Rogbid Breeze Bukan Sekadar Kipas, Pelat Dinginnya Bisa Ditempel ke Kulit

Rogbid Breeze menawarkan pendekatan berbeda di kategori kipas genggam dengan menghadirkan pelat pendingin yang dapat ditempelkan langsung ke kulit. Perangkat ini tidak hanya mengandalkan hembusan angin, tetapi juga memakai panel semikonduktor untuk menghasilkan permukaan metal yang dingin.

Fitur tersebut ditempatkan di bagian tengah kepala kipas dan diaktifkan melalui mode pendingin. Rogbid menggunakan panel komposit empat lapis yang dirancang untuk menurunkan suhu permukaannya saat fitur itu digunakan.

Pendinginan Personal dengan Teknologi Peltier

Menurut informasi Rogbid yang dilaporkan Gizmochina, mekanisme pendingin Breeze memakai teknologi Peltier. Teknologi ini umum dipakai pada aksesori pendingin tempel untuk smartphone gaming, lalu diterapkan Rogbid pada perangkat pribadi berukuran ringkas.

Panel dingin tersebut menjadi pembeda utama karena pengguna dapat memilih antara merasakan aliran udara atau menempelkan bagian metal pada kulit. Pendekatan ini membuat fungsi Breeze melampaui kipas portabel biasa yang umumnya hanya menawarkan beberapa tingkat hembusan.

Untuk menghasilkan angin, Rogbid membekali Breeze dengan motor yang mampu berputar hingga 13.000 RPM. Motor itu menggerakkan tujuh bilah kipas dan mengalirkan udara melalui grille depan dengan pola honeycomb.

Pengaturan kecepatannya juga tidak memakai pilihan level tetap seperti tiga atau empat tombol kecepatan. Sebagai gantinya, tersedia scroll wheel stepless dengan total 199 level pengaturan untuk menyesuaikan hembusan dan suara motor secara lebih rinci.

KomponenDetail
Bahan bodiUnibody aluminium alloy
MotorHingga 13.000 RPM
Kipas7 bilah
Kontrol kecepatanScroll wheel stepless, 199 level
BateraiDual-cell 6.000mAh
Pengisian dayaUSB-C

Bodi Metal dan Layar untuk Memantau Daya

Rogbid memilih bodi unibody aluminium alloy, bukan material plastik yang lazim dipakai pada banyak kipas portabel. Material ini memberi tampilan berbeda pada Breeze sekaligus menjadi bagian dari desain pelat pendingin di kepala perangkat.

Di atas scroll wheel terdapat layar digital kecil untuk menampilkan level kecepatan dan sisa baterai dalam persentase. Tampilan tersebut membantu pengguna mengetahui kondisi daya tanpa perlu memperkirakan kapasitas baterai yang tersisa.

Breeze memakai baterai dual-cell berkapasitas 6.000mAh dan mendukung pengisian ulang melalui USB-C. Kapasitas serta indikator persentase itu menjadi bagian penting mengingat perangkat menjalankan motor kipas, panel pendingin, dan lampu LED dalam satu bodi.

Bisa Menjadi Kipas Meja hingga Lampu Darurat

Kepala Rogbid Breeze dipasang pada engsel yang dapat dimiringkan hingga 145 derajat. Posisi ini memungkinkan perangkat digunakan di atas permukaan datar sebagai kipas meja, bukan hanya dipegang saat bepergian.

Pada bagian bawah gagang, Rogbid menambahkan carabiner clip bawaan untuk menggantungkan perangkat pada tas ransel atau lanyard. Desain tersebut mendukung penggunaan Breeze sebagai perangkat yang mudah dibawa tanpa harus selalu disimpan di dalam tas.

Perangkat ini juga memiliki lampu LED terintegrasi yang dapat diubah melalui double-tap pada tombol kontrol. Mode yang tersedia mencakup pencahayaan standar, SOS berkedip, dan strobe.

Rogbid Breeze sudah dijual melalui situs resmi perusahaan dengan harga $39.99. Pilihan warnanya terdiri dari Moonlight Silver dan Tech Black.

Sebelum memperkenalkan Breeze, Rogbid juga menghadirkan Loop Air, gelang kebugaran tanpa layar yang disebut membawa pemantauan ECG dan GPS bawaan. Kehadiran Breeze memperlihatkan fokus perusahaan pada perangkat praktis yang memadukan fungsi utama dengan fitur tambahan.

Source: www.gizmochina.com
Terkait