Sekolah Rakyat kini diposisikan bukan sekadar sebagai layanan pendidikan, melainkan sebagai pintu masuk untuk memperbaiki ekonomi keluarga penerima manfaat. Di Kabupaten Katingan, Menteri Sosial Saifullah Yusuf mendorong agar program ini dipakai untuk memutus rantai kemiskinan melalui intervensi yang menyentuh rumah tangga secara langsung.
Pendekatan yang dibangun Kementerian Sosial menggabungkan pendidikan anak, perbaikan kondisi rumah, bantuan sosial lengkap, dan dukungan PBI-JKN. Pemerintah juga menyiapkan jalur agar produk orang tua siswa bisa masuk ke Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih sehingga keluarga mendapat peluang penguatan ekonomi yang lebih nyata.
Pendidikan dan ekonomi keluarga disatukan
Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah Yusuf, menilai perkembangan siswa Sekolah Rakyat sudah terlihat di beberapa aspek penting. Ia menyebut anak-anak kini lebih percaya diri, kondisi fisik mereka membaik, lebih disiplin, lebih berani berbicara di depan umum, dan makin mampu mengikuti pembelajaran berbasis Learning Management System atau LMS.
Pernyataan itu disampaikan saat program tersebut diintegrasikan untuk keluarga penerima manfaat di Kabupaten Katingan. Pemerintah memandang sekolah sebagai bagian dari strategi yang lebih luas, bukan berdiri sendiri sebagai program pendidikan biasa.
Kementerian Sosial menempatkan Sekolah Rakyat sebagai sarana untuk menghubungkan anak dan keluarga dalam satu paket intervensi. Saat anak mendapat layanan pendidikan yang lebih terarah, orang tua juga diarahkan masuk ke program pemberdayaan agar manfaatnya tidak berhenti di ruang kelas.
Langkah itu diperkuat dengan bantuan rumah layak huni bagi keluarga yang membutuhkan. Di saat yang sama, keluarga penerima manfaat tetap didorong memperoleh bansos lengkap dan dukungan PBI-JKN agar beban dasar hidup mereka berkurang.
Gus Ipul mencontohkan bahwa rumah dapat dibantu supaya layak huni, lalu keluarga ikut program pemberdayaan pemerintah. Setelah itu, produk yang dimiliki orang tua siswa diupayakan masuk ke jalur pemasaran melalui Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih.
Dukungan daerah ikut menentukan
Pemerintah Kabupaten Katingan mendapat apresiasi dari Menteri Sosial karena dinilai memiliki komitmen kuat dalam menindaklanjuti program pengentasan kemiskinan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Dukungan daerah dipandang penting agar program strategis dari pusat benar-benar berjalan di lapangan.
Gus Ipul menyampaikan terima kasih kepada Bupati Katingan beserta jajaran atas komitmen mereka mengawal program tersebut. Di sisi lain, Bupati Katingan Saiful menyatakan daerahnya siap terus mengawal pelaksanaan program secara berkelanjutan demi memperluas kesejahteraan masyarakat.
Saiful juga menyampaikan penghargaan kepada Presiden Prabowo Subianto karena program itu ditempatkan di Kabupaten Katingan. Sikap itu menunjukkan adanya keselarasan antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjalankan agenda pengentasan kemiskinan.
Sekolah Rakyat mulai diperluas di Kalimantan Tengah
Sebelum pemaparan program, rombongan Kementerian Sosial disambut simulasi pembelajaran Fisika memakai smartboard. Acara itu juga diisi pertunjukan seni dari siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 23 Katingan.
Di Kalimantan Tengah, Sekolah Rakyat sudah hadir di empat titik, yaitu Kabupaten Katingan, Palangka Raya, Gunung Mas, dan Kotawaringin Timur. Kehadiran titik-titik ini menunjukkan model pendidikan terintegrasi mulai diperluas sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga dari akar masalahnya.
Dengan pola seperti ini, Sekolah Rakyat tidak hanya mengangkat kualitas belajar anak, tetapi juga menyasar penguatan ekonomi rumah tangga. Pemerintah berharap pendidikan, bantuan dasar, dan akses pemasaran bisa bergerak bersama agar keluarga penerima manfaat punya jalan lebih jelas menuju kemandirian.







