Riset Digital Kian Menantang, Mahasiswa Diajak Membaca Sentimen dengan AI

Author: Cung Media

Data digital yang terus membesar mengubah cara mahasiswa dan peneliti menyusun riset. Pengolahan manual serta aplikasi statistik konvensional kini tidak selalu cukup untuk membaca percakapan publik yang bergerak cepat di internet.

Kemampuan memanfaatkan AI menjadi semakin penting, terutama untuk mengolah data media sosial dalam jumlah besar. Salah satu pendekatan yang mendapat perhatian ialah analisis sentimen untuk menemukan kecenderungan opini terhadap isu yang sedang ramai diperbincangkan.

Perubahan ini relevan bagi mahasiswa S1 hingga S3, dosen, dan peneliti dari berbagai bidang. Namun, penggunaan perangkat seperti Python dan Google Colab masih kerap dianggap rumit oleh peserta yang belum memiliki pengalaman pemrograman.

Hambatan tersebut dapat terasa ketika materi belajar harus dicari sendiri dari berbagai sumber di internet. Padahal, riset berbasis data digital membutuhkan pemahaman teknis sekaligus kemampuan menafsirkan hasil olahan data secara tepat.

AI untuk Mengolah Percakapan Publik

Analisis Sentimen AI digunakan untuk mengubah data digital menjadi insight penelitian. Pendekatan ini membantu peneliti membaca konteks percakapan maupun respons publik terhadap suatu isu di media sosial.

Informasi yang dimuat detik.com menyebut program EXCLUSIVE Workshop Analisis Sentimen: Ubah Data Digital Menjadi Insight Penelitian dengan AI dirancang bagi peserta yang ingin mulai praktik tanpa pengalaman coding sebelumnya. Workshop ini mengarahkan pembelajaran pada penggunaan data nyata dan studi kasus isu yang ramai dibahas.

Program tersebut berlangsung secara daring dalam dua sesi intensif. Sesi awal berfokus pada fondasi analisis sentimen berbasis AI, sedangkan sesi berikutnya membahas praktik serta interpretasi hasil pengolahan data.

Aspek Informasi
Jadwal Rabu, 12 Agustus 2026 dan Kamis, 13 Agustus 2026
Waktu 19.00-21.30 WIB
Format Online melalui Zoom
Peserta Mahasiswa S1-S3, dosen, dan peneliti

Dari Dataset Nyata hingga Interpretasi Hasil

Penggunaan dataset nyata menjadi bagian dari materi agar peserta tidak hanya memahami konsep secara teoritis. Studi kasus isu viral juga disiapkan untuk memberi gambaran penerapan analisis sentimen dalam konteks penelitian yang relevan.

Fokus pembelajaran tidak berhenti pada pengenalan teknologi AI. Peserta juga diarahkan untuk memahami hasil analisis yang diperoleh dari data digital, sehingga proses riset dapat dikaitkan dengan konteks percakapan yang sedang diteliti.

Python dan Google Colab menjadi perangkat yang sering dipandang sulit ketika dipelajari secara mandiri. Pendekatan workshop ditujukan untuk membantu peserta memulai praktik tanpa harus datang dari latar belakang teknologi.

Kebutuhan akan Riset Digital semakin berkaitan dengan kemampuan mengolah informasi dalam skala besar. Bagi peneliti, kemampuan itu penting untuk membaca respons publik yang tersebar di berbagai percakapan digital.

Akses Materi Setelah Kelas

Peserta workshop memperoleh akses KelasRiset.id selama 30 hari untuk mengulang materi. Rekaman kelas juga tersedia dengan akses seumur hidup agar pembelajaran dapat dilanjutkan setelah sesi daring berakhir.

Program ini turut menyediakan komunitas riset lifetime sebagai ruang diskusi lanjutan. Peserta juga memperoleh e-sertifikat nasional senilai 24 JP yang dapat menjadi bagian dari portofolio akademik.

Detail pendaftaran workshop analisis sentimen tersebut tersedia melalui detikEvent. Program ini menyasar peserta yang ingin memanfaatkan AI untuk mengolah data digital menjadi bahan penelitian yang lebih terstruktur.

Terbaru