Rest Area Baru Tol Palembang-Betung Rampung, 10 Tenant UMKM Disiapkan untuk Dorong Ekonomi Lokal

PT Hutama Karya Infrastruktur merampungkan pembangunan rest area di STA 71+000 Jalan Tol Palembang-Betung Seksi 3 Struktur. Fasilitas ini disiapkan bukan hanya untuk melayani pengguna jalan, tetapi juga untuk menggerakkan ekonomi masyarakat di Sumatra Selatan.

Kawasan istirahat tersebut dirancang sebagai simpul aktivitas baru di koridor tol. HKI menyiapkan ruang yang dapat menampung pelaku usaha lokal, penyedia jasa daerah, dan pengunjung yang melintas di jalur itu.

Kapasitas besar di dua sisi jalur

HKI membangun dua unit tempat istirahat di sisi A dan sisi B. Keduanya masuk klasifikasi tipe A dengan area parkir luas untuk kendaraan kecil dan besar.

Sisi A memiliki kapasitas hingga 255 kendaraan kecil dan besar. Sementara itu, sisi B mampu menampung 268 kendaraan.

Fasilitas lengkap untuk pengendara

Rest area ini dilengkapi toilet umum, mushola, restoran, bengkel, gazebo, ATM center, klinik kesehatan, kantor pengelola, ruang terbuka hijau, dan sistem utilitas pengelolaan sampah. HKI juga menyiapkan 10 area tenant khusus untuk pelaku UMKM.

Kehadiran fasilitas tersebut membuat rest area ini berfungsi lebih luas daripada sekadar tempat singgah. Kawasan ini diproyeksikan menjadi pusat aktivitas ekonomi yang lebih hidup di sekitar tol.

Ruang usaha bagi UMKM lokal

Tenaga dan pelaku usaha lokal menjadi bagian penting dalam proyek ini. HKI menyebut manfaat ekonomi akan hadir lewat penyediaan area UMKM, keterlibatan tenaga kerja lokal, serta penggunaan penyedia jasa dan supplier lokal.

Direktur Operasi III HKI Defi Adrian menegaskan bahwa pembangunan rest area tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan pengendara. Ia menyebut proyek tersebut diupayakan memberi dampak positif yang nyata bagi warga sekitar.

Desain modern dengan identitas Palembang

Dari sisi tampilan, bangunan rest area mengusung konsep arsitektur modern dengan bentuk geometris yang tegas. Identitas lokal Sumatra Selatan tetap dihadirkan lewat ornamen berbentuk tanjak khas Palembang pada fasad bangunan.

Desain bangunan juga memperhatikan sirkulasi udara dan pencahayaan alami. HKI menerapkan struktur semi terbuka melalui penggunaan roster pada beberapa titik dinding bangunan.

Kualitas dan kenyamanan jadi fokus

HKI menempatkan kualitas sebagai prioritas utama dalam pembangunan rest area ini. Fokus itu mencakup proses konstruksi, pemilihan material, hingga kesiapan fasilitas pendukung layanan pengguna jalan.

Defi mengatakan rest area tersebut ditargetkan mulai beroperasi penuh pada awal tahun 2027. Ia berharap fasilitas ini menjadi tempat singgah yang nyaman sekaligus mendukung kelancaran mobilitas dan memperkuat peran Jalan Tol Palembang-Betung dalam konektivitas serta perekonomian Sumatra Selatan.

Baca Juga

Back to top button