Samsung memperluas lini penyimpanan eksternal di Indonesia dengan membawa microSD seri T7 dan T9. Dua produk ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan penyimpanan yang makin besar, dari aktivitas harian sampai pekerjaan kreatif yang menuntut performa lebih tinggi.
Langkah ini juga menegaskan fokus Samsung pada kecepatan akses data dan keamanan penyimpanan. Di tengah file foto, video, dan konten kreatif yang terus membesar, kartu memori semakin penting dalam alur kerja digital.
T7 untuk penggunaan harian
Samsung T7 diposisikan sebagai solusi serbaguna untuk pengguna yang membutuhkan penyimpanan praktis dan stabil. Segmen yang dibidik mencakup gamer kasual, kreator pemula, dan pengguna umum.
Untuk spesifikasi, T7 hadir dengan kapasitas hingga 1TB dan kecepatan baca hingga 170MB per detik. Kombinasi ini membuatnya cocok untuk aktivitas sehari-hari yang tetap memerlukan respons cepat.
Samsung menyebut T7 kompatibel dengan smartphone, tablet, dan laptop. Produk ini juga dinilai pas untuk konsol game portabel, sehingga pengguna tidak bergantung pada satu jenis perangkat saja.
T9 untuk kebutuhan lebih berat
Di atas T7, Samsung menempatkan T9 sebagai pilihan untuk kebutuhan yang lebih intensif. Produk ini menyasar editor video, konten kreator profesional, dan gamer berat.
T9 menawarkan kecepatan baca hingga 200MB per detik. Samsung juga membekalinya dengan fitur 6-proof protection untuk memberi perlindungan lebih saat kartu dipakai di berbagai kondisi.
Dengan spesifikasi tersebut, T9 diklaim lebih stabil untuk menangani file berukuran besar. Karakter ini membuatnya relevan untuk alur kerja yang melibatkan perekaman, pemindahan, dan pengelolaan data berat.
Samsung juga menyebut T9 tahan terhadap kondisi ekstrem. Karena itu, kartu memori ini diposisikan cocok untuk perangkat seperti drone dan kamera aksi yang sering dipakai di lapangan.
Strategi penamaan dan pasar yang dibidik
Bersamaan dengan peluncuran ini, Samsung memperkenalkan pendekatan baru dalam penamaan produk penyimpanannya. Seri T diartikan sebagai Trustworthiness yang menekankan keandalan, sedangkan seri P berarti Peace of Mind yang menonjolkan rasa aman.
Strategi penamaan tersebut dibuat agar konsumen lebih mudah memahami posisi tiap produk sesuai kebutuhan. Dengan pendekatan itu, Samsung mencoba menyederhanakan pilihan di tengah pasar penyimpanan yang makin beragam.
Peluncuran dua seri microSD ini juga tak lepas dari besarnya potensi pasar digital di Indonesia. Samsung melihat peluang itu dari tingginya jumlah pengguna media sosial dan pertumbuhan industri kreator yang terus meningkat.
Perusahaan mencatat ada lebih dari 180 juta pengguna media sosial di Indonesia. Basis pengguna sebesar itu menciptakan kebutuhan besar terhadap media penyimpanan, terutama saat produksi konten video dan foto makin masif.
Kebutuhan itu datang dari dua sisi sekaligus. Pengguna umum memerlukan ruang simpan tambahan untuk aktivitas mobile, sementara kreator profesional membutuhkan kecepatan dan kestabilan yang lebih konsisten untuk file besar.
Harga dan ketersediaan di Indonesia
Samsung menyiapkan beberapa varian kapasitas untuk masing-masing seri. Rentang harga dibedakan sesuai kapasitas dan kelas performa yang ditawarkan.
| Seri | Kapasitas | Harga |
|---|---|---|
| T7 | 128GB | Rp892.657 |
| T7 | 256GB | Rp1.422.672 |
| T7 | 512GB | Rp2.817.448 |
| T7 | 1TB | Rp5.634.896 |
| T9 | 128GB | Rp1.115.821 |
| T9 | 256GB | Rp1.757.418 |
| T9 | 512GB | Rp3.542.731 |
Perbedaan harga antara T7 dan T9 mencerminkan segmentasi yang dibuat sejak awal. T7 ditujukan sebagai all-rounder untuk pemakaian umum, sedangkan T9 diarahkan ke pengguna yang membutuhkan performa lebih tinggi dan perlindungan tambahan.
Samsung menyatakan produk ini mulai tersedia pada 5 Mei 2026. Penjualan dilakukan melalui Samsung Memory Certified Store di Tokopedia dan Shopee.
Untuk pembelian T9, Samsung menyiapkan bonus JUNO Blindbox selama stok masih tersedia. Kedua seri microSD ini juga dilengkapi garansi terbatas selama 3 tahun, sehingga pengguna mendapat jaminan tambahan untuk penyimpanan data mereka.







