Roblox Bikin Game dari HP dengan AI, Tetapi Publikasinya Hanya untuk Usia 16 Tahun

Author: Cung Media

Roblox menyiapkan cara baru untuk membuat game langsung dari ponsel melalui fitur AI bernama Build. Pengguna cukup menuliskan gagasan permainan, lalu sistem akan menghasilkan versi awal game yang dapat dimainkan.

Kemudahan tersebut tidak otomatis berarti semua karya bisa langsung menjangkau seluruh pemain. Game yang diterbitkan lewat Build hanya dapat dimainkan secara global oleh pengguna berusia minimal 16 tahun, setelah melewati pemeriksaan keamanan Roblox.

Ide Game Bisa Dimulai dari Prompt Singkat

Build dirancang untuk memangkas hambatan awal bagi pengguna yang belum menguasai pemrograman maupun desain game secara mendalam. Pengguna dapat memasukkan prompt sederhana, misalnya konsep petualangan santai di hutan lebat dengan rintangan alami.

AI kemudian menyusun fondasi permainan dari instruksi tersebut, termasuk lingkungan, karakter, mekanisme gameplay, gaya visual, dan efek suara. Hasilnya masih berupa rancangan awal yang dapat disunting kreator sebelum dipublikasikan di Roblox.

Menurut Roblox, teknologi Build memadukan model AI open source dengan model AI milik perusahaan. Model itu dilatih menggunakan kumpulan besar data objek 3D dan aset game.

Kemampuan AI ini tidak hanya diarahkan untuk membuat satu objek secara terpisah. Sistemnya juga dirancang untuk menghasilkan satu adegan 3D lengkap yang bisa langsung dipakai sebagai bagian dari game.

Ponsel Menjadi Pintu Masuk ke Roblox Studio

Build bukan pengganti Roblox Studio, melainkan pintu masuk yang lebih sederhana untuk memulai proyek dari perangkat seluler. Kreator dapat melanjutkan proyek tersebut di komputer melalui Roblox Studio ketika membutuhkan proses pengembangan yang lebih lengkap.

Kedua layanan ini memakai backend, model AI, dan riwayat percakapan yang sama. Artinya, ide yang dimulai dari ponsel dapat diteruskan tanpa harus memulai ulang pekerjaan di perangkat lain.

Roblox juga memungkinkan kreator menjalankan agen AI di Roblox Studio lalu memantau prosesnya melalui aplikasi Build di ponsel. Pendekatan ini ditujukan untuk menyerahkan tugas-tugas repetitif kepada AI agar kreator dapat fokus pada konsep dan keputusan kreatif.

Agen AI untuk Pengujian hingga Analisis Game

Selain fitur pembuat game dari prompt, Roblox menyiapkan sejumlah agen AI baru di Roblox Studio. Agen-agen ini ditujukan untuk membantu kreator menguji, membaca performa, dan mengembangkan eksperimen pada game mereka.

Agen AI Fungsi Utama
Playtesting Agent Menguji game secara otomatis dan mencari bug sebelum dimainkan pengguna.
Analytics Agent Menjawab pertanyaan kreator tentang performa game dengan bahasa sehari-hari.
Experiment Agent Merekomendasikan eksperimen untuk meningkatkan keterlibatan, retensi, dan potensi pendapatan.

Uji coba awal agen AI tersebut dijadwalkan dimulai pada 28 Juli 2026. Roblox juga mengembangkan Procedural Models untuk membuat aset 3D parametrik dari teks atau gambar, serta Cube yang ditujukan menghasilkan objek siap pakai seperti kendaraan, senjata, dan properti game.

Akses Awal Dimulai di Selandia Baru

Build akan memasuki tahap public alpha pada 28 Juli 2026, dengan Selandia Baru sebagai wilayah pertama yang mendapat akses. Pada fase awal ini, fitur tersedia bagi pengguna yang telah melakukan verifikasi usia dan berumur minimal 9 tahun.

Batas usia untuk menggunakan Build dan batas usia pemain game yang dipublikasikan melalui fitur itu berbeda. Roblox menerapkan syarat lebih ketat pada tahap publikasi global karena setiap game tetap harus menjalani moderasi keamanan platform.

Roblox menyatakan sistem rekomendasinya tetap mengutamakan game dengan retensi pemain tinggi, bukan semata-mata karya yang dibuat menggunakan AI. Dengan demikian, penggunaan Build tidak menjadi jaminan sebuah game akan langsung mendapat distribusi luas di platform.

Versi dasar Build akan tersedia tanpa biaya bagi pengguna. Roblox juga menyiapkan fitur tambahan berbayar untuk kreator profesional yang membutuhkan kemampuan lebih lanjut.

Source: tekno.kompas.com
Terbaru