Ketika kebutuhan dana tunai naik di pertengahan tahun, banyak orang mulai membandingkan layanan pinjaman digital yang tampil cepat dan terlihat mudah diakses. Di antara Shopee, GoPay Pinjam, LazBon, dan GrabModal, selisih biaya akhirnya bisa terasa jauh berbeda karena bunga bukan satu-satunya komponen yang harus dibayar.
Perbandingan ini penting karena total kewajiban juga dipengaruhi biaya layanan, provisi, pajak, dan denda keterlambatan. Direktur Utama PT Lentera Dana Nusantara, Jonathan Christianto, menekankan bahwa pengguna perlu memahami komponen biaya, tenor, dan rincian pembayaran agar keputusan finansial bisa disesuaikan dengan kemampuan mereka.
Shopee menawarkan skema paling sederhana di awal
SPinjam milik Shopee menetapkan suku bunga tetap mulai dari 1,8% per bulan atau setara 0,06% per hari. Untuk pinjaman pertama, layanan ini juga membebaskan biaya administrasi.
Dengan simulasi Rp1,5 juta selama 3 bulan, cicilan berada di kisaran Rp527.000 per bulan. Jika tenor diperpanjang menjadi 6 bulan, cicilan turun ke sekitar Rp277.000 per bulan.
GoPay Pinjam terlihat rendah, tetapi biaya tambahannya berlapis
GoPay Pinjam yang dikelola Findaya mematok bunga flat di kisaran 1,11% hingga 2,69% per bulan. Besarannya ditentukan oleh profil risiko akun dan tenor pinjaman.
Pengguna tetap perlu memperhitungkan biaya layanan mulai 1,95% per bulan, provisi 1% hingga 5,3% yang dipotong di awal, serta PPN 11% dari total biaya layanan. Untuk pelaku usaha, tersedia GoPay Pinjam Modal atau GoModal dengan bunga 0,99% hingga 3% per bulan dan biaya admin 0% sampai 3%.
Lazada berada di level menengah dengan potongan awal yang masih terasa
LazBon merupakan fitur pinjaman tunai hasil kerja sama Lazada dengan beberapa mitra fintech lending resmi dalam koridor regulasi OJK. Rata-rata bunganya berada di rentang 1,5% hingga 3,5% per bulan dan menyesuaikan skor kredit konsumen.
Biaya tambahan mencakup provisi atau admin sebesar 1% hingga 5% yang langsung dipotong dari dana pencairan. Jika terlambat membayar, denda mengikuti aturan terbaru OJK dan AFPI dengan batas maksimal 0,1% hingga 0,3% per hari dari sisa pokok pinjaman.
Grab lebih cocok untuk ekosistem produktif internal
GrabModal berjalan melalui OVO Finansial dan menyasar mitra pengemudi lewat GrabModal Narik serta mitra merchant melalui GrabModal Mantul. Untuk GrabModal Narik, bunga dipatok flat 4,0% per bulan, sedangkan GrabModal Mantul berada di rentang 3,0% hingga 5,0% per bulan.
Grab menyebut pemotongan sudah dihitung terbuka sejak awal penawaran sehingga tidak ada biaya admin tambahan tersembunyi. Sistem pembayarannya memakai potong saldo otomatis dari pendapatan harian mitra, dan sebagian besar program ini bebas denda harian serta dilengkapi fitur jeda bayar saat mitra libur beroperasi.
Gambaran biaya yang paling mudah dibaca
| Layanan | Biaya utama |
|---|---|
| Shopee SPinjam | Bunga mulai 1,8% per bulan, biaya admin pertama dibebaskan |
| GoPay Pinjam | Bunga 1,11%–2,69% per bulan, plus biaya layanan, provisi, dan PPN |
| LazBon | Bunga 1,5%–3,5% per bulan, plus provisi 1%–5% dan denda keterlambatan |
| GrabModal | Bunga 4,0% per bulan untuk Narik dan 3,0%–5,0% per bulan untuk Mantul |
Dari sisi bunga awal, Shopee dan GoPay Pinjam tampak lebih rendah pada kondisi tertentu. Namun, biaya total tetap perlu dilihat bersama provisi, pajak, dan denda agar pilihan yang diambil benar-benar sesuai dengan kemampuan bayar.
Source: teknologi.bisnis.com






