Mbappe Pecahkan Rekor Lagi, Prancis Lolos ke Semifinal dengan Dominasi Baru

Author: Cung Media

Prancis tidak sekadar lolos ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Maroko 2-0. Kemenangan itu juga memperlihatkan betapa besar pengaruh Kylian Mbappe di turnamen ini, baik lewat rekor individu maupun kontribusinya untuk Les Bleus.

Dua gol kemenangan Prancis dicetak oleh Mbappe dan Ousmane Dembele. Di saat hasil akhir sudah mengantar tim asuhan Prancis ke empat besar, deretan angka yang menyertai laga ini justru membuat kemenangan tersebut terasa lebih besar dari sekadar skor.

Mbappe Makin Dekat ke Status Legenda

Kylian Mbappe mencatat penampilan ke-20 di Piala Dunia saat usianya baru 27 tahun dan 201 hari. Catatan itu menjadikannya pemain termuda yang mencapai angka tersebut, melampaui rekor lama milik Wladislaw Smuda.

Smuda sebelumnya mencapai jumlah penampilan yang sama pada usia 28 tahun dan 34 hari. Rekor baru ini menegaskan betapa konsistennya Mbappe tampil di level tertinggi sejak usia sangat muda.

Bouaddi Menyusul Jejak Pemain-Pemain Besar

Ayyoub Bouaddi juga mencuri perhatian meski Maroko harus tersingkir. Pada usia 18 tahun dan 280 hari, ia menjadi pemain termuda kedua setelah Pele yang tampil di perempat final Piala Dunia 2026.

Bouaddi juga tercatat sebagai pemain termuda kedua setelah Pele yang sudah mengoleksi lima penampilan di Piala Dunia. Untuk pemain muda, pencapaian itu memberi gambaran seberapa cepat ia masuk ke panggung besar.

Pemain Catatan Utama Usia Saat Mencapai Catatan
Kylian Mbappe Penampilan ke-20 di Piala Dunia 27 tahun 201 hari
Ayyoub Bouaddi Tampil di perempat final Piala Dunia 2026 18 tahun 280 hari
Ayyoub Bouaddi Sudah mencatat lima penampilan di Piala Dunia Termuda kedua setelah Pele

Rekor Afrika Baru untuk Bouaddi

Masih dari catatan individualnya, Bouaddi juga menjadi pemain termuda dari benua Afrika yang telah tampil lima kali di Piala Dunia. Rekor itu menambah bobot penampilannya di turnamen, terlepas dari hasil akhir yang diterima Maroko.

Pencapaian semacam ini sering menunjukkan bahwa level kompetisi tidak hanya membentuk pemain senior. Pada kasus Bouaddi, usia muda justru datang bersama pengalaman yang sudah sangat padat di turnamen terbesar sepak bola dunia.

Mbappe Masih Terlalu Sulit Dikejar

Mbappe kini menjadi satu-satunya pemain yang membukukan 10 kontribusi gol di Piala Dunia. Rinciannya terdiri atas 8 gol dan 2 assist di Piala Dunia 2022, lalu kembali menambah 8 gol dan 2 assist di Piala Dunia 2026.

Gabungan dua turnamen itu memperlihatkan konsistensi yang jarang terjadi. Saat banyak pemain bergantung pada satu edisi turnamen, Mbappe justru menjaga produktivitasnya di panggung yang berbeda.

Prancis Punya Mesin Serang Paling Berbahaya

Gol Dembele ke gawang Maroko ikut menegaskan ancaman Prancis di lini depan. Mbappe dan Dembele kini menjadi pasangan kedua setelah Ronaldo dan Rivaldo yang sama-sama mencetak lebih dari lima gol untuk negaranya di Piala Dunia.

Di Piala Dunia 2026, Mbappe sudah mengoleksi delapan gol dan Dembele mencetak lima gol. Kombinasi itu membuat Prancis terlihat sangat siap menghadapi fase-fase paling sulit dalam turnamen.

Selain mengantar Prancis ke semifinal, kemenangan ini juga mengangkat sederet pencapaian yang menguatkan status Les Bleus sebagai tim dengan keseimbangan antara hasil dan rekor. Di satu sisi ada tiket empat besar, di sisi lain ada Mbappe yang terus menambah jarak dari para pesaingnya dan Bouaddi yang menorehkan sejarah tersendiri.

Prancis kini melangkah dengan modal yang sangat lengkap, karena kemenangan atas Maroko tidak hanya menutup laga dengan clean sheet, tetapi juga mempertegas bahwa turnamen ini masih sangat ramah bagi para pemain yang sedang berada di puncak performa.

Source: www.medcom.id
Terbaru