Samsung Galaxy A27 Datang dengan Banyak Kompromi, Ini yang Perlu Diwaspadai

Samsung Galaxy A27 terlihat membawa sejumlah peningkatan di atas kertas, tetapi beberapa keputusan desain dan spesifikasinya justru memunculkan kompromi yang cukup terasa. Untuk calon pembeli di kelas mid-range, detail-detail ini layak diperhatikan sebelum memutuskan membeli.

Perangkat yang diperkenalkan pada Juni 2026 sebagai penerus Samsung Galaxy A26 ini tidak sepenuhnya tampil lebih matang. Sejumlah aspek penting justru turun kelas atau tertinggal dari banyak rival yang kini makin agresif di segmen yang sama.

Kamera ultrawide yang turun kelas

Salah satu perubahan paling mencolok ada pada kamera ultrawide. GSMArena menyebut resolusinya hanya 5MP, turun dari Galaxy A26 yang masih memakai kamera ultrawide 8MP.

Penurunan ini berpotensi membuat hasil foto kurang tajam, terutama saat kondisi cahaya tidak ideal. Untuk pengguna yang sering memanfaatkan lensa ultrawide, langkah ini bisa terasa sebagai kemunduran.

Fingerprint masih terasa lama

Di saat banyak ponsel kelas serupa sudah memakai sensor sidik jari di dalam layar, Galaxy A27 masih bertahan dengan pemindai sidik jari side mounted. SamMobile menjelaskan bahwa sensor itu menyatu dengan tombol power di sisi bodi.

Secara fungsi memang tetap normal, tetapi penempatannya membuat perangkat terasa kurang modern. Kesan yang muncul bahkan mendekati ponsel entry level, meski kelas perangkat ini berada di segmen yang lebih tinggi.

Tahan air belum terlalu meyakinkan

Samsung Galaxy A27 hanya membawa sertifikasi IP64. Menurut Clarion UK, sertifikasi ini berarti perangkat tahan debu dan aman dari cipratan air.

Masalahnya, angka itu masih kalah meyakinkan dibanding banyak pesaing yang sudah membawa IP66, IP68, hingga IP69. Jika dibandingkan dengan pendahulunya, Galaxy A26 bahkan sebelumnya sudah mengantongi IP67.

AspekGalaxy A27Perbandingan
Kamera ultrawide5MPTurun dari Galaxy A26 yang memakai 8MP
FingerprintSide mountedMasih belum in display seperti banyak rival
Sertifikasi tahan airIP64Di bawah IP67 milik Galaxy A26 dan beberapa pesaing yang lebih tinggi
Pengisian daya25 wattTertinggal dari 45 watt, 80 watt, hingga 90 watt pada rival tertentu
Baterai5000 mAhMasih standar saat pesaing sudah ada di kisaran 6000 hingga 7000 mAh

Isi daya dan baterai tidak terlalu agresif

Galaxy A27 mendukung super fast charging 25 watt dan dipasangkan dengan baterai 5000 mAh. Samsung menyebut daya itu bisa mengisi baterai hingga 45 persen dalam 30 menit.

Angka tersebut terdengar cukup cepat, tetapi masih tertinggal dari sejumlah pesaing. REDMI Note 15 Pro 5G mendukung 45 watt, vivo V70 FE mencapai 90 watt, dan OPPO Reno 15F menawarkan hingga 80 watt.

Dari sisi kapasitas, baterai 5000 mAh juga tidak terlalu menonjol. Sejumlah kompetitor sudah berada di kisaran 6000 hingga 7000 mAh, sehingga keunggulan daya tahan Galaxy A27 tidak terlalu besar.

Pilihan RAM juga terbatas

Samsung Newsroom menyebut Galaxy A27 hanya hadir dalam dua varian RAM, yakni 6GB dan 8GB. Di saat banyak produsen masih memangkas spesifikasi, kapasitas itu tetap terasa kecil jika dibandingkan dengan rival yang sudah menawarkan 8GB hingga 12GB.

Varian 6GB menjadi pilihan yang paling rawan dipersoalkan. Untuk gaming, editing, rendering, dan multitasking, kapasitas itu dinilai kurang lancar, sehingga varian 8GB lebih aman dipilih.

Masih bisa dipertimbangkan, tapi tidak paling unggul

Kumpulan kompromi ini membuat Galaxy A27 tidak otomatis menjadi pilihan paling menarik di kelasnya. Ponsel ini tetap bisa dipertimbangkan, tetapi calon pembeli perlu menilai apakah kelemahannya sesuai dengan kebutuhan harian.

Jika prioritas ada pada kamera ultrawide yang lebih baik, fingerprint di dalam layar, sertifikasi tahan air yang lebih tinggi, baterai yang lebih besar, atau pengisian daya yang lebih kencang, ada banyak pesaing yang terlihat lebih agresif. Galaxy A27 akan lebih cocok dibeli saat kebutuhan pengguna memang pas dengan spesifikasi yang ditawarkan.

Source: www.idntimes.com

Terkait