,869 BTC senilai lebih dari $2.01 miliar dengan harga rata-rata $80,985. Pembelian itu menjadi yang keenam terbesar berdasarkan jumlah BTC dan mendorong rata-rata harga akuisisi perusahaan ke sekitar $75,701.
Dampaknya ke pasar tidak langsung positif. Dalam dua hari setelah pengumuman, harga Bitcoin turun hampir 4.5% ke $77,207, lalu sempat turun di bawah $75,000 pada akhir pekan itu untuk pertama kalinya dalam lebih dari sebulan.
Pembelian besar tetap berlanjut di 2026
Pada March 16, Strategy membeli 22,337 BTC senilai $1.57 miliar dengan harga rata-rata $70,194. Itu menjadi akuisisi terbesar ketiga perusahaan pada 2026 dan terbesar ketujuh sepanjang sejarah berdasarkan denominasi BTC.
Pembelian tersebut juga didorong oleh penjualan STRC, yang sesekali diterbitkan ketika diperdagangkan di atas $100. Dana hasil penerbitan kemudian dipakai perusahaan untuk membeli lebih banyak Bitcoin.
Berbeda dari banyak pembelian besar sebelumnya, pasar sempat bergerak naik setelah transaksi ini diumumkan. Bitcoin menembus $75,000 pada hari yang sama, meski kemudian terkoreksi lagi ke bawah $70,000 dalam beberapa hari berikutnya.
Jejak pembelian awal yang membentuk posisi sekarang
Salah satu pembelian awal terbesar Strategy terjadi pada Dec. 21, 2020, ketika perusahaan membeli 29,646 BTC dengan harga rata-rata $21,925 dan total belanja $650 juta. Saat itu, harga Bitcoin relatif tidak banyak berubah dalam 24 jam di sekitar pengumuman.
Ada pula pembelian 27,200 BTC yang diumumkan pada Nov. 11, 2024, dengan harga rata-rata $74,463 dan nilai total $2.03 miliar. Pembelian itu dilakukan dalam periode Oct. 31 hingga Nov. 10, saat Bitcoin bergerak di kisaran $72,000 hingga $80,000, lalu melonjak lebih dari 10% ke $88,637 pada hari pengumuman.
Rangkaian transaksi besar itu menunjukkan bagaimana Strategy membangun posisi lewat pembelian berulang di berbagai level harga. Dengan kepemilikan yang sudah mendekati dua dekade pasokan harian pasar dalam skala besar, perusahaan ini tetap menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dalam pergerakan harga Bitcoin.







