Rox Motor Balik Serius Ke China, Ekspansi Ekspor Kini Dipakai Untuk Serbu Dealer Baru

Rox Motor mulai mengubah fokus bisnisnya dan kembali menaruh perhatian lebih besar pada pasar China setelah mencatat hasil awal yang positif dari ekspansi ke luar negeri. Pabrikan kendaraan listrik asal China itu kini mempercepat pembangunan jaringan dealer baru di dalam negeri untuk memperkuat posisi di pasar lokal.

Langkah ini menandai perubahan penting bagi perusahaan yang sejak berdiri pada 2021 lebih sering menatap pasar global dibanding pasar domestik. Di saat yang sama, Rox Motor juga tetap membawa target besar untuk melipatgandakan penjualan global menjadi 30.000 unit pada 2026.

Dealer baru jadi pintu masuk strategi domestik

Rox Motor membuka experience center baru di Xi’an, Provinsi Shaanxi, pada 27 April. Gerai ini menjadi fasilitas pertama yang beroperasi dengan model dealership baru yang sedang didorong perusahaan.

Perusahaan menyebut pembukaan gerai itu sebagai tanda resmi dari “deep layout” di pasar domestik. Istilah itu merujuk pada upaya Rox Motor untuk membangun penataan distribusi yang lebih dalam dan lebih dekat dengan konsumen di China.

Dalam skema baru ini, Rox Motor menggandeng Yulin Dongfang Group. Kemitraan tersebut diharapkan bisa membuka jalan bagi lebih banyak mitra lokal agar ekspansi jaringan penjualan berjalan lebih cepat dan lebih luas.

Dari ekspor ke penguatan pasar dalam negeri

Strategi Rox Motor terbilang berbeda dari banyak produsen kendaraan listrik China lain. Sejak awal, perusahaan ini lebih agresif membangun pasar di luar negeri ketimbang mengejar penetrasi domestik secara langsung.

Dalam waktu kurang dari dua tahun, Rox Motor telah hadir di lebih dari 40 negara dan wilayah. Uni Emirat Arab menjadi salah satu pasar yang disebut menonjol karena perusahaan mencatat performa kuat di segmen kelas atas.

Bekal dari ekspor itu kini tampak ingin dibawa pulang ke pasar China. Rox Motor terlihat berusaha memanfaatkan reputasi yang sudah terbentuk di pasar internasional untuk memperkuat kepercayaan konsumen lokal dan mendukung pertumbuhan jangka lebih panjang.

Lini produk ikut disiapkan

Perluasan jaringan dealer tidak berjalan sendiri. Rox Motor juga menyiapkan produk baru untuk menopang strategi domestiknya, termasuk China version dari Adamas Royal Edition yang diperkenalkan di Beijing Auto Show 2026.

Model tersebut dipasarkan dengan harga jual ritel resmi 998.800 yuan, atau sekitar $146.170. Kehadiran varian ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya fokus membangun titik penjualan, tetapi juga memperkuat portofolio produk untuk pasar dalam negeri.

Sebelumnya, Rox Motor meluncurkan Rox Adamas reguler pada akhir Desember 2025. Model itu hadir sebagai penerus Rox 01 SUV, model pertama perusahaan, dengan harga awal diskon 334.900 yuan.

Kinerja pengiriman ikut bergerak naik

Di tengah perubahan arah strategi tersebut, data pengiriman Rox Motor juga menunjukkan tren yang menguat. Pada kuartal pertama tahun ini, total pengiriman perusahaan mencapai 3.806 unit, naik 71,67% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada Maret, pengiriman tercatat 1.480 unit, atau naik 14,02% secara bulanan. Angka itu memberi sinyal bahwa momentum bisnis Rox Motor masih bergerak positif setelah perluasan awal di pasar luar negeri.

Perusahaan sebelumnya menyebut target untuk menggandakan penjualan global menjadi 30.000 unit pada 2026. Target itu kini menjadi tolok ukur penting untuk menilai apakah strategi dealer baru di China bisa membantu mendorong pertumbuhan bisnis secara keseluruhan.

Dengan experience center baru di Xi’an dan model distribusi yang mulai dijalankan, Rox Motor kini menempatkan pasar China kembali ke pusat strategi bisnisnya. Perusahaan tampak ingin menjaga keseimbangan antara ekspansi global yang sudah berjalan dan penetrasi domestik yang kini dibangun lebih terstruktur.

Terkait