Rumor soal status Joko Widodo di Partai Solidaritas Indonesia kembali mengemuka setelah ia mengenakan baju berlogo PSI saat berkunjung ke Lampung. Namun, respons Jokowi justru singkat dan tidak berputar-putar saat ditanya langsung soal hal itu di Bandar Lampung.
“Kalau seseorang sudah memakai baju itu, artinya tahu sendiri,” ujar Jokowi di Bandar Lampung, Sabtu (27/6/2026).
Agenda padat selama dua hari di Lampung
Selama dua hari di Lampung, Jokowi mengisi kunjungannya dengan berbagai agenda yang datang dari banyak pihak. Ia menyebut dirinya berusaha memenuhi undangan yang sudah diterima, mulai dari kegiatan PSI, masyarakat, pelaku UMKM, adat, keagamaan, hingga relawan.
“Sesuai dengan undangan yang ada. Hari ini beberapa sudah saya penuhi baik dari PSI maupun dari masyarakat, maupun dari relawan,” kata Jokowi.
Rangkaian kegiatan itu membawanya ke beberapa titik di Lampung. Ia menghadiri Rakorda PSI di Kabupaten Mesuji, Kabupaten Tulang Bawang, dan Kota Bandar Lampung, lalu menyambangi kegiatan UMKM di Pringsewu serta menghadiri pemberian gelar adat di Kedaton Agung di Lampung.
PSI, masyarakat, adat, dan keagamaan sama-sama masuk agenda
Jokowi menegaskan bahwa kunjungannya memang dirancang untuk merespons undangan dari beragam unsur. Ia menyebut kegiatan politik, sosial, adat, dan keagamaan berjalan dalam satu rangkaian selama di Lampung.
“Besok terakhir ke Pondok Pesantren. Artinya dari sisi masyarakat kita datang, dari sisi politik PSI kita datang, dari sisi keagamaan pondok pesantren kita juga ada. Dari sisi adat budaya tadi juga kita datang,” ucap Jokowi.
Menurut Jokowi, tidak semua undangan bisa dipenuhi. Meski begitu, ia berupaya menghadiri sebanyak mungkin agenda yang sudah tersusun agar rangkaian kunjungan tetap mencakup berbagai lapisan kegiatan.
Jokowi kumpulkan pengurus PSI se-Lampung
Di sela kunjungan itu, Jokowi juga bertemu dengan pengurus DPW, DPD, dan DPRt PSI se-Provinsi Lampung. Dalam pertemuan tersebut, ia terlihat berbincang langsung dengan para pengurus partai.
Dalam arahan pada Rakorda PSI di Bandar Lampung, Jokowi menyampaikan bahwa target partai tidak berhenti pada sekadar lolos ke Senayan pada Pemilu 2029. Ia menilai target yang lebih besar menuntut mesin partai yang juga besar dan kuat.
“Kalau targetnya hanya masuk Senayan, saya yakin masuk, tetapi target yang kita bidik adalah target besar. Karena itu mesinnya juga harus menjadi mesin yang besar dan kuat,” ujar Jokowi.
Dorongan agar struktur partai hidup sampai desa
Jokowi tidak menjelaskan rinci target besar yang ia maksud karena menurutnya hal itu masih menjadi pembahasan internal. Namun, ia menekankan pentingnya penguatan struktur partai hingga ke tingkat akar rumput sebagai bekal menghadapi Pemilu 2029.
Ia mengingatkan agar kader dan pengurus PSI tidak hanya aktif di tingkat pusat. Struktur organisasi, menurutnya, harus hidup sampai desa dan ranting agar benar-benar bekerja di tengah masyarakat.
“Struktur organisasi tidak boleh hanya ada di atas kertas, mesin partai harus benar-benar hidup dan bekerja di tengah masyarakat,” tandas Jokowi.
Kunjungan Jokowi di Lampung memperlihatkan agenda yang berjalan lintas bidang, dari politik bersama PSI, kegiatan masyarakat, hingga adat dan keagamaan. Di tengah semua itu, pertanyaan soal statusnya di PSI justru dijawab dengan kalimat yang tetap singkat namun meninggalkan ruang tafsir.
