Stephen Chow Kembali Guncang Bioskop China, Kung Fu Soccer Tembus Rp1,21 Triliun dalam 2 Hari

Kembalinya Stephen Chow ke kursi sutradara langsung menghasilkan pembukaan besar untuk Kung Fu Soccer. Film ini meraup lebih dari 455 juta yuan, atau sekitar Rp1,21 triliun, hanya dalam dua hari pertama penayangan di China.

Angka itu bukan sekadar start kuat, melainkan juga ikut menghidupkan pasar bioskop China yang sempat lesu. Menurut Global Times, capaian tersebut menempatkan Kung Fu Soccer sebagai salah satu debut film terbesar pada musim panas 2026.

Nostalgia Shaolin Soccer Jadi Kekuatan Utama

Film ini diposisikan sebagai penerus spiritual dari Shaolin Soccer, karya Stephen Chow yang rilis pada 2001. Unsur nostalgia terhadap komedi absurd khas sang sutradara menjadi salah satu alasan penonton berbondong-bondong ke bioskop.

Kung Fu Soccer dibintangi Zhang Xiaofei, Dilraba, dan Lay Zhang, dengan cerita yang mengikuti tim sepak bola perempuan yang memadukan teknik bela diri Shaolin dan strategi sepak bola modern.

Deretan pemain lain seperti Carina Lau dan aktor Jepang Takeru Satoh turut memperkuat daya tarik film ini. Rilisan tersebut juga dibuat dalam banyak bahasa, mulai dari Mandarin, Kanton, Inggris, Korea, Jepang, hingga Thailand agar menjangkau pasar yang lebih luas.

Data UtamaDetailSumber
Pendapatan 2 hariLebih dari 455 juta yuan atau sekitar Rp1,21 triliunGlobal Times
Pangsa jadwal hari pertama48,2 persenMaoyan
Kontribusi pendapatan harianLebih dari 80 persen pendapatan bioskop harian di ChinaMaoyan
Pendapatan bioskop nasionalMenembus 300 juta yuan dalam sehari setelah 136 hariMaoyan

Dominasi Layar di Hari Pertama

Data platform tiket Maoyan menunjukkan film ini menguasai sekitar 48,2 persen jadwal penayangan nasional pada hari pertama. Kung Fu Soccer juga menyumbang lebih dari 80 persen pendapatan bioskop harian di China.

Efeknya terasa luas karena total pendapatan bioskop nasional kembali menembus 300 juta yuan dalam sehari untuk pertama kalinya setelah 136 hari. Momentum rilis ini juga bertepatan dengan tingginya perhatian publik terhadap gelaran Piala Dunia FIFA 2026.

Respons Penonton Campuran, Tapi Tetap Menguasai Pembicaraan

Meski performa komersialnya sangat kuat, respons penonton di Douban tidak sepenuhnya seragam. Film ini mendapat skor 6,6 dari 10, dengan sebagian penonton memuji keberanian Stephen Chow mengangkat perspektif tim perempuan.

Di sisi lain, ada juga penilaian yang menyebut alur ceritanya masih mengandalkan formula lama dan efek visualnya belum sepenuhnya memenuhi standar blockbuster modern. Terlepas dari pro dan kontra itu, Kung Fu Soccer tetap menjadi salah satu film Asia yang paling banyak diperbincangkan tahun ini.

Film tersebut dijadwalkan mulai tayang di bioskop Indonesia pada 12 Agustus 2026.

Source: mediaindonesia.com
Terkait