
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk resmi mencopot Muhammad Yusuf Ateh dari kursi komisaris perseroan. Keputusan itu diambil dalam RUPST yang digelar pada Rabu (29/4/2026) sebagai bagian dari penyesuaian susunan pengurus perusahaan.
Dalam rapat yang sama, pemegang saham juga menyetujui pemberhentian dan pengangkatan kembali Timothy Utama sebagai Direktur Operations Bank Mandiri. Langkah ini memperlihatkan adanya perombakan di level pengawasan dan operasional untuk menjaga arah bisnis tetap solid.
Perubahan pengurus untuk memperkuat langkah bisnis
Bank Mandiri memandang penyesuaian susunan komisaris dan direksi sebagai bagian dari pembenahan internal. Perusahaan menilai komposisi baru diperlukan agar perseroan bisa bergerak lebih cepat dalam menghadapi dinamika industri perbankan.
Direktur Utama Bank Mandiri Riduan menyampaikan keyakinannya terhadap jajaran pengurus yang baru. Ia menilai susunan tersebut diharapkan mampu bekerja lebih aktif untuk melanjutkan kinerja solid yang telah dibukukan perseroan.
Riduan juga menegaskan bahwa perubahan ini bukan sekadar formalitas organisasi. Menurut dia, susunan baru harus bisa meneruskan capaian yang sudah diraih sekaligus memenuhi amanat para pemegang saham.
Apresiasi untuk Muhammad Yusuf Ateh
Meski terjadi pergantian, manajemen tetap memberikan penghargaan kepada Muhammad Yusuf Ateh atas masa tugasnya sebagai komisaris. Bank Mandiri menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya selama ikut mendukung pengembangan bisnis perusahaan.
Riduan menyebut kontribusi Ateh ikut menopang akselerasi bisnis Bank Mandiri. Pernyataan itu menunjukkan bahwa keputusan pemberhentian dilakukan dalam kerangka tata kelola perusahaan, bukan sebagai penilaian negatif terhadap rekam jejaknya.
Muhammad Yusuf Ateh mulai mengemban amanah sebagai komisaris Bank Mandiri sejak Maret 2021. Ia menggantikan Ardan Adiperdana pada posisi tersebut setelah sebelumnya dikenal luas di lingkungan birokrasi dan pengawasan keuangan negara.
Jejak karier Muhammad Yusuf Ateh
Sebelum menjadi komisaris Bank Mandiri, Muhammad Yusuf Ateh menjabat sebagai Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan atau BPKP. Jabatan itu ia emban sejak Februari 2020, sehingga latar belakang yang dibawanya ke Bank Mandiri berasal dari pengalaman pengawasan dan administrasi publik.
Riwayat tersebut membuat Ateh dikenal memiliki pengalaman kuat di bidang pengawasan keuangan negara. Kehadirannya di jajaran komisaris sebelumnya menjadi bagian dari penguatan fungsi pengawasan korporasi di tubuh Bank Mandiri.
Susunan Dewan Komisaris terbaru
Berdasarkan keputusan pemegang saham, susunan Dewan Komisaris Bank Mandiri kini diisi oleh sejumlah nama yang tetap memegang peran strategis. Komposisi ini menjadi dasar pengawasan perusahaan dalam menjalankan aktivitas bisnis ke depan.
Susunan Dewan Komisaris Bank Mandiri adalah sebagai berikut:
- Komisaris Utama/Independen: Zulkifli Zaini
- Wakil Komisaris Utama: Rudy Salahuddin Ramto
- Komisaris: Luky Alfirman
- Komisaris: Yuliot
- Komisaris Independen: Mia Amiati
- Komisaris Independen: Bintoro K. Pardewo
Perombakan di tubuh komisaris dan direksi menunjukkan Bank Mandiri terus menata struktur kepemimpinan perusahaan. Dengan susunan terbaru ini, perseroan menempatkan kesinambungan kinerja dan akselerasi bisnis sebagai fokus utama dalam menjalankan mandat pemegang saham.





