Pendaftaran SPMB SMA 2026 mulai dibuka hari ini di sejumlah provinsi, dan urutan langkahnya menjadi penentu sejak awal. Calon murid yang terlambat menyiapkan akun, dokumen, atau jalur pilihan berisiko tertinggal dari jadwal seleksi yang sudah berjalan bertahap.
Sistem Penerimaan Murid Baru ini menggantikan PPDB dan umumnya dilakukan secara daring melalui portal resmi pemerintah daerah. Di beberapa wilayah, layanan luring tetap disediakan untuk pendaftar yang mengalami kendala akses internet.
Urutan pendaftaran yang perlu dipahami
Alur SPMB tidak dimulai dari memilih sekolah, melainkan dari pengajuan akun pada portal daerah masing-masing. Pada tahap ini, calon murid biasanya mengisi data dasar seperti NISN, NIK, dan tanggal lahir, lalu mencetak bukti ajuan akun.
Setelah itu, akun masuk ke tahap verifikasi dan aktivasi. Di fase ini, data diperiksa dan berkas persyaratan administrasi diunggah agar akun bisa dipakai untuk mendaftar jalur yang tersedia.
Jika akun sudah aktif, pendaftar baru bisa memilih jalur penerimaan dan sekolah tujuan. Jalur yang umum tersedia meliputi domisili atau zonasi, afirmasi, prestasi, dan mutasi, dengan syarat dokumen yang berbeda pada tiap jalur.
Usai pendaftaran masuk, panitia melakukan verifikasi lanjutan dan seleksi sesuai kriteria jalur yang dipilih. Hasil seleksi kemudian diumumkan mengikuti jadwal resmi di masing-masing daerah, sebelum peserta yang lolos masuk ke tahap daftar ulang.
DKI Jakarta memulai dari jalur afirmasi
Di DKI Jakarta, pendaftaran SPMB SMA 2026 dibuka pada 15 Juni 2026 melalui jalur afirmasi. Calon murid baru wajib berdomisili di Jakarta dan tercatat dalam Kartu Keluarga paling lambat 15 Juni 2025.
Persyaratan lain mencakup status bukan siswa aktif di jenjang SMA, baik negeri maupun swasta, serta batas usia maksimal 21 tahun pada 1 Juli 2026. Dokumen yang perlu disiapkan antara lain Kartu Keluarga, nilai rapor kelas 7 sampai kelas 9 semester satu, poster rapor pendidikan sekolah, dan surat pertanggungjawaban mutlak keabsahan dokumen.
Jalur afirmasi di Jakarta mencakup beberapa kelompok, mulai dari anak panti dan anak tenaga kesehatan yang meninggal dalam penanganan Covid-19, penyandang disabilitas, hingga pemegang kartu anak Jakarta seperti KJP Plus, Mitra Trans Jakarta, KJP, dan PIP.
Untuk penyandang disabilitas, pendaftaran dibuka pada 15 Juni serta 17 sampai 18 Juni 2026. Jalur prestasi, baik akademik maupun non-akademik, dibuka serentak pada 15 hingga 18 Juni 2026, sedangkan jalur mutasi berlangsung pada 15 hingga 30 Juni 2026 dan dilanjutkan verifikasi dokumen.
Jalur domisili di Jakarta dijadwalkan pada 29 Juni hingga 1 Juli 2026. Sebelumnya, prapendaftaran SPMB DKI Jakarta 2026 untuk jenjang SMP, SMA, dan SMK telah dibuka sejak 19 Mei 2026 pukul 08.00 WIB dan ditutup pada 10 Juni 2026 pukul 12.00 WIB melalui portal Sidanira.
Jakarta juga menyiapkan SPMB Bersama 2026, program yang memberi akses pendidikan di sekolah swasta tanpa biaya bagi calon peserta didik dari keluarga penerima bantuan sosial di Ibu Kota.
Jadwal di Jawa Barat, Sumatera Barat, dan daerah lain
Di Jawa Barat, pendaftaran SPMB 2026 Tahap 1 dimulai pada 15 Juni 2026 dengan kuota SMA untuk domisili 35 persen, prestasi 30 persen, afirmasi 30 persen, dan mutasi 5 persen. Registrasi dan verifikasi dokumen tahap ini berlangsung pada 15 sampai 19 Juni 2026, pengumuman hasil seleksi pada 24 Juni 2026, lalu daftar ulang pada 26 sampai 29 Juni 2026.
Tahap 2 di Jawa Barat dibuka pada 30 Juni sampai 6 Juli 2026 untuk registrasi dan verifikasi dokumen. Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 10 Juli 2026, kemudian daftar ulang pada 13 sampai 14 Juli 2026.
Di Sumatera Barat, pendaftaran dibagi menjadi tiga tahap. Tahap 1 untuk afirmasi dan mutasi berlangsung 22 sampai 23 Juni 2026, Tahap 2 untuk prestasi akademik dan nonakademik pada 27 sampai 29 Juni 2026, dan Tahap 3 jalur domisili pada 3 sampai 5 Juli 2026.
Sulawesi Utara membuka pendaftaran SPMB SMA/SMK 2026 sejak 2 Juni 2026. Batas pendaftaran ditetapkan sampai 24 Juni 2026, pengumuman pada 26 Juni 2026, dan lapor diri pada 29 Juni sampai 3 Juli 2026.
Di Riau, aktivasi akun dan persiapan dimulai pada 8 Juni 2026 pukul 08.00 WIB. Pendaftaran negeri dibuka 10 Juni 2026 pukul 08.00 WIB sampai 19 Juni 2026 pukul 13.00 WIB, sedangkan pendaftaran swasta berlangsung 22 Juni 2026 pukul 10.00 WIB sampai 26 Juni 2026 pukul 12.00 WIB.
Dokumen dan alur teknis yang kerap jadi penentu
Lampung menjalankan alur daring yang menitikberatkan pada ajuan pendaftaran online, pemilihan sekolah tujuan, verifikasi oleh operator sekolah, dan pengecekan hasil seleksi. Banten juga memakai pendaftaran daring, tetapi tetap menyediakan opsi luring jika ada kendala teknis.
Di Banten, calon murid perlu menyiapkan ijazah atau surat keterangan lulus, akta kelahiran atau surat keterangan lahir, foto berwarna latar merah, dan foto selfie di depan rumah domisili dengan fitur geotagging. Untuk jalur prestasi akademik SMA Negeri, peserta dapat memilih dua satuan pendidikan dengan urutan prioritas dan boleh mengganti pilihan satu kali dalam sehari selama masa pendaftaran, kecuali pada jalur mutasi.
Dengan jadwal yang berbeda di tiap provinsi, kesalahan paling sering bukan pada tes atau seleksi, melainkan pada urutan administrasi sejak awal. Karena itu, pengajuan akun, verifikasi dokumen, pilihan jalur, dan daftar ulang perlu dipantau ketat agar tidak meleset dari tenggat daerah masing-masing.







